Cara menggunakan ampas kopi untuk tanaman. Foto: Freepik
Cara menggunakan ampas kopi untuk tanaman. Foto: Freepik

Jangan Dibuang! Ampas Kopi Ternyata Bisa Suburkan Tanaman

Rizkie Fauzian • 24 April 2026 13:39
Ringkasnya gini..
  • Ampas kopi mengandung bahan organik dan nitrogen yang baik untuk tanah.
  • Penggunaan terbaik adalah dicampur ke dalam kompos, bukan langsung ke tanah.
  • Ampas kopi tidak efektif mengubah pH tanah atau membasmi gulma.
Jakarta: Limbah dapur seperti ampas kopi sering kali langsung dibuang begitu saja. Padahal, bahan sederhana ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tanah di kebun maupun tanaman rumah.
 
Menurut Lauren Click, pendiri organisasi pengelolaan sampah berbasis kompos, ampas kopi dapat berfungsi sebagai sumber nutrisi penting bagi tanah. Sementara itu, ahli hortikultura Justin Hancock menyebut bahwa bahan ini membantu memperbaiki struktur tanah secara keseluruhan.

Manfaat ampas kopi untuk tanah

Jangan Dibuang! Ampas Kopi Ternyata Bisa Suburkan Tanaman
Manfaat ampas kopi untuk tanaman. Foto: Freepik
 
Ampas kopi mengandung bahan organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Saat terurai, ampas kopi akan membantu:
  1. Memperbaiki struktur tanah
  2. Meningkatkan kemampuan tanah menahan air
  3. Mendukung aktivitas mikroorganisme
  4. Menyediakan nitrogen untuk pertumbuhan daun
Nitrogen dalam ampas kopi bekerja sebagai pupuk pelepas lambat, sehingga cocok untuk tanaman yang membutuhkan nutrisi secara bertahap.

Cara menggunakan ampas kopi yang benar

Jangan Dibuang! Ampas Kopi Ternyata Bisa Suburkan Tanaman
Cara menggunakan ampas kopi untuk tanaman. Foto: Freepik

Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan ampas kopi tidak boleh sembarangan. Para ahli menyarankan agar ampas kopi tidak langsung ditaburkan ke tanah dalam jumlah banyak. Cara terbaik menggunakannya adalah:
  1. Campurkan ke dalam kompos sebagai bahan tambahan
  2. Gunakan bersama limbah organik lain seperti daun kering dan sisa sayuran
  3. Tambahkan ke media kompos cacing (worm composting)
Jika digunakan secara berlebihan langsung ke tanah, proses penguraian ampas kopi bisa menyerap nitrogen yang justru dibutuhkan tanaman.

Mitos seputar ampas kopi

Ada beberapa anggapan yang kurang tepat terkait penggunaan ampas kopi:

1. Bisa mengasamkan tanah

Faktanya, ampas kopi bekas tidak cukup asam untuk mengubah pH tanah secara signifikan.

2. Efektif membasmi gulma

Ampas kopi kurang efektif sebagai pengganti mulsa. Bahkan, dalam kondisi lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur di permukaan tanah.
 
Ampas kopi bisa menjadi alternatif pupuk alami yang murah dan ramah lingkungan. Namun, kunci utamanya adalah penggunaan yang tepat, yakni dengan mencampurkannya ke dalam kompos, bukan digunakan secara langsung dalam jumlah besar.
 
Dengan cara ini, kamu tidak hanya menyuburkan tanaman, tetapi juga ikut mengurangi limbah rumah tangga.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan