FITNESS & HEALTH

Stroberi dan Brokoli, Dua dari Ragam Makanan Pencegah Kanker Serviks

Mia Vale
Senin 27 Juni 2022 / 08:05
Jakarta: Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Para ahli percaya bahwa diet tinggi antioksidan, karotenoid, flavonoid, dan folat yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran dapat membantu tubuh melawan infeksi HPV dan mencegah infeksi HPV mengubah sel-sel serviks menjadi lesi kanker.

"Banyak penelitian menunjukkan manfaat besar yang terkait dengan diet dan kanker. Makan sebagian besar pola makan nabati - yang terutama terdiri dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian - adalah yang terbaik," jelas Susan Moores, RD, seorang Juru bicara Asosiasi Diet Amerika.

Moores, seperti yang telah dinukil dari laman Everyday Health, merekomendasikan penambahan berbagai warna untuk diet dan termasuk makanan bergizi dengan atribut yang melawan kanker serviks pada waktu jam makan kamu, seperti:  

- Sarapan: jus jeruk, melon, yoghurt, dan granola 
- ?Makan siang: keju panggang terbuka dan sandwich sayuran dengan paprika merah, wortel, jamur, dan zucchini 
- Makan malam: salad romaine dengan segmen jeruk bali dan pasta gandum utuh dengan bayam, kacang hitam, ayam, dan tomat potong dadu



(Manfaat brokoli kukus salah satunya adalah dapat membantu mencegah kanker, salah satunya kanker prostat. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Mengurangi risiko kanker serviks 


Flavonoid adalah senyawa kimia dalam buah-buahan dan sayuran yang dianggap sebagai sumber utama perlindungan terhadap kanker. Oleh sebab itu, perlu dipertimbangkan makanan kaya flavonoid yang perlu ditambahkan ke dalam diet, seperti, apel, asparagus, kacang hitam, brokoli, kubis, brussel kubis, cranberry, bawang putih, selada, kacang lima, bawang, kedelai, bayam.
 

Peredam risiko kanker serviks 


Studi menunjukkan bahwa makanan yang kaya folat (vitamin B yang larut dalam air) mengurangi risiko kanker serviks pada orang dengan HPV. Makanan yang kaya akan folat antara lain, alpukat, buncis, sereal, dan roti yang diperkaya kacang-kacangan, jus jeruk, stroberi.
 

Diet kanker serviks 


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa karotenoid, sumber vitamin A, juga membantu dalam mencegah risiko kanker serviks. Selain buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan kamu juga bisa memasukkan makanan yang berwarna oranye seperti wortel, ubi jalar, labu, dan labu musim dingin dalam program diet.

Namun, tetap harus diingat, diet tinggi buah dan sayuran tidak dapat mencegah kanker serviks dengan sendirinya. Ginekolog, Rachel Reitan, MD, asisten profesor kebidanan dan ginekologi di Tulane University School of Medicine, menandaskan bahwa kanker serviks juga bisa muncul akibat kanker gaya hidup.

(TIN)

MOST SEARCH