FITNESS & HEALTH

Apa yang Dirasakan Otak ketika Kamu Sedang Bernostalgia?

Raka Lestari
Senin 11 Januari 2021 / 09:00
Jakarta: Nostalgia merupakan perasaan rindu dan sedih akan waktu yang telah berlalu, dan ini adalah sensasi yang sangat umum. Sebuah penelitian di PNAS tahun 2017 menemukan bahwa nostalgia adalah salah satu dari 27 emosi "utama" yang dirasakan manusia.

"Nostalgia adalah emosi yang unik," kata psikolog saraf Dr Sanam Hafeez Psy.D. "Visual, penciuman, atau suara dapat memulai ingatan yang membawa kerinduan akan sesuatu di masa lalu. Kamu akan mengingat waktu, peristiwa, atau orang yang berlalu dengan kerinduan atau penghargaan."

Dan berikut adalah efek yang ditimbulkan dari perasaan nostalgia bagi otak:  
 

Membuat lebih optimis


Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2013 di Personality & Social Psychology Bulletin menemukan bahwa nostalgia tidak hanya berhubungan dengan masa lalu, itu dapat meningkatkan rasa optimis dan percaya diri.

Nostalgia memiliki resonansi emosional yang baik sehingga kamu tidak hanya mendengarkan lagu-lagu hit dari masa sekolah, tetapi juga mengisi kembali pikiran positif. 

"Efek yang dikeluarkan oleh nostalgia di otak dapat menenangkan seseorang, mengurangi kecemasan, dan memengaruhi pandangan terhadap sesuatu," kata Dr Hafeez.
 

Memengaruhi kemampuan dalam mengambil keputusan


"Nostalgia dapat memengaruhi kemampuan dalam pengambilan keputusan, itulah mengapa ini merupakan taktik pemasaran yang sering dieksploitasi," kata Dr Hafeez. 

Sebuah studi di Journal of Consumer Research pada tahun 2014 menegaskan bahwa ketika kamu merasa nostalgia, seseorang akan memiliki keputusan untuk membeli yang lebih besar sehingga menghabiskan lebih banyak uang untuk sekali jalan.
 

Berkaitan dengan kapasitas kesedihan


"Nostalgia kadang bisa membuat kita sedih," kata Dr Hafeez. "Meskipun kesedihan ini umumnya tidak kronis atau depresif, itu terkait dengan kemampuan kita untuk menerima keniscayaan waktu yang telah berlalu." The Neurology Times melaporkan pada tahun 2016 bahwa kamu lebih mungkin mengalami nostalgia jika kamu sedang bersedih.
 

Menutup emosi negatif


Pada tahun 2018, sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Social Psychology menemukan bahwa di Amerika Serikat, nostalgia membantu orang menghindari rasa bersalah atau malu tentang masalah dalam sejarah bangsa. 

Semakin banyak orang yang bernostalgia, semakin kecil kemungkinan mereka mengungkapkan rasa bersalah tentang kejahatan atau masalah di masa lalu.
(TIN)

MOST SEARCH