FITNESS & HEALTH

Era Desa Siaga TB Dimulai, Saatnya Indonesia Bebas Penyakit Paru-paru

Yatin Suleha
Selasa 07 April 2026 / 09:05
Ringkasnya gini..
  • emerintah lagi ngegas banget nih biar Indonesia bebas dari TB!
  • Kuncinya ada di tangan pemerintah daerah sampai ke tingkat desa buat gerak bareng.
  • Dalam acara Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, Wamen Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis.
Jakarta: Pemerintah lagi ngegas banget nih biar Indonesia bebas dari TB! Kuncinya ada di tangan pemerintah daerah sampai ke tingkat desa buat gerak bareng.

Dalam acara Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, Wamen Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan penanggulangan TB lintas sektor.

Tak cuma pusat, pemerintah pengin semua daerah sampai ke pelosok desa jadi garda terdepan buat eliminasi TB. Akhmad Wiyagus juga tekankan kalau kolaborasi lintas sektor itu harga mati biar target kita tercapai.

Intinya, daerah punya peran strategis banget buat ngatur strategi lawan TB. Hal ini disampaikan langsung sama Wamen Dalam Negeri pas momen Hari TB Sedunia 2026 kemarin.

“Pemerintah daerah menjadi penggerak utama dalam mengoordinasikan penanggulangan TB hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.
 
Saat ini, dari total 84.276 desa di Indonesia, baru sekitar 5.711 desa yang telah membentuk Desa/Kelurahan Siaga TB yang tersebar di 22 provinsi dan 108 kabupaten/kota.

Pemerintah juga telah menetapkan 11 provinsi prioritas penanganan TB, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

Program Desa/Kelurahan Siaga TB dinilai strategis dalam menemukan kasus secara aktif, meningkatkan edukasi masyarakat, serta mendampingi pasien hingga tuntas berobat.


(Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus. Foto: Dok. Birkom Kemenkes)

“Desa dan kelurahan menjadi ujung tombak dalam menemukan kasus, mendampingi pasien, dan menggerakkan masyarakat untuk bersama melawan TB,” tegasnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus, menambahkan bahwa keberhasilan eliminasi TB membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan masyarakat, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan media.

“Peran media sangat strategis dalam mendorong masyarakat untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas,” pungkasnya.
 
Pemerintah memastikan bahwa pelayanan bagi orang terduga TB merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi oleh seluruh pemerintah daerah.

Dengan penguatan peran desa dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan eliminasi TB di Indonesia dapat tercapai lebih cepat dan menyeluruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH