FITNESS & HEALTH
Kulit Si Kecil Kemerahan Karena Sunburn? Coba 8 Cara Ini deh!
A. Firdaus
Selasa 17 Maret 2026 / 14:08
- Perawatan yang sederhana di rumah.
- Memastikan tubuh tetap terhidrasi.
- Memastikan keamanan obat untuk bayi.
Jakarta: Kulit yang terbakar matahari pada bayi atau balita, bisa membuat si kecil merasa tidak nyaman. Biasanya kulit akan terlihat kemerahan, terasa panas saat disentuh, dan kadang membuat anak menjadi rewel karena rasa perih atau gatal.
Kondisi ini memang cukup sering terjadi, ketika anak terlalu lama berada di bawah sinar matahari, tanpa perlindungan yang cukup. Meski sebagian besar kasus sunburn pada bayi tergolong ringan dan bisa membaik dengan sendirinya, perawatan yang tepat tetap diperlukan agar kulit cepat pulih dan anak merasa lebih nyaman.
Dengan langkah perawatan yang sederhana di rumah, rasa perih pada kulit dapat berkurang sekaligus membantu proses penyembuhan berjalan lebih baik.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah hal-hal, yang dapat dilakukan untuk merawat dan meredakan kulit terbakar matahari.
Kain lap yang bersih dan lembut dapat direndam dalam air dingin, kemudian diperas dan ditempelkan perlahan pada area kulit yang terbakar. Kompres dapat dilakukan selama sekitar 10 hingga 15 menit, dan diulang beberapa kali dalam sehari. Pastikan tubuh anak tetap hangat dan tidak merasa kedinginan selama proses ini.
Mandi dengan air yang sejuk, tetapi tidak terlalu dingin, dapat membantu menenangkan kulit yang terasa panas. Agar lebih menenangkan, air mandi bisa ditambahkan sedikit soda kue atau produk mandi berbahan oatmeal, yang biasanya tersedia di apotek. Setelah mandi, kulit sebaiknya dikeringkan dengan cara ditepuk lembut menggunakan handuk, bukan digosok.
Losion pelembap berbahan dasar air yang bebas alkohol dan tanpa parfum, dapat membantu mengurangi rasa gatal dan menjaga kelembapan kulit. Gel lidah buaya juga sering digunakan, untuk memberikan sensasi dingin pada kulit yang terbakar. Produk tersebut, sebaiknya dioleskan secara lembut tanpa menggosok kulit.
Jika balita terlihat kesakitan atau sangat tidak nyaman, obat pereda nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen khusus anak dapat membantu meredakan rasa sakit.
Pada bayi berusia di bawah 12 bulan, penggunaan obat pereda nyeri, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis. Obat ibuprofen biasanya direkomendasikan untuk anak berusia 6 bulan ke atas.
Anak sebaiknya mengenakan pakaian yang longgar, lembut, dan tidak menempel terlalu ketat agar kulit yang terbakar tidak semakin teriritasi.
Anak perlu dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung, sampai kulit benar-benar pulih. Kulit yang sudah terbakar biasanya lebih sensitif, sehingga lebih mudah mengalami sunburn kembali.
Cairan yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh pulih. Bayi dapat diberikan ASI atau susu formula, sedangkan anak yang lebih besar dapat diberikan air putih atau cairan lain. Asupan cairan yang cukup, membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang, sekaligus mendukung proses penyembuhan kulit.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Kondisi ini memang cukup sering terjadi, ketika anak terlalu lama berada di bawah sinar matahari, tanpa perlindungan yang cukup. Meski sebagian besar kasus sunburn pada bayi tergolong ringan dan bisa membaik dengan sendirinya, perawatan yang tepat tetap diperlukan agar kulit cepat pulih dan anak merasa lebih nyaman.
Dengan langkah perawatan yang sederhana di rumah, rasa perih pada kulit dapat berkurang sekaligus membantu proses penyembuhan berjalan lebih baik.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah hal-hal, yang dapat dilakukan untuk merawat dan meredakan kulit terbakar matahari.
1. Mengompres kulit dengan air dingin
Kain lap yang bersih dan lembut dapat direndam dalam air dingin, kemudian diperas dan ditempelkan perlahan pada area kulit yang terbakar. Kompres dapat dilakukan selama sekitar 10 hingga 15 menit, dan diulang beberapa kali dalam sehari. Pastikan tubuh anak tetap hangat dan tidak merasa kedinginan selama proses ini.
2. Memandikan anak dengan air sejuk
Mandi dengan air yang sejuk, tetapi tidak terlalu dingin, dapat membantu menenangkan kulit yang terasa panas. Agar lebih menenangkan, air mandi bisa ditambahkan sedikit soda kue atau produk mandi berbahan oatmeal, yang biasanya tersedia di apotek. Setelah mandi, kulit sebaiknya dikeringkan dengan cara ditepuk lembut menggunakan handuk, bukan digosok.
3. Menggunakan pelembap yang menenangkan kulit
Losion pelembap berbahan dasar air yang bebas alkohol dan tanpa parfum, dapat membantu mengurangi rasa gatal dan menjaga kelembapan kulit. Gel lidah buaya juga sering digunakan, untuk memberikan sensasi dingin pada kulit yang terbakar. Produk tersebut, sebaiknya dioleskan secara lembut tanpa menggosok kulit.
4. Memberikan obat pereda nyeri jika diperlukan
Jika balita terlihat kesakitan atau sangat tidak nyaman, obat pereda nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen khusus anak dapat membantu meredakan rasa sakit.
5. Memastikan keamanan obat untuk bayi
Pada bayi berusia di bawah 12 bulan, penggunaan obat pereda nyeri, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis. Obat ibuprofen biasanya direkomendasikan untuk anak berusia 6 bulan ke atas.
6. Memilih pakaian yang nyaman
Anak sebaiknya mengenakan pakaian yang longgar, lembut, dan tidak menempel terlalu ketat agar kulit yang terbakar tidak semakin teriritasi.
7. Menghindari paparan sinar matahari sementara waktu
Anak perlu dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung, sampai kulit benar-benar pulih. Kulit yang sudah terbakar biasanya lebih sensitif, sehingga lebih mudah mengalami sunburn kembali.
8. Memastikan tubuh tetap terhidrasi
Cairan yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh pulih. Bayi dapat diberikan ASI atau susu formula, sedangkan anak yang lebih besar dapat diberikan air putih atau cairan lain. Asupan cairan yang cukup, membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang, sekaligus mendukung proses penyembuhan kulit.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)