Menurut Lauren Click, pendiri organisasi pengelolaan sampah berbasis kompos, ampas kopi dapat berfungsi sebagai sumber nutrisi penting bagi tanah. Sementara itu, ahli hortikultura Justin Hancock menyebut bahwa bahan ini membantu memperbaiki struktur tanah secara keseluruhan.
Manfaat ampas kopi untuk tanah

Manfaat ampas kopi untuk tanaman. Foto: Freepik
Ampas kopi mengandung bahan organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Saat terurai, ampas kopi akan membantu:
- Memperbaiki struktur tanah
- Meningkatkan kemampuan tanah menahan air
- Mendukung aktivitas mikroorganisme
- Menyediakan nitrogen untuk pertumbuhan daun
Cara menggunakan ampas kopi yang benar

Cara menggunakan ampas kopi untuk tanaman. Foto: Freepik
Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan ampas kopi tidak boleh sembarangan. Para ahli menyarankan agar ampas kopi tidak langsung ditaburkan ke tanah dalam jumlah banyak. Cara terbaik menggunakannya adalah:
- Campurkan ke dalam kompos sebagai bahan tambahan
- Gunakan bersama limbah organik lain seperti daun kering dan sisa sayuran
- Tambahkan ke media kompos cacing (worm composting)
Mitos seputar ampas kopi
Ada beberapa anggapan yang kurang tepat terkait penggunaan ampas kopi:1. Bisa mengasamkan tanah
Faktanya, ampas kopi bekas tidak cukup asam untuk mengubah pH tanah secara signifikan.2. Efektif membasmi gulma
Ampas kopi kurang efektif sebagai pengganti mulsa. Bahkan, dalam kondisi lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur di permukaan tanah.Ampas kopi bisa menjadi alternatif pupuk alami yang murah dan ramah lingkungan. Namun, kunci utamanya adalah penggunaan yang tepat, yakni dengan mencampurkannya ke dalam kompos, bukan digunakan secara langsung dalam jumlah besar.
Dengan cara ini, kamu tidak hanya menyuburkan tanaman, tetapi juga ikut mengurangi limbah rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News