GADGET TALK

Studi: Tak Hanya Anak-anak, Orang Tua juga Kecanduan Gadget

Kumara Anggita
Jumat 13 November 2020 / 09:00
Jakarta: Selama ini adiksi atau kecanduan gadget kerap identik dilakukan oleh anak-anak. Namun, ternyata penelitian menunjukkan bahwa orang tua juga punya adiksi yang sama.

Dikutip dari Southern Phone, beberapa penelitian menunjukkan bahwa generasi seniorlah yang paling kecanduan menggunakan ponsel.

Satu studi menemukan bahwa orang yang lebih tua kemungkinan besar akan mengeluarkan perangkat mereka di meja makan. Studi yang sama menemukan bahwa manula (dan orang paruh baya) menghabiskan lebih banyak waktu secara keseluruhan untuk setiap jenis perangkat.

Studi tersebut menemukan bahwa usia 35 hingga 49 tahun menggunakan media sosial 40 menit lebih banyak setiap minggu, dibandingkan dengan usia 18 hingga 34 tahun (alias milenial).
 

Facebook adalah situs favorit orang tua


Statistik media sosial menunjukkan tren serupa. Saat ini, media sosial Facebook benar-benar kehilangan pengguna anak muda, tetapi mereka yang berusia di atas 55 tahun begitu menggemarinya.


 

Yang dilakukan orang tua di gadget mereka


Kebanyakan lansia aktif di Facebook. Untuk kebanyakan mereka, facebook tampaknya menjadi cara utama untuk terhubung dengan anak dan cucu mereka.

Foto dan pembaruan di Facebook memungkinkan mereka untuk tetap up-to-date dengan kehidupan anggota keluarga mereka. Selain itu, Facebook adalah tempat yang memudahkan untuk mengakses hiburan dan berita lainnya langsung dari feed.

Dengan antarmuka yang cukup ramah pengguna (dan miliaran pengguna), tidak mengherankan jika Facebook akan menarik bagi generasi yang lebih tua.
 

Orang tua juga banyak yang suka game


Bermain game adalah aktivitas umum lainnya untuk manula. Smartphone, memiliki jumlah aplikasi yang tampaknya tak ada habisnya, dan banyak di antaranya adalah game yang membuat ketagihan.

Game menyenangkan untuk setiap kelompok umur, tetapi mungkin lebih baru bagi manula, yang tidak tumbuh dengan Internet dan perangkat seperti yang dimiliki cucu mereka.
 

Alasan kita adiksi


Saat kita berinteraksi dengan sesuatu yang baru dan menarik, kita mendapat sentakan dopamin di otak kita. Ini terasa menyenangkan dan kita menjadi terlatih untuk menginginkannya lagi dan lagi. Internet, dan perangkat selulernya, memberi kita sensasi itu.

"Setiap kali kamu memeriksa email baru atau mendengar suara pemberitahuan yang muncul, otak kamu menjadi terburu-buru. Ponsel cerdas adalah mesin slot terkecil di dunia,” ujar Dr. David Greenfield, salah satu pakar kecanduan internet terkemuka di dunia.

Dengan kecepatan teknologi, kita bisa mendapatkan semua dengan segera, dan hal ini menambah kecanduan kita.
(FIR)

MOST SEARCH