KULINER

Kuliner Halal Korea Makin Digemari Anak Muda Indonesia

Elang Riki Yanuar
Selasa 09 Juni 2026 / 11:00
Ringkasnya gini..
  • Kuliner halal Korea makin digemari anak muda Indonesia, terlihat dari antusiasme pengunjung pada festival K-Food di Bandung.
  • Festival budaya Korea di Bandung memadukan K-Food, K-Pop, dan K-Beauty untuk mempererat hubungan Indonesia dan Korea Selatan.
  • Pemerintah Korea berkomitmen menambah produk makanan halal dan memperluas distribusi kuliner Korea ke berbagai daerah Indonesia.
Jakarta: Popularitas budaya Korea Selatan di Indonesia terus memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, termasuk industri makanan dan minuman. Tidak hanya K-Pop dan drama Korea yang digemari, berbagai kuliner halal asal Negeri Ginseng kini juga semakin akrab di kalangan anak muda Indonesia.

Fenomena tersebut terlihat dalam acara promosi produk agro-makanan halal Korea yang digelar Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan Korea Selatan bersama Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) dan Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia di Bandung, Jawa Barat, pada 5 hingga 7 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di 23 Paskal Shopping Center itu menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai produk makanan Korea yang telah mengantongi sertifikasi halal. Mulai dari tteokbokki, ramyun, minuman khas Korea, hingga berbagai produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Muslim di Indonesia.

Tingginya antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa minat terhadap kuliner Korea masih terus berkembang. Tidak sedikit anak muda yang datang untuk mencicipi langsung berbagai makanan yang selama ini sering mereka lihat dalam drama maupun konten digital Korea.

Acara tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan. Sejumlah perwakilan pemerintah dari kedua negara turut hadir dalam pembukaan acara sebagai bentuk dukungan terhadap pertukaran budaya yang semakin erat.

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, menilai pendekatan budaya menjadi cara efektif untuk mempererat hubungan masyarakat kedua negara, terutama generasi muda.

"Acara ini merupakan festival yang dirancang agar generasi muda Indonesia dapat menikmati berbagai budaya Korea, seperti K-Food, K-POP, dan K-Beauty, secara bersamaan di satu tempat. Melalui budaya, kedua negara dapat saling memahami dan menjadi lebih dekat," ujar Yoon Soon-gu.
Selain menghadirkan beragam produk makanan, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah aktivitas interaktif yang menarik perhatian pengunjung. Kelas memasak Japchae dan Bulgogi Gimbap menjadi salah satu agenda favorit karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari langsung cara membuat makanan khas Korea.

Pengunjung juga diajak mengenali produk Korea asli melalui permainan edukatif yang dikemas secara menarik. Berbagai permainan tradisional Korea turut dihadirkan untuk menambah pengalaman budaya selama acara berlangsung.

Pada waktu yang sama, Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) menggelar Oulim Festival yang menghadirkan beragam aktivitas bertema budaya Korea. Program seperti K-POP Dance Academy, kompetisi cover dance, pengalaman K-Beauty, hingga Random Play Dance sukses menarik perhatian generasi muda Bandung.

Perpaduan antara festival budaya dan promosi kuliner menciptakan suasana yang membuat pengunjung dapat menikmati berbagai sisi Korea dalam satu lokasi. Tidak heran jika area acara dipadati pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.

Direktur aT Jakarta, Shin Dong-hee, mengaku terkesan dengan tingginya minat masyarakat terhadap produk makanan Korea yang dipadukan dengan budaya populer Korea.

"Di Bandung, saya menyaksikan langsung betapa tingginya popularitas produk agro-makanan Korea yang bersinergi dengan K-Culture," ujarnya.

Melihat tren tersebut, pihaknya berkomitmen untuk memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap produk makanan Korea yang aman dan halal. Langkah itu dilakukan dengan mendorong semakin banyak produk memperoleh sertifikasi halal serta memperluas distribusi ke berbagai daerah.

"Untuk memperkenalkan produk agro-makanan Korea yang aman dan sehat kepada masyarakat Indonesia, kami akan mengupayakan agar lebih banyak lagi produk makanan Korea yang mendapatkan sertifikasi halal. Selain itu, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan distribusi produk pangan Korea ke berbagai wilayah daerah, tidak hanya terbatas di Jakarta," tutup Shin Dong-hee.









 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH