KULINER

Mau Nyate Daging Kurban Kok Enggak Dicuci Sih?

Yatin Suleha
Rabu 27 Mei 2026 / 10:34
Ringkasnya gini..
  • Bukan jorok ya gais! Ini alasan sekte 'Sate Tanpa Cuci Daging' itu sebenernya bener.
  • Keputusan untuk gak mencuci daging kurban sebelum dijadikan disate itu sebenarnya langkah yang sangat tepat.
  • Jika daging kurban dicuci, kandungan air di dalamnya akan meningkat drastis (menjadi waterlogged).
Jakarta: Bukan jorok ya gais! Ini alasan sekte 'Sate Tanpa Cuci Daging' itu sebenernya bener. Keputusan untuk gak mencuci daging kurban sebelum dijadikan disate itu sebenarnya langkah yang sangat tepat, baik dari sisi kuliner maupun kesehatan.

Daging memiliki sifat seperti spons yang mudah menyerap air. Jika daging kurban dicuci, kandungan air di dalamnya akan meningkat drastis (menjadi waterlogged).

Saat dibakar, air yang terperangkap ini akan menguap dan justru membuat proses pematangan menjadi lama.
 
Hasilnya, daging bukan jadi empuk merayap, melainkan bertekstur keras, alot, dan kering karena sari-sari daging (juice) aslinya malah ikut keluar bersama air cucian.
 

Alasan lain daging kurban buat sate gak dicuci



(Bukan jorok ya Sobi! Ada banyak alasan sekte 'Sate Tanpa Cuci Daging' itu sebenernya paling bener. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Daging yang basah setelah dicuci akan membuat bumbu marinasi sate sulit menempel dan meresap. Permukaan daging yang kering justru akan mengikat bumbu (seperti kecap, ketumbar, atau bawang) dengan jauh lebih baik, sehingga sate kamu jadi jauh lebih gurih dan kaya rasa.

Dan hal lainnya juga yaitu, dari kacamata higienitas, mencuci daging mentah di wastafel justru sangat dilarang oleh para ahli pangan.

Mencuci daging di bawah air mengalir tidak akan membunuh bakteri, melainkan membuat bakteri yang ada di permukaan daging menyebar (ciprat) ke mana-mana—ke piring bersih, wastafel, dinding dapur, hingga ke baju kamu.

Solusinya: Bakteri pada daging mentah hanya bisa mati oleh suhu panas yang tinggi, yaitu saat proses pembakaran sate itu sendiri.
   

Terus kalau dagingnya kotor gimana dong?


Kamu tidak perlu merendam atau mencucinya dengan air. Cukup lap atau tepuk-tepuk permukaan daging menggunakan tisu dapur (paper towel) yang bersih sampai kotoran atau darah berlebihnya terangkat. Setelah itu, daging siap dipotong-potong dan ditusuk menjadi sate.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH