FITNESS & HEALTH

Ingin Lupakan Kenangan Buruk? Inilah 5 Cara untuk Move On

Mia Vale
Minggu 16 Juli 2023 / 22:01
Jakarta: Hubungan yang gagal, meraba-raba saat menyampaikan presentasi penting, kehilangan langkah dan jatuh di depan orang banyak, atau memiliki pengalaman hidup yang traumatis, kemungkinan besar akan menjadi kenangan atau memori yang buruk bagi kita.

Ya, hidup kita merupakan total dari perjalanan baik dan buruk, senang dan sedih. Dan kita semua tentu pernah mengalami saat-saat buruk dan terasa sulit untuk dilupakan. 

Menurut psikolog klinis, Dr Kamna Chhibber dan Dr Jyoti Kapoor, Pendiri-Direktur dan Psikiater Senior, Manasthali, pikiran tentang saat-saat buruk di masa lalu dalam hidup dapat menyebabkan sakit kepala, stres, berkeringat bahkan sakit perut, dan menguras semua energi dari tubuh kita.

Perasaan itu selalu tidak menyenangkan, bahkan satu pemicu saja dapat mengembalikan ingatan yang tidak diinginkan.

Ya, melepaskan kenangan buruk tidak semudah kelihatannya. Namun begitu, kamu bisa berinvestasi pada diri sendiri untuk mengubah cara memandang hidup dan membangun masa depan yang lebih sehat melalui kebiasaan yang baik. 

Kamu dapat mengadopsi pola pikir berkembang dan mempertahankan diri pada semua pengalaman yang ditawarkan kehidupan. Atau kamu lebih memilih untuk tetap stagnan dalam pusaran pola pikir. Inilah sedikit perubahan pada pola pikir dan kebiasaan yang bisa dilakukan.


(Dengan move on, hidup kamu akan lebih damai dan ringan. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)
 

1. Belajar dari pengalaman


Momen buruk datang dalam hidup untuk mengajari sesuatu. “Mengucapkan selamat tinggal pada pengalaman yang tidak menyenangkan bukanlah hal mudah. Sebaliknya, kamu dapat membuka diri, dan mencoba belajar dari pengalaman itu daripada membiarkannya mengatur kehidupan kamu,” tegas Dr Chhibber, seperti yang dilansir dari Health Shots. Penting untuk memberi diri kita waktu untuk merefleksikan pengalaman secara objektif terlebih dulu.
 

2. Fokus pada apa yang dimiliki hari ini


Kamu bisa fokus pada apa yang ada di sekitarmu hari ini. Arahkan perhatian pada hal-hal baik dalam hidup kamu saat ini. Rasakan energi baik dari orang-orang yang mendukungmu. Seiring waktu, kenangan buruk itu mulai memudar saat pengalaman baru dalam hidup mulai muncul.
 

3. Akui dan terima emosi diri


“Mulailah dengan mengakui emosi yang terkait dengan ingatan buruk. Merasa kesal, marah, atau sakit hati itu wajar," jelas Dr Kapoor. Biarkan diri kamu mengalami emosi ini tanpa penilaian apa pun. Sadarilah bahwa tidak apa-apa untuk merasa seperti ini dan ambil langkah pertama menuju penyembuhan.
 

4. Latih welas asih


Berbaik hatilah pada diri sendiri selama proses berlangsung. Pahami bahwa setiap orang membuat kesalahan atau menghadapi situasi sulit. Perlakukan diri kamu dengan kasih sayang dan hindari menyalahkan diri sendiri. Ingatkan diri sendiri bahwa kamu berhak untuk maju untuk menjalani kehidupan yang memuaskan.
 

5. Cari dukungan


Hubungi teman tepercaya, anggota keluarga, atau terapis yang bisa diajak berbagi perasaan. Membicarakan pengalaman kamu dengan seseorang yang dapat memberikan bimbingan dan empati bisa sangat membantu. “Mereka dapat menawarkan perspektif baru dan mendukung perjalanan penyembuhan kamu,” imbuh Dr Kapoor.

Nah, dengan cara-cara di atas, diharapkan kamu bisa melupakan masa lalu yang pahit dan menyongsong masa baru yang lebih baik. Ingat, kamu berhak bahagia. Dan bahagia itu bisa kamu ciptakan sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH