FITNESS & HEALTH

Dari Hormon hingga Hidrasi yang Dihadapi Moms Pascamelahirkan

Yatin Suleha
Selasa 06 Januari 2026 / 09:05
Jakarta: Dari jerawat dan melasma hingga stretch mark dan kulit kering adalah periode pascamelahirkan dapat memberikan dampak yang cukup besar pada tubuh.

Tidak hanya itu, tetapi kehidupan dengan bayi baru lahir dapat membuatnya terasa hampir mustahil untuk merawat diri sendiri. Misalnya, dalam kekacauan hari-hari awal bayi baru lahir, rutinitas perawatan kulit mungkin telah ditinggalkan.

Pascamelahirkan adalah masa perubahan, terutama terkait hormon. Faktanya, begitu plasenta dikeluarkan, kadar progesteron dan estrogen turun drastis.
 
“Penurunan hormon yang tiba-tiba ini memengaruhi segala hal, mulai dari kulit hingga suasana hati dan kondisi kesehatan,” kata Tanya Kormeili, MD, dokter kulit bersertifikat di Santa Monica dalam Parents.

“Kulit kusam, perubahan warna kulit, atau kulit kering bukanlah hal yang jarang terjadi. Perubahan hormon dapat memengaruhi produksi minyak dan pigmen kulit. Kurang tidur mengubah tingkat kortisol, dan mata bengkak serta wajah bengkak seringkali menjadi keluhan utama bagi kebanyakan wanita,” jelas dr. Kormeili

Menurut Julie Charlton, CNM, bidan bersertifikat di Pediatrix Medical Group di Atlanta, GA, beberapa masalah kulit paling umum yang dialami oleh orang tua pascamelahirkan adalah jerawat, area gelap yang disebut melasma dan kulit kering.


(Perawatan yang tepat setelah Moms melahirkan bisa membuat kulit bisa pulih dan kembali sehat. Mulai dari membersihkan wajah secara rutin hingga menggunakan pelembap. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Melasma yang dikenal sebagai “topeng kehamilan” dan ditandai dengan penggelapan kulit, biasanya di wajah dapat menjadi tantangan tersendiri. Namun, ada kabar baik.

“Bagi kebanyakan wanita, kondisi ini akan memudar dalam beberapa bulan setelah melahirkan,” kata Charlton.

Stretch marks merupakan masalah lain yang sering mengganggu ibu baru. “Ini biasanya muncul di perut dan payudara, tetapi juga dapat ditemukan di paha, lengan, dan bokong,” kata Charlton.

“Faktor genetik memainkan peran besar dalam siapa yang akan mengalami stretch marks,” tambahnya.

Seperti melasma, stretch marks juga memudar dengan sendirinya secara bertahap berubah dari warna pink menjadi perak.

Selain masalah umum ini, beberapa wanita juga mengalami kulit berminyak atau sebaliknya sangat kering karena perubahan hormon. Jerawat bisa muncul karena peningkatan produksi minyak, sementara kulit kering terjadi karena dehidrasi atau kurang perawatan.
 
Mata bengkak sering terkait dengan retensi cairan pascamelahirkan. Dengan perawatan yang konsisten, sebagian besar masalah ini bisa diatasi. Misalnya, menggunakan produk yang lembut dan menghindari bahan keras bisa membantu kulit pulih.

Perawatan yang tepat memang bisa membuat kulit bisa pulih dan kembali sehat. Mulai dari membersihkan wajah secara rutin hingga menggunakan pelembap, langkah-langkah sederhana bisa membuat perbedaan besar.


Secillia Nur Hafifah


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH