End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

5 Bahaya Nitrogen Cair dan Cara Mengatasinya Menurut Kemenkes

Medcom
Selasa 17 Januari 2023 / 14:10
Jakarta: Tren makanan di pusat perbelanjaan, karnaval, pameran, dan restoran, menggunakan nitrogen cair untuk membuat ilusi awan asap kini membawa petaka bagi konsumennya.  

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, sejak kasus pertama ditemukan pada Juni 2022 hingga 12 Januari 2023, ada 25 anak dilaporkan mengalami keracunan pangan akibat konsumsi ciki ngebul. Sebanyak 10 anak bergejala, sementara sisanya tidak bergejala.
 
Perlu kita ketahui, nitrogen cair adalah cairan yang memiliki titik didih sangat rendah -196°C, dan berbentuk gas pada suhu kamar. Paparan kontak yang tidak disengaja terhadap cairan dapat menyebabkan luka bakar dan radang dingin saat menghirup atau menelannya menyebabkan sesak napas dan saluran napas atau perforasi lambung karena suhu dingin yang ekstrim.

“Kebanyakan gejalanya ringan, seperti mual, muntah, pusing dan sakit perut,” kata Direktur Penyehatan Lingkungan, dr. Anas Ma’ruf, MKM dalam Konferensi Pers “Kewaspadaan Nitrogen Cair Pada Pangan Siap Saji”, Kamis (12/1).

Berikut ini medcom.id telah merangkum beberapa bahaya konsumsi pangan dengan liquid nitrogen:
 

1. Sulit bernapas


Menghirup uap yang dikeluarkan oleh nitrogen cair dalam makanan atau minuman juga dapat menyebabkan masalah pernapasan, terutama pada penderita asma, menurut badan tersebut.
 

2. Cold burn


Nitrogen cair, dapat menyebabkan luka bakar pada mulut, kerongkongan, dan saluran napas bagian atas, menyebabkan perforasi atau pecahnya organ, yang dapat mematikan. Ini juga dapat menyebabkan luka bakar pada jari atau tangan saat ditangani dalam keadaan cair. Hal ini juga disebut dengan cold burn.
 

3. Sakit Perut


Bahaya ciki ngebul dapat menimbulkan sakit perut yang parah. Kondisi ini dilaporkan pernah dialami seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Penelitian mengenai kasus ini diterbitkan lewat Clinical Endoscopy. Berdasarkan pemeriksaan dokter, anak mengalami perforasi lambung alias dinding lambungnya berlubang dengan diameter sekitar 4 cm.
 

4. Lambung berlubang


Lambung robek akibat nitrogen cair bersuhu sangat dingin memenuhi isi lambung dengan cepat. Dinding lambung pun mengalami kerusakan sehingga berlubang.
 

5. Kematian


Dengan semua penjelasan dan bahayanya di atas, sudah bisa disimpulkan bahwa konsumsi pangan bernitrogen bisa membahayakan kesehatan, bahkan merenggut nyawa seseorang, karena konsentrasi oksigen dalam tubuhmu bisa menjadi sangat rendah sehingga menyebabkan pusing, sesak napas, tidak sadarkan diri, hingga kematian.
 

Bagaimana cara menanganinya?


Oleh sebab itu orang yang mengalami cedera setelah menangani atau mengonsumsi pangan dengan nitrogen cair harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan, dan juga mempertimbangkan untuk melaporkan cedera mereka ke pelayanan kesehatan.

Kemenkes juga meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar melaporkan setiap kejadian keracunan pangan yang disebabkan oleh nitrogen cair melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Pelaporan juga bisa melalui WhatsApp (WA) Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC) di nomor 0877-7759-1097 atau email: poskoklb@yahoo.com dan ditembuskan kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
(FIR)

MOST SEARCH