INTERIOR

Cemara Norfolk, Tanaman Rumah yang Cantik

Raka Lestari
Rabu 06 Januari 2021 / 10:00
Jakarta: Cemara Norfolk memiliki nama latin Araucaria heterophylla. Meskipun mirip dengan cemara pada umumnya, Cemara Norfolk ini memiliki jenis yang berbeda dengan cemara biasa Pinus spp.

Faktanya, ini adalah tanaman tropis yang tumbuh subur di daerah beriklim sedang dan berasal dari Pulau Norfolk dekat Selandia Baru.

Cemara Norfolk ini merupakan pilihan yang cocok sebagai tanaman dalam ruangan, dan dapat disimpan sebagai aksesori di dalam pot agar interior rumah menjadi lebih menarik. Saat mendekorasi Cemara Norfolk, misalnya sebagai pohon natal mungkin kamu akan menemukan kesulitan.

Ini karena dahan dari Cemara Norfolk ini cenderung lebih rentan patah dan terlalu lentur ketika masih muda.

Shirley Barnes Beuth, seorang tukang kebun lanskap di Fleurs Inc menyarankan jika kamu ingin memberikan ornamen atau hiasan yang digantung pada dahan pohon sebaiknya pilih yang terbuat dari kertas yang lebih ringan.

Cemara Norfolk yang masih muda biasanya memiliki tinggi sekitar 12 – 15 inci dan akan terus tumbuh di dalam ruangan yang bisa mencapai 5 atau 6 kaki (sekitar 1,5 meter). Cemara Norfolk ini bisa awet samai bertahun-tahun selama kamu menyiram tanaman hanya ketika tanah kering.


cemara
(Cemara Norfolk bisa digunakan sebagai tanaman dalam ruangan dan dapat disimpan sebagai aksesori di dalam pot. Foto: Dok. Dean Schoeppner/Bhg.com)


Selain itu, kamu juga harus menyimpannya di dekat jendela dimana pohon bisa mendapatkan setidaknya beberapa jam cahaya dari matahari secara langsung. Barnes Beuth menunjukkan bahwa suhu dan kelembapan merupakan hal penting yang harus diperhatikan.

Barnes Beuth menyarankan untuk menempatkan tanaman Cemara Norfolk dalam pot di atas cawan besar yang diisi dengan kerikil, lalu menambahkan air ke dalam cawan. Air yang dimasukkan ke dalam cawan tersebut akan menguap dan menciptakan iklim mikro yang lebih lembap di sekitar pohon.

Selain itu, menurut Barnes Beuth dengan menaruh pot di atas cawan yang berisi air juga bisa mencegah kelebihan air dalam pot ketika kamu sedang menyiramnya. Air yang menggenang di dalam pot ketika kamu menyiramnya, bisa membuat akar menjadi busuk dan membuat tanaman mati.
(TIN)

MOST SEARCH