Jakarta: Obat-obatan seperti ibuprofen dan asetaminofen mungkin sudah familiar bagi kamu yang sering mengalami masalah nyeri. Namun, sesungguhnya ada bahan alami yang murah dan gampang yang bisa kamu coba untuk mengurangi rasa sakit tersebut.
Mengutip Medical News Today, ada beberapa bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi nyeri, diantaranya:
Minyak esensial lavender dapat membantu meredakan nyeri secara alami. Orang menggunakan minyak lavender untuk menghilangkan rasa sakit, membantu tidur, dan meredakan kecemasan.
Sebuah studi skala kecil tahun 2012 menemukan bahwa menghirup minyak lavender dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan sakit kepala migrain dibandingkan dengan plasebo.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minyak lavender memiliki efek pereda nyeri, anti-inflamasi, dan antioksidan pada hewan.
Orang-orang secara tradisional menggunakan cengkeh, dari tanaman Eugenia caryophyllata sebagai obat rumahan untuk menghilangkan rasa nyeri akibat sakit gigi. Sebuah studi tahun 2006 pun menemukan bahwa gel cengkeh sama efektifnya dengan gel benzokain, yang merupakan gel topikal yang sering digunakan dokter gigi untuk mengurangi nyeri jarum.
Para peneliti menerapkan cengkeh, gel benzokain, atau plasebo ke bagian dalam mulut responden. Mereka melaporkan tingkat nyeri yang lebih rendah dengan gel cengkeh dan benzokain, tetapi tidak dengan plasebo.
Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat seberapa efektif cengkeh dapat meredakan nyeri jenis lain. Peneliti juga meyakini bahwa cengkeh memiliki aktivitas antioksidan, antiradang, antijamur, dan antivirus.
.png)
(Ekstrak temulawak sama efektifnya dengan ibuprofen untuk manajemen nyeri dalam pengobatan osteoartritis lutut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Jahe atau Zingiber officinale adalah akar yang menjanjikan sebagai pereda nyeri alami. Sebuah tinjauan sistematis tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi dua gram jahe per hari sedikit mengurangi nyeri otot akibat latihan ketahanan dan berlari ketika orang meminumnya setidaknya selama lima hari.
Para peneliti juga menyarankan bahwa jahe dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi peradangan yang berhubungan dengan olahraga.
Kurkuma bahan aktif yang ada di kunyit memiliki khasiat pereda nyeri. Sebuah studi skala kecil tahun 2014 menemukan bahwa ekstrak temulawak sama efektifnya dengan ibuprofen untuk manajemen nyeri dalam pengobatan osteoartritis lutut ketika seseorang meminumnya selama empat minggu. Kunyit juga merupakan obat herbal yang umum untuk mengurangi peradangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Mengutip Medical News Today, ada beberapa bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi nyeri, diantaranya:
1. Minyak esensial lavender
Minyak esensial lavender dapat membantu meredakan nyeri secara alami. Orang menggunakan minyak lavender untuk menghilangkan rasa sakit, membantu tidur, dan meredakan kecemasan.
Sebuah studi skala kecil tahun 2012 menemukan bahwa menghirup minyak lavender dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan sakit kepala migrain dibandingkan dengan plasebo.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minyak lavender memiliki efek pereda nyeri, anti-inflamasi, dan antioksidan pada hewan.
2. Cengkeh
Orang-orang secara tradisional menggunakan cengkeh, dari tanaman Eugenia caryophyllata sebagai obat rumahan untuk menghilangkan rasa nyeri akibat sakit gigi. Sebuah studi tahun 2006 pun menemukan bahwa gel cengkeh sama efektifnya dengan gel benzokain, yang merupakan gel topikal yang sering digunakan dokter gigi untuk mengurangi nyeri jarum.
Para peneliti menerapkan cengkeh, gel benzokain, atau plasebo ke bagian dalam mulut responden. Mereka melaporkan tingkat nyeri yang lebih rendah dengan gel cengkeh dan benzokain, tetapi tidak dengan plasebo.
Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat seberapa efektif cengkeh dapat meredakan nyeri jenis lain. Peneliti juga meyakini bahwa cengkeh memiliki aktivitas antioksidan, antiradang, antijamur, dan antivirus.
.png)
(Ekstrak temulawak sama efektifnya dengan ibuprofen untuk manajemen nyeri dalam pengobatan osteoartritis lutut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
3. Jahe
Jahe atau Zingiber officinale adalah akar yang menjanjikan sebagai pereda nyeri alami. Sebuah tinjauan sistematis tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi dua gram jahe per hari sedikit mengurangi nyeri otot akibat latihan ketahanan dan berlari ketika orang meminumnya setidaknya selama lima hari.
Para peneliti juga menyarankan bahwa jahe dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi peradangan yang berhubungan dengan olahraga.
4. Kunyit
Kurkuma bahan aktif yang ada di kunyit memiliki khasiat pereda nyeri. Sebuah studi skala kecil tahun 2014 menemukan bahwa ekstrak temulawak sama efektifnya dengan ibuprofen untuk manajemen nyeri dalam pengobatan osteoartritis lutut ketika seseorang meminumnya selama empat minggu. Kunyit juga merupakan obat herbal yang umum untuk mengurangi peradangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)