FITNESS & HEALTH
Berkenalan dengan Kepribadian 'Dark Triad'
Mia Vale
Sabtu 04 September 2021 / 13:00
Jakarta: Jika kamu belum pernah bertemu seseorang dengan kepribadian Dark Triad (tiga serangkai kegelapan), artinya kamu beruntung. Padahal menurut Thomas Plante, profesor psikologi di Santa Carla University, Amerika Serikat, kepribadian ini cukup umum dalam budaya manusia.
Seperti dilansir dari Psychology Today, yang tergolong subtipe kepribadian Dark Triad adalah narsistik, machiavellian, dan psikopat.
Istilah Machiavelli sendiri mungkin kamu pernah mendengarnya. Machiavelli adalah tokoh politik Italia dan juga seorang filsuf. Beliau dikenal di masa Renaisans dan merupakan figur utama dalam realitas teori politik.
Namun, nama Machiavelli juga dipakai dalam istilah psikologis untuk orang yang gemar menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.
Orang yang memiliki kepribadian ini cenderung memiliki hubungan yang tidak stabil dan mengambil keuntungan dari orang lain. Kurangnya empati dan kecenderungan tipe Dark Triad untuk memanipulasi orang lain biasanya menyebabkan hubungan mereka menjadi berat sebelah dan sulit.
Ini berarti bukan tidak mungkin, orang-orang dengan kepribadian ini akan melakukan agresi, kekerasan, pemaksaan, atau manipulasi di tempat kerja.
Lantas, apa yang harus kau lakukan bila berdekatan dengan orang-orang berkepribadian ini? Dan bagaimana cara mengidentifikasi mereka?
Untuk lebih spesifik tentang ekspresi kepribadian Dark Triad, seseorang harus membedakan ketiga tipenya yang terpisah satu sama lain.
Pertama, narsisis - dalam pengertian populer - sesuai persis dengan apa yang kamu harapkan. Mereka sia-sia, muluk, berhak, dan memiliki rasa superioritas yang belum diterima.
.jpg)
(Bila menjalin hubungan dengan psikologi si 'dark triad'? Pergi. Itulah satu kata yang disarankan oleh psikoterapis dan penulis, Paul Hokemeyer, Ph.D. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Sebaliknya, machiavellians sebagian besar manipulatif, manipu, dan sering mencari kepuasan diri dengan mengorbankan orang lain.
Yang terburuk, tipe kepribadian psikopat (disebut sosiopat atau antisosial), dicirikan oleh impulsif yang tidak berperasaan, tanpa belas kasihan dan hampir tidak memiliki empati.
Ketiga kepribadian ini, cenderung bertindak agresif demi kepentingan pribadi, dan akan melanggar norma sosial dan nilai moral dengan berbohong, menipu, mencuri, dan menggertak demi mendapatkan apa yang diinginkan.
Psikopat, serta machiavellian, menunjukkan kesadaran yang rendah, di mana mereka tampak tidak merasakan keinginan untuk melakukan hal yang benar. Sedangkan narsisis, umumnya menunjukkan kecenderungan yang diharapkan terhadap peningkatan diri.
Pergi. Itulah satu kata yang disarankan oleh psikoterapis dan penulis, Paul Hokemeyer, Ph.D. Mungkin pada awal berkenalan, kamu akan percaya bahwa seorang dark triad adalah teman baru yang karismatik dan glamor.
Namun menurut Hokemeyer, orang-orang dengan kepribadian dark triad tidak dapat mempertahankan sandiwara positif ini untuk waktu yang lama.
Bila pada akhirnya kamu menjadi dekat dengan seseorang seperti ini, pastikan untuk mempertahankan sumber dukungan alternatif dalam hidupmu. Teman dekat lainnya, anggota keluarga, atau terapis terpercaya, misalnya. Jangan biarkan diri kamu terisolasi.
Hokemeyer juga mengatakan bahwa orang-orang dengan keprinbdian ini tidak akan banyak berubah meskipun usia mereka bertambah.
Dengan kata lain, sebaiknya kamu mengakhiri atau menghentikan hubungan itu dengan tegas. Cari pula dukungan dari orang-orang yang tidak memanipulasi atau mengendalikan kamu sehingga kamu bisa mempertahankan diri sendiri.
Hi Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/OVO @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkedan. Salam hangat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Seperti dilansir dari Psychology Today, yang tergolong subtipe kepribadian Dark Triad adalah narsistik, machiavellian, dan psikopat.
Istilah Machiavelli sendiri mungkin kamu pernah mendengarnya. Machiavelli adalah tokoh politik Italia dan juga seorang filsuf. Beliau dikenal di masa Renaisans dan merupakan figur utama dalam realitas teori politik.
Namun, nama Machiavelli juga dipakai dalam istilah psikologis untuk orang yang gemar menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.
Orang yang memiliki kepribadian ini cenderung memiliki hubungan yang tidak stabil dan mengambil keuntungan dari orang lain. Kurangnya empati dan kecenderungan tipe Dark Triad untuk memanipulasi orang lain biasanya menyebabkan hubungan mereka menjadi berat sebelah dan sulit.
Ini berarti bukan tidak mungkin, orang-orang dengan kepribadian ini akan melakukan agresi, kekerasan, pemaksaan, atau manipulasi di tempat kerja.
Lantas, apa yang harus kau lakukan bila berdekatan dengan orang-orang berkepribadian ini? Dan bagaimana cara mengidentifikasi mereka?
Setiap kepribadian Dark Triad berbeda
Untuk lebih spesifik tentang ekspresi kepribadian Dark Triad, seseorang harus membedakan ketiga tipenya yang terpisah satu sama lain.
Pertama, narsisis - dalam pengertian populer - sesuai persis dengan apa yang kamu harapkan. Mereka sia-sia, muluk, berhak, dan memiliki rasa superioritas yang belum diterima.
.jpg)
(Bila menjalin hubungan dengan psikologi si 'dark triad'? Pergi. Itulah satu kata yang disarankan oleh psikoterapis dan penulis, Paul Hokemeyer, Ph.D. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Sebaliknya, machiavellians sebagian besar manipulatif, manipu, dan sering mencari kepuasan diri dengan mengorbankan orang lain.
Yang terburuk, tipe kepribadian psikopat (disebut sosiopat atau antisosial), dicirikan oleh impulsif yang tidak berperasaan, tanpa belas kasihan dan hampir tidak memiliki empati.
Ketiga kepribadian ini, cenderung bertindak agresif demi kepentingan pribadi, dan akan melanggar norma sosial dan nilai moral dengan berbohong, menipu, mencuri, dan menggertak demi mendapatkan apa yang diinginkan.
Psikopat, serta machiavellian, menunjukkan kesadaran yang rendah, di mana mereka tampak tidak merasakan keinginan untuk melakukan hal yang benar. Sedangkan narsisis, umumnya menunjukkan kecenderungan yang diharapkan terhadap peningkatan diri.
Bila menjalin hubungan dengan psikologi si 'dark triad'
Pergi. Itulah satu kata yang disarankan oleh psikoterapis dan penulis, Paul Hokemeyer, Ph.D. Mungkin pada awal berkenalan, kamu akan percaya bahwa seorang dark triad adalah teman baru yang karismatik dan glamor.
Namun menurut Hokemeyer, orang-orang dengan kepribadian dark triad tidak dapat mempertahankan sandiwara positif ini untuk waktu yang lama.
Bila pada akhirnya kamu menjadi dekat dengan seseorang seperti ini, pastikan untuk mempertahankan sumber dukungan alternatif dalam hidupmu. Teman dekat lainnya, anggota keluarga, atau terapis terpercaya, misalnya. Jangan biarkan diri kamu terisolasi.
Hokemeyer juga mengatakan bahwa orang-orang dengan keprinbdian ini tidak akan banyak berubah meskipun usia mereka bertambah.
Dengan kata lain, sebaiknya kamu mengakhiri atau menghentikan hubungan itu dengan tegas. Cari pula dukungan dari orang-orang yang tidak memanipulasi atau mengendalikan kamu sehingga kamu bisa mempertahankan diri sendiri.
Hi Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/OVO @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkedan. Salam hangat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)