KULINER
3 Berita Terpopuler Gaya: Dubai Chewy Cookie Hingga Influenza A
Yatin Suleha
Minggu 20 September 2026 / 06:05
Jakarta: Kalo kamu suka scroll konten makanan, mungkin udah pernah lihat dessert bulat yang dari luar kelihatan biasa aja. Tapi begitu dibelah, muncul isian hijau pistachio dengan serabut-serabut renyah. Nah, ini yang disebut Dubai Chewy Cookie.
Namanya memang bikin orang auto mikir, “Ini cookies dari Dubai?” Eits, bukan. Dessert ini justru berkembang di Korea Selatan dan terinspirasi dari Dubai chocolate.
Simpelnya, Dubai Chewy Cookie adalah dessert dengan bagian luar yang kenyal dan isian krim pistachio plus kadaif.
Kadaif adalah pastry berbentuk serabut tipis yang bisa dimasak sampai renyah. Jadi, pas ketemu krim pistachio yang lembut, isiannya nggak cuma creamy dan manis. Ada sensasi crunch yang bikin teksturnya lebih rame.
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 19 September 2026:
Dubai chewy cookie adalah kreasi kue kering viral yang terinspirasi dari tren Dubai chocolate. Kue ini menggabungkan tekstur adonan cookie yang chewy (lembut dan agak kenyal) dengan isian renyah khas kudapan Timur Tengah.
Ciri khas utamanya isian pistachio kadayif/kataifi. Menggunakan campuran kadayif (serat pastry renyah khas Timur Tengah) yang disangrai dengan mentega, lalu diolah bersama selai pistasio (pistachio cream).
Sensasi gigitan ganda dari adonan cokelat luar yang chewy bertemu dengan isian kadayif yang kriuk dan gurih di dalam.
Selengkapnya klik di sini
Sudah gonta-ganti skincare karena berharap jerawat cepat pergi, tapi si jerawat malah tetap betah? Situasi seperti ini mungkin bikin kita bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terjadi pada kulit?
Selama ini, skincare sering menjadi salah satu hal pertama yang diperhatikan ketika muncul masalah kulit. Mulai dari mengganti sabun wajah, mencoba serum baru, sampai mengikuti berbagai tren perawatan kulit.
Padahal, kondisi kulit tidak hanya berkaitan dengan produk yang digunakan. Ada ekosistem mikroorganisme yang hidup di permukaan kulit dan dikenal sebagai mikrobioma kulit.
Selengkapnya klik di sini
Gejala Influenza A bisa muncul cukup tiba-tiba. Anak dapat mengalami demam, batuk, pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan, badan pegal, sakit kepala, dan terlihat lebih lemas dari biasanya.
Nah, pada bayi yang belum bisa ngomong, orang tua mungkin lebih susah mengenalinya. Perubahan perilaku seperti jadi jauh lebih rewel, susah makan atau minum, atau terlihat nggak seaktif biasanya juga perlu diperhatikan.
Yang perlu diingat, nggak semua anak dengan influenza mengalami demam. Jadi, jangan cuma mengandalkan termometer buat melihat kondisi si kecil.
Selengkapnya klik di sini
(TIN)
Namanya memang bikin orang auto mikir, “Ini cookies dari Dubai?” Eits, bukan. Dessert ini justru berkembang di Korea Selatan dan terinspirasi dari Dubai chocolate.
Simpelnya, Dubai Chewy Cookie adalah dessert dengan bagian luar yang kenyal dan isian krim pistachio plus kadaif.
Kadaif adalah pastry berbentuk serabut tipis yang bisa dimasak sampai renyah. Jadi, pas ketemu krim pistachio yang lembut, isiannya nggak cuma creamy dan manis. Ada sensasi crunch yang bikin teksturnya lebih rame.
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu, 19 September 2026:
1. Dubai Chewy Cookie Itu Apa? Kenapa Camilan Ini Bikin Penasaran?
Dubai chewy cookie adalah kreasi kue kering viral yang terinspirasi dari tren Dubai chocolate. Kue ini menggabungkan tekstur adonan cookie yang chewy (lembut dan agak kenyal) dengan isian renyah khas kudapan Timur Tengah.
Ciri khas utamanya isian pistachio kadayif/kataifi. Menggunakan campuran kadayif (serat pastry renyah khas Timur Tengah) yang disangrai dengan mentega, lalu diolah bersama selai pistasio (pistachio cream).
Sensasi gigitan ganda dari adonan cokelat luar yang chewy bertemu dengan isian kadayif yang kriuk dan gurih di dalam.
Selengkapnya klik di sini
2. Bukan Cuma Skincare, Ini yang Perlu Kamu Tahu soal Kulit
Sudah gonta-ganti skincare karena berharap jerawat cepat pergi, tapi si jerawat malah tetap betah? Situasi seperti ini mungkin bikin kita bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terjadi pada kulit?
Selama ini, skincare sering menjadi salah satu hal pertama yang diperhatikan ketika muncul masalah kulit. Mulai dari mengganti sabun wajah, mencoba serum baru, sampai mengikuti berbagai tren perawatan kulit.
Padahal, kondisi kulit tidak hanya berkaitan dengan produk yang digunakan. Ada ekosistem mikroorganisme yang hidup di permukaan kulit dan dikenal sebagai mikrobioma kulit.
Selengkapnya klik di sini
3. Influenza A pada Bayi dan Balita, Jangan Anggap Cuma Flu Biasa
Gejala Influenza A bisa muncul cukup tiba-tiba. Anak dapat mengalami demam, batuk, pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan, badan pegal, sakit kepala, dan terlihat lebih lemas dari biasanya.
Nah, pada bayi yang belum bisa ngomong, orang tua mungkin lebih susah mengenalinya. Perubahan perilaku seperti jadi jauh lebih rewel, susah makan atau minum, atau terlihat nggak seaktif biasanya juga perlu diperhatikan.
Yang perlu diingat, nggak semua anak dengan influenza mengalami demam. Jadi, jangan cuma mengandalkan termometer buat melihat kondisi si kecil.
Selengkapnya klik di sini
(TIN)