Ilustrasi. Foto: Freepik
Ilustrasi. Foto: Freepik

Usia 30+ dan Laki-laki Paling Aktif Pakai PayLater,

Annisa ayu artanti • 10 April 2026 15:20
Ringkasnya gini..
  • Pengguna PayLater didominasi usia 30+ dan laki-laki selama Ramadan 2026.
  • Transaksi meningkat sebelum THR, menunjukkan fungsi PayLater untuk atur cash flow.
  • PayLater lebih banyak digunakan untuk kebutuhan harian dengan tenor pendek agar tetap terkendali.
Jakarta: Ramadan 2026 memang telah berlalu, namun pola pengeluaran selama periode ini menyimpan banyak insight menarik. Salah satunya adalah meningkatnya penggunaan PayLater yang semakin merata di berbagai kalangan, dengan kecenderungan laki-laki sedikit lebih aktif dibanding perempuan.
 
Berdasarkan data dari Kredivo, pengguna laki-laki menyumbang sekitar 53 persen transaksi, sementara perempuan 47 persen. Meski selisihnya tipis, tren ini menunjukkan peran laki-laki yang sedikit lebih dominan dalam penggunaan PayLater.

Usia 30+ jadi pengguna paling aktif

Yang juga menarik, kelompok usia 30 tahun ke atas justru jadi yang palingsering bertransaksi. Bisa dibilang cukup relate, karena di usia segini biasanya kebutuhan lagi banyak-banyaknya, dari urusan rumah, keluarga, sampai persiapan Lebaran.
 
Nah, pola ini makin terlihat jelas kalau dilihat dari timing penggunaannya. Ramadan memang jadi momen yang paling “berasa” di dompet, apalagi pas masuk pertengahan bulan.
 
Baca juga: Paylater vs Kartu Kredit: Mana yang Lebih Menguntungkan

PayLater jadi alat atur cash flow

Di fase ini, kebutuhan biasanya datang barengan, dari yang receh kayak kebutuhan harian, sampai yang gede kayak persiapan Lebaran dan rencana mudik. Menariknya, ini bukan cuma “feeling”. 

Data Kredivo menunjukkan kalau transaksi PayLater paling tinggi justru terjadi di pertengahan Ramadan, bahkan sebelum THR cair.
 
Artinya, banyak orang milih untuk “beresin dulu” kebutuhan penting, sambil tetap jaga cash flow biar nggak langsung jebol.
 
Di titik ini, PayLater sudah bukan cuma soal “bisa bayar nanti”. Lebih dari itu, mulai jadi cara buat ngatur ritme pengeluaran, biar tetap aman walaupun kebutuhan lagi numpuk. 
 
SVP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari mengatakan, tak hanya transaksi yang menjadi perhatian tetapi cara orang pakainya juga makin terarah. 
 
"Kami melihat pengguna cenderung pakai lebih dari sekali dalam sebulan, tapi tetap memilih tenor pendek. Ini menunjukkan bahwa PayLater mulai digunakan sebagai alat bantu untuk mengatur cash flow tetap stabil, terutama di momen sebelum gajian dan THR,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 10 April 2026.
 
Tercatat, selama Ramadan dan Lebaran 2026, volume transaksi PayLater Kredivo naik sebesar 27 persen dan nilai transaksi sebesar 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan