GADGET TALK
Upgrade Level: Sekolah Kini Makin Canggih Pakai Layar Pintar Berbasis AI!
Yatin Suleha
Rabu 11 Februari 2026 / 14:28
- Layar pintar generasi terbaru perangkat interactive display berbasis kecerdasan buatan (AI)
- Layar pintar ini merupakan BenQ Board Pro RP05 dan BenQ Board Master RM05 untuk sektor pendidikan.
- BenQ Board juga berjalan di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) yang memungkinkan pengelolaan terpusat bagi administrator IT.
Jakarta: Layar pintar generasi terbaru perangkat interactive display berbasis kecerdasan buatan (AI) serta sistem wireless presentation tanpa driver u siap mendukung kebutuhan pendidikan dan dunia kerja modern.
Layar pintar ini merupakan BenQ Board Pro RP05 dan BenQ Board Master RM05 untuk sektor pendidikan, sekaligus memperkenalkan lini terbaru InstaShow WDC15 dan VS25 yang dirancang untuk kebutuhan presentasi nirkabel dan hybrid meeting.
"AI memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia pendidikan, tetapi hanya jika cepat, aman, dan mudah digunakan oleh guru," ujar Dumas Chen, Sub Regional Director BenQ.
"Kami menghadirkan performa true on-device AI yang dipadukan dengan tools yang dirancang secara matang, sehingga guru dapat fokus pada hal yang paling penting, yaitu pengalaman belajar siswa," lanjut dia.
Kemudian BenQ Board juga berjalan di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) yang memungkinkan pengelolaan terpusat bagi administrator IT, termasuk pembaruan sistem dan patch keamanan secara otomatis.
BenQ menyasar kebutuhan Bring Your Own Device (BYOD) di lingkungan pendidikan, sehingga siswa dan pengajar dapat menggunakan perangkat pribadi mereka dengan aman.
.jpeg)
(Dengan menggabungkan AI on-device, keamanan tingkat enterprise, dan kemudahan penggunaan, BenQ menargetkan solusi ini dapat membantu institusi pendidikan dan organisasi profesional. Foto: Dok. Istimewa)
Sementara di sektor korporasi, BenQ mengusung konsep Bring Your Own Meeting (BYOM) untuk mempermudah kolaborasi lintas perangkat dan platform dalam rapat hybrid.
President Director BenQ Indonesia, Andryanto C. Wijaya, mengatakan solusi ini dirancang untuk memangkas hambatan teknis yang kerap muncul saat rapat.
"Visi kami selalu sederhana: teknologi harus memberdayakan pengguna, bukan menuntut perhatian mereka," terang Andryanto C. Wijaya, President Director of BenQ BenQ Indonesia.
Dari sisi keamanan, teknologi ini dibekali hardware-level encryption dengan standar WPA3, HDCP compliance, dan sertifikasi CVSS 4.0.
Model VS25 bahkan mendukung WPA3 Enterprise encryption untuk lingkungan kerja dengan tingkat keamanan tinggi.
Dengan begitu, pendekatan ini penting untuk meminimalkan risiko kebocoran data, terutama karena perangkat tidak bergantung pada jaringan internal perusahaan.
Dengan menggabungkan AI on-device, keamanan tingkat enterprise, dan kemudahan penggunaan, BenQ menargetkan solusi ini dapat membantu institusi pendidikan dan organisasi profesional menciptakan pengalaman belajar dan kolaborasi yang lebih efektif di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Layar pintar ini merupakan BenQ Board Pro RP05 dan BenQ Board Master RM05 untuk sektor pendidikan, sekaligus memperkenalkan lini terbaru InstaShow WDC15 dan VS25 yang dirancang untuk kebutuhan presentasi nirkabel dan hybrid meeting.
"AI memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia pendidikan, tetapi hanya jika cepat, aman, dan mudah digunakan oleh guru," ujar Dumas Chen, Sub Regional Director BenQ.
"Kami menghadirkan performa true on-device AI yang dipadukan dengan tools yang dirancang secara matang, sehingga guru dapat fokus pada hal yang paling penting, yaitu pengalaman belajar siswa," lanjut dia.
Kemudian BenQ Board juga berjalan di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) yang memungkinkan pengelolaan terpusat bagi administrator IT, termasuk pembaruan sistem dan patch keamanan secara otomatis.
BenQ menyasar kebutuhan Bring Your Own Device (BYOD) di lingkungan pendidikan, sehingga siswa dan pengajar dapat menggunakan perangkat pribadi mereka dengan aman.
.jpeg)
(Dengan menggabungkan AI on-device, keamanan tingkat enterprise, dan kemudahan penggunaan, BenQ menargetkan solusi ini dapat membantu institusi pendidikan dan organisasi profesional. Foto: Dok. Istimewa)
Sementara di sektor korporasi, BenQ mengusung konsep Bring Your Own Meeting (BYOM) untuk mempermudah kolaborasi lintas perangkat dan platform dalam rapat hybrid.
President Director BenQ Indonesia, Andryanto C. Wijaya, mengatakan solusi ini dirancang untuk memangkas hambatan teknis yang kerap muncul saat rapat.
"Visi kami selalu sederhana: teknologi harus memberdayakan pengguna, bukan menuntut perhatian mereka," terang Andryanto C. Wijaya, President Director of BenQ BenQ Indonesia.
Dari sisi keamanan, teknologi ini dibekali hardware-level encryption dengan standar WPA3, HDCP compliance, dan sertifikasi CVSS 4.0.
Model VS25 bahkan mendukung WPA3 Enterprise encryption untuk lingkungan kerja dengan tingkat keamanan tinggi.
Dengan begitu, pendekatan ini penting untuk meminimalkan risiko kebocoran data, terutama karena perangkat tidak bergantung pada jaringan internal perusahaan.
Dengan menggabungkan AI on-device, keamanan tingkat enterprise, dan kemudahan penggunaan, BenQ menargetkan solusi ini dapat membantu institusi pendidikan dan organisasi profesional menciptakan pengalaman belajar dan kolaborasi yang lebih efektif di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)