BEAUTY
Tutorial No-Cakey: Rahasia Layering Cushion dan Foundation Biar Tetap Flawless
Mia Vale
Kamis 22 Januari 2026 / 17:28
Jakarta: Bagi kamu yang terbiasa dengan merias wajah, pasti sudah tidak asing dengan kata foundation dan cushion. Yups, keduanya merupakan produk kecantikan yang digunakan untuk mempercantik wajah.
Keduanya berfungsi membantu menutup flek hitam, bekas jerawat, atau bekas luka dengan coverage yang ditawarkan.
Melihat fungsi yang hampir sama ini, banyak pula yang menggunakan keduanya secara bersamaan, dengan anggapan bisa mendapat daya tutup yang lebih tebal. Apakah boleh, keduanya bisa digunakan bersamaan?
Pada dasarnya, menggunakan foundation dan cushion secara bersamaan, sah-sah saja. Namun kembali lagi, bergantung pada kebutuhan pemakainya.
Cushion dikenal praktis untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan foundation sering dianggap lebih cocok untuk acara formal karena daya cover yang lebih kuat.
Dan umumnya, penggunaan cushion dan foundation secara bersamaan bertujuan untuk menciptakan base makeup yang lebih maksimal.
.jpg)
(Hati-hati jika layering produk tidak sesuai jenis kulit dapat menyebabkan masalah seperti kilap berlebihan pada kulit berminyak, tektur tidak merata, atau pecah-pecah pada kulit kering. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
Utamanya bagi mereka yang ingin mendapatkan hasil makeup lebih flawless dan tahan lama.
Perlu diketahui, dalam dunia kecantikan, foundation berperan sebagai dasar dengan coverage yang lebih tinggi, sementara cushion digunakan sebagai lapisan ringan di atasnya untuk memberikan hasil akhir yang lebih natural dan glowing.
Dengan cara ini, makeup tidak terlihat terlalu tebal, tetapi tetap mampu menutupi noda hitam, bekas jerawat, atau kemerahan pada wajah.
Namun, teknik dan urutan pemakaian juga sangat menentukan hasil akhirnya. Pengaplikasian cushion dan foundation yang terlalu tebal justru dapat membuat wajah terlihat berat dan kurang alami.
Oleh karena itu, penggunaan produk dengan tekstur ringan serta aplikasi tipis dan merata menjadi kunci agar complexion tetap terlihat fresh dan tidak cakey.
Pastikan setiap lapisan diaplikasikan tipis agar hasilnya tetap terlihat natural. Dan disarankan untuk menggunakan setting powder di akhir.
Seperti dikatakan di atas, cushion dan foundation boleh dipakai bersamaan untuk menciptakan riasan lebih sempurna asalkan diaplikasikan dengan teknik yang tepat.
Namun hati-hati jika layering produk tidak sesuai jenis kulit dapat menyebabkan masalah seperti kilap berlebihan pada kulit berminyak, tektur tidak merata, atau pecah-pecah pada kulit kering.
Ya, artinya tidak semua jenis kulit cocok menggunakan cushion dan foundation secara bersamaan. Misalnya bagi kamu yang memiliki kulit berminyak.
Pemilik jenis kulit ini perlu lebih berhati-hati karena menggunakan foundation dan cushion bersamaan justru bisa membuat wajah terasa berat dan mudah berminyak.
Untuk itu, piilihlah formula yang ringan, oil-free, serta memastikan kulit sudah dipersiapkan dengan skincare yang tepat sebelum aplikasi makeup.
Hal ini bisa membuat makeup terlihat flawless dan tahan lama, baik untuk aktivitas sehari-hari ataupun acara formal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Keduanya berfungsi membantu menutup flek hitam, bekas jerawat, atau bekas luka dengan coverage yang ditawarkan.
Melihat fungsi yang hampir sama ini, banyak pula yang menggunakan keduanya secara bersamaan, dengan anggapan bisa mendapat daya tutup yang lebih tebal. Apakah boleh, keduanya bisa digunakan bersamaan?
Boleh dipakai bersamaan, asal...
Pada dasarnya, menggunakan foundation dan cushion secara bersamaan, sah-sah saja. Namun kembali lagi, bergantung pada kebutuhan pemakainya.
Cushion dikenal praktis untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan foundation sering dianggap lebih cocok untuk acara formal karena daya cover yang lebih kuat.
Dan umumnya, penggunaan cushion dan foundation secara bersamaan bertujuan untuk menciptakan base makeup yang lebih maksimal.
.jpg)
(Hati-hati jika layering produk tidak sesuai jenis kulit dapat menyebabkan masalah seperti kilap berlebihan pada kulit berminyak, tektur tidak merata, atau pecah-pecah pada kulit kering. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)
Utamanya bagi mereka yang ingin mendapatkan hasil makeup lebih flawless dan tahan lama.
Perlu diketahui, dalam dunia kecantikan, foundation berperan sebagai dasar dengan coverage yang lebih tinggi, sementara cushion digunakan sebagai lapisan ringan di atasnya untuk memberikan hasil akhir yang lebih natural dan glowing.
Dengan cara ini, makeup tidak terlihat terlalu tebal, tetapi tetap mampu menutupi noda hitam, bekas jerawat, atau kemerahan pada wajah.
Hasil akhir
Namun, teknik dan urutan pemakaian juga sangat menentukan hasil akhirnya. Pengaplikasian cushion dan foundation yang terlalu tebal justru dapat membuat wajah terlihat berat dan kurang alami.
Oleh karena itu, penggunaan produk dengan tekstur ringan serta aplikasi tipis dan merata menjadi kunci agar complexion tetap terlihat fresh dan tidak cakey.
Pastikan setiap lapisan diaplikasikan tipis agar hasilnya tetap terlihat natural. Dan disarankan untuk menggunakan setting powder di akhir.
Yang harus diperhatikan
Seperti dikatakan di atas, cushion dan foundation boleh dipakai bersamaan untuk menciptakan riasan lebih sempurna asalkan diaplikasikan dengan teknik yang tepat.
Namun hati-hati jika layering produk tidak sesuai jenis kulit dapat menyebabkan masalah seperti kilap berlebihan pada kulit berminyak, tektur tidak merata, atau pecah-pecah pada kulit kering.
Ya, artinya tidak semua jenis kulit cocok menggunakan cushion dan foundation secara bersamaan. Misalnya bagi kamu yang memiliki kulit berminyak.
Pemilik jenis kulit ini perlu lebih berhati-hati karena menggunakan foundation dan cushion bersamaan justru bisa membuat wajah terasa berat dan mudah berminyak.
Untuk itu, piilihlah formula yang ringan, oil-free, serta memastikan kulit sudah dipersiapkan dengan skincare yang tepat sebelum aplikasi makeup.
Hal ini bisa membuat makeup terlihat flawless dan tahan lama, baik untuk aktivitas sehari-hari ataupun acara formal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)