INTERIOR

6 Cara Menambah Sentuhan Tekstur pada Ruangan

Mia Vale
Selasa 18 Januari 2022 / 06:30
Jakarta: Desainer interior selalu berbicara tentang manfaat menambahkan tekstur ke ruangan. Dalam konteks desain interior, tekstur mengacu pada penggunaan furnitur, tekstil, objek, dan sentuhan akhir dalam berbagai bahan yang saling melengkapi untuk menambah minat visual dan variasi sentuhan pada desain ruangan.

Sebuah ruangan tanpa tekstur yang cukup bisa terasa datar, tidak menarik, dan terkesan belum selesai. Setiap elemen ruangan seperti lantai, pelapis dinding, perabotan, objek, aksesori, seni, dan dekorasi, merupakan peluang untuk menggabungkan tekstur. 

“Tekstur adalah tentang detail. Bermain dengan ketinggian dan skala juga dapat menarik lebih banyak minat pada suatu ruang. Untuk mendandani kamar, saya suka melapisi aksesori, buku, bantal, dan selimut," ujar desainer interior Jenn Pablo dari Jenn Pablo Studio, seperti yang dilansir dari The Spruce.
 

1. Tekstil campuran 


Salah satu cara termudah untuk menambahkan tekstur ke ruangan adalah dengan menggunakan campuran tekstil dalam segala hal. Mulai dari permadani hingga perawatan jendela, bantal dan selimut, tempat tidur, dan pelapis furnitur. 

Percobaan mencampur kain seperti kulit, beludru, sutra, bouclé, wol, katun, dan linen tergantung pada nuansa yang ingin dibuat. Misal, lembutkan kursi kulit yang sejuk dengan bantal beludru yang mewah. 
 

2. Penambahan material 


Setelah bertahun-tahun mendominasi dinding putih murni, penambahan material pada hasil akhir rasanya bisa dilakukan. Seperti panel dinding bertekstur atau plester yang diaplikasikan dengan tangan. Menambahkan wallpaper timbul, anyaman, warna-warni, atau grafis ke dinding polos dapat menambahkan catatan tekstur. 

Lengkapi lemari berpernis mengilap dengan tarikan lemari hitam matte. Gunakan ubin bertekstur di backsplash dapur atau pasang wastafel batu yang dipahat kasar di ruang rias.


tips interior
(Sedikit sentuhan campuran seperti linen, sutra, dan wol sudah mampu mengup-date tampilan interior kamu. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
 

3. Tampilan berkarakter


Cara modern untuk menambahkan tekstur adalah dengan tetap berpegang pada skema desain netral. Ruangan serba putih akan terlihat seperti tiruan untuk set teater jika semua didekorasinya berwarna putih yang sama. 

Sebagai gantinya, gunakan beberapa warna dari putih salju hingga krem, dan abu-abu muda. Dandani sofa dengan bantal dan selimut dari bahan campuran seperti linen, sutra, dan wol. Tambahkan aksen metalik, cermin, atau alami pada anyaman atau kayu. 
 

4. Campuran warna dan pola 


Jika kamu menyukai lingkungan yang lebih merangsang secara visual, cobalah memadukan pola seperti garis-garis, bintik-bintik, kotak-kotak, atau motif bunga dalam palet yang sama untuk menciptakan tekstur. 

Untuk tampilan monokromatik, pastikan memvariasikan hasil akhir, bahan, dan corak dari satu warna untuk menambah minat tekstur. Tempatkan sofa berlapis beludru coklat di depan dinding yang dicat coklat matte beraksen dengan trim jendela mengilap. 
 

5. Seni dinding 


Desainer interior Kate Lester dari Kate Lester Interiors suka menggunakan karya seni untuk menambahkan tekstur pada dinding. “Karya seni selalu menarik perhatian terlebih dulu, jadi itu masuk akal. Buat dinding galeri seni tak terduga, seperti potongan wallpaper berbingkai, sketsa pensil sederhana yang disederhanakan," ujar Kate.

"Dan lebih banyak seni grafis serta fotografi dalam bingkai yang sudah jadi. Hasilnya dinamis, dikuratori, berdampak, berlapis, dan jauh lebih menarik daripada satu karya seni tradisional yang mahal,” papar Kate.
 

6. Perpaduan lama dan baru 


Untuk membantu menambahkan tekstur dengan cara organik, campur furnitur lama dan baru, sentuhan akhir, objek, dan elemen arsitektur.  Patricia Sicat, kepala desainer di AHG Interiors, mengatakan bahwa melapisi barang antik dan barang modern seharusnya terasa mudah. 

Untuk merombak ruang makan rumah pertanian berusia 200 tahun, meja makan yang diperbarui di atas karpet goni memungkinkan mempertegas sebuah ruangan. Ibaratnya, di rumah bersejarah, tekstur pada perabotan modern akan menghadirkan energi yang menyegarkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH