FITNESS & HEALTH

Spill The Tea! Cara Hempas Kutil Membandel dari yang Murah Meriah Sampe Jalur Medis

A. Firdaus
Rabu 10 Juni 2026 / 14:47
Ringkasnya gini..
  • Kutil merupakan pertumbuhan kulit non-kanker, yang muncul akibat infeksi virus Human Papillomavirus (HPV).
  • Kutil dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, mulai dari tangan, kaki, hingga area lainnya.
  • Metode kauterisasi menggunakan aliran listrik, yang disalurkan melalui alat khusus untuk membakar jaringan kutil.
Jakarta: Kutil sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan. Dilansir dari Halodoc, kutil merupakan pertumbuhan kulit non-kanker, yang muncul akibat infeksi virus Human Papillomavirus (HPV). 

Kutil dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, mulai dari tangan, kaki, hingga area lainnya. Meski beberapa jenis kutil bisa hilang dengan sendirinya seiring waktu, tidak sedikit orang yang memilih melakukan perawatan, agar kutil lebih cepat menghilang dan tidak semakin menyebar.

 

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kutil, mulai dari perawatan sederhana di rumah hingga prosedur medis, yang dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Berikut beberapa metode kesehatan yang umum digunakan.
 

Perawatan mandiri di rumah

1. Menggunakan plester asam salisilat


Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah plester khusus, yang mengandung asam salisilat.  Sebelum pemakaian, rendam area kutil dalam air hangat selama sekitar 15 menit, agar lapisan kulit menjadi lebih lunak. 

Setelah itu, tempelkan plester sesuai petunjuk penggunaan dan lakukan secara rutin, untuk membantu mengikis jaringan kutil secara bertahap.
 

2. Bawang putih


Bawang putih juga kerap dimanfaatkan sebagai bahan alami, untuk membantu mengatasi kutil. Caranya, haluskan satu siung bawang putih, campurkan dengan sedikit air, lalu oleskan pada area kutil dan tutup menggunakan perban. Penggunaan secara rutin setiap hari, dipercaya dapat membantu mengurangi ukuran kutil.
 

3. Cuka apel


Metode rumahan lainnya adalah menggunakan cuka apel, yang telah diencerkan dengan air dalam perbandingan 1:2. Kapas yang telah dibasahi larutan tersebut dapat ditempelkan pada kutil selama beberapa jam, dan ditahan dengan perban. Cara ini biasanya dilakukan secara berkala untuk membantu mengangkat jaringan kutil.



(Kutil sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan, Foto: Dok. Pexels.com)

 

Prosedur medis oleh dokter (dermatolog)

1. Cryotherapy (pembekuan)


Cryotherapy merupakan prosedur medis yang cukup populer untuk menghilangkan kutil. Dalam tindakan ini, dokter menggunakan nitrogen cair bersuhu sangat rendah, untuk membekukan jaringan kutil. Setelah sel-sel kutil mati, jaringan tersebut akan mengering dan terlepas secara alami. Beberapa pasien mungkin memerlukan lebih dari satu sesi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
 

2. Sinar laser


Terapi laser dilakukan dengan mengarahkan sinar laser ke jaringan kutil. Panas dari laser akan menghancurkan jaringan yang terinfeksi sehingga kutil dapat terlepas. Meski efektif, prosedur ini berisiko meninggalkan bekas luka pada sebagian orang.
 

3. Kauterisasi


Metode kauterisasi menggunakan aliran listrik, yang disalurkan melalui alat khusus untuk membakar jaringan kutil. Teknik ini bekerja dengan cara menghancurkan jaringan, yang terinfeksi hingga akhirnya terlepas. Sama seperti terapi laser, prosedur ini juga berpotensi menimbulkan bekas luka setelah tindakan.

   

4. Eksisi bedah


Untuk kutil yang berukuran besar atau sulit diatasi dengan metode lain, dokter dapat melakukan eksisi bedah. Prosedur ini dilakukan dengan memotong jaringan kutil menggunakan pisau bedah, setelah area tersebut diberikan anestesi lokal. Setelah kutil diangkat, luka akan dijahit dan memerlukan masa pemulihan hingga benar-benar sembuh.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH