FITNESS & HEALTH

Skin-to-Skin Bukan Cuma Bikin Bonding, Ini Manfaatnya untuk Bayi Prematur

A. Firdaus
Rabu 12 Agustus 2026 / 09:14
Ringkasnya gini..
  • Skin-to-skin contact dilakukan dengan meletakkan bayi yang hanya mengenakan popok atau tanpa pakaian di dada telanjang ibu atau ayah.
  • Perawatan metode kanguru yang dilakukan segera setelah lahir berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah.
  • Bayi dapat menjalani kontak kulit ke kulit ketika kondisinya sudah cukup stabil.
Jakarta: Sentuhan sederhana dari orang tua ternyata bisa memberikan manfaat besar bagi bayi, termasuk bayi yang lahir prematur. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah skin-to-skin contact (SSC) atau kontak kulit ke kulit.

Skin-to-skin contact dilakukan dengan meletakkan bayi yang hanya mengenakan popok atau tanpa pakaian di dada telanjang ibu atau ayah. Tubuh bayi kemudian ditutupi dengan selimut agar tetap hangat dan nyaman.

Kontak kulit ke kulit biasanya dilakukan setidaknya selama satu jam atau hingga setelah bayi selesai menyusu. Momen ini juga sering disebut sebagai golden hour, terutama ketika dilakukan segera setelah kelahiran.

Bagi bayi prematur, SSC dapat menjadi bagian penting dalam perawatan karena mereka lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan dan masih membutuhkan bantuan untuk menjaga suhu tubuh serta menstabilkan fungsi tubuhnya.
Dilansir dari BabyCenter, penelitian yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap lebih dari 3.000 bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah beserta ibunya menemukan bahwa, perawatan metode kanguru yang dilakukan segera setelah lahir berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah pada hari ke-28 dibandingkan perawatan konvensional.

Perawatan metode kanguru mencakup kontak kulit ke kulit secara terus-menerus antara bayi dan dada ibu. Jika ibu tidak memungkinkan, kontak dapat dilakukan dengan pengasuh lain. Pemberian ASI juga menjadi bagian penting dalam perawatan tersebut.
 

Apa Manfaat Skin-to-Skin untuk Bayi Prematur?


Kontak kulit ke kulit bukan hanya membantu mempererat ikatan antara orang tua dan bayi. Pada bayi prematur, metode ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

- Membantu perkembangan otak dan sistem saraf. Kontak dengan orang tua memberikan stimulasi yang dapat mendukung perkembangan neurologis bayi.

- Mendukung pertumbuhan. SSC dapat membantu menciptakan kondisi yang lebih optimal bagi bayi untuk tumbuh dan berkembang.

- Membantu mengurangi rasa sakit. Kontak kulit ke kulit dapat membantu mengurangi respons bayi terhadap rasa sakit saat menjalani prosedur medis tertentu, seperti pengambilan darah.

- Membantu menjaga suhu tubuh. Tubuh orang tua dapat membantu bayi mempertahankan suhu tubuhnya.

- Membantu menstabilkan detak jantung dan pernapasan. Kontak kulit ke kulit dapat membantu menjaga kondisi fisiologis bayi tetap lebih stabil.

- Mendukung kualitas tidur. Bayi dapat menjadi lebih tenang sehingga berpotensi mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

- Meningkatkan kepercayaan diri orang tua. Bagi orang tua yang memiliki bayi prematur, melakukan SSC dapat membantu mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam merawat si kecil.

Sejumlah bayi prematur yang mendapatkan perawatan metode kanguru juga dapat memiliki durasi perawatan di rumah sakit yang lebih singkat. Namun, lama perawatan tetap bergantung pada kondisi masing-masing bayi dan kebutuhan medisnya.
 

Kapan Bayi Prematur Bisa Skin-to-Skin?


Meski memiliki banyak manfaat, SSC pada bayi prematur tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi medis bayi.

Bayi dapat menjalani kontak kulit ke kulit ketika kondisinya sudah cukup stabil dan dokter atau tenaga kesehatan menilai prosedur tersebut aman.

Hal ini penting karena bayi prematur terkadang masih membutuhkan berbagai alat bantu, seperti monitor, selang infus, atau alat pendukung pernapasan.

Sebelum melakukan SSC, tenaga kesehatan dapat membantu menyesuaikan posisi dan berbagai perangkat medis agar bayi dapat dipindahkan dengan aman ke dada orang tua. Dalam kondisi tertentu, orang tua mungkin perlu menunggu hingga kondisi bayi lebih stabil atau beberapa alat medis sudah dapat dilepas.

Karena itu, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter atau perawat di NICU mengenai kapan dan bagaimana cara melakukan SSC yang aman.
 

Sentuhan Kecil, Manfaat Besar


Memiliki bayi prematur tentu bisa menjadi pengalaman yang penuh kekhawatiran bagi orang tua. Di tengah berbagai prosedur medis yang harus dijalani si kecil, kontak kulit ke kulit dapat menjadi salah satu cara sederhana bagi orang tua untuk tetap terlibat dalam perawatan.

Bukan hanya membantu bayi merasa lebih nyaman, momen ini juga dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk membangun kedekatan dengan si kecil sejak dini.

Yang terpenting, lakukan SSC sesuai kondisi bayi dan arahan tenaga kesehatan, terutama jika bayi masih menjalani perawatan intensif di NICU.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH