FITNESS & HEALTH

Sinergi Indonesia-Korea: Masa Depan Transplantasi Hati di RSUP Fatmawati yang Makin Terdepan

Yatin Suleha
Senin 13 April 2026 / 07:05
Ringkasnya gini..
  • Layanan transplantasi hati di Indonesia makin keren berkat kolaborasi internasional.
  • Buktinya, RSUP Fatmawati bareng Seoul National University Hospital (SNUH) baru saja sukses melaksanakan transplantasi hati.
  • Kerja sama ini menjadi bagian dari transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas tenaga medis Indonesia dalam bidang transplantasi organ.
Jakarta: Layanan transplantasi hati di Indonesia makin keren berkat kolaborasi internasional. Buktinya, RSUP Fatmawati bareng Seoul National University Hospital (SNUH) baru saja sukses melaksanakan transplantasi hati yang ketiga pada 9 April 2026 kemarin.

Kerja sama ini menjadi bagian dari transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas tenaga medis Indonesia dalam bidang transplantasi organ.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menekankan pentingnya kolaborasi global dalam percepatan pengembangan layanan.
 
“Kolaborasi dengan mitra internasional memungkinkan terjadinya transfer knowledge dan skill, sehingga ke depan Indonesia dapat mandiri dalam layanan transplantasi organ,” ujarnya pada konferensi pers yang dilaksanakan di RSUP Fatmawati pada Jumat (10/4/2026).

Prof. Kwang-Woong Lee dari Seoul National University Hospital (SNUH) menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan tim di RSUP Fatmawati. 

“Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan lebih dari 2.000 transplantasi hati, saya melihat progres yang sangat baik di sini. Tim menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan,” ungkapnya.


(Transplantasi hati merupakan prosedur kompleks yang membutuhkan kesiapan fasilitas dan tim multidisiplin. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Ia juga menilai bahwa pendekatan yang dilakukan sudah sistematis.

“Program ini berjalan dengan baik, mulai dari pelatihan hingga implementasi kasus. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan ke tahap yang lebih maju,” tambahnya.
 
Transplantasi hati sendiri merupakan prosedur kompleks yang membutuhkan kesiapan fasilitas dan tim multidisiplin. 
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Indonesia dapat mempercepat pengembangan pusat-pusat transplantasi di berbagai daerah.

Ke depan, kerja sama internasional diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH