FITNESS & HEALTH

Studi: Konsumsi Kentang Lebih Banyak Ternyata Baik untuk Kesehatan

Mia Vale
Kamis 03 November 2022 / 10:00
Jakarta: Jika kamu menyukai salad kentang, atau kentang goreng, kemungkinan akan membuat khawatir bagaimana mereka dapat memengaruhi tubuhmu. Namun ternyata ada kabar baik. Sebuah studi baru menemukan bahwa kentang mungkin lebih sehat dari yang kita bayangkan!

Dilakukan oleh para peneliti di Boston University, penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Nutritional Science di mana  melibatkan 2.523 peserta yang berusia 30 tahun ke atas. Mereka menilai kebiasaan makan dan kesehatan peserta dari waktu ke waktu untuk memahami sejauh mana konsumsi kentang secara teratur oleh orang dewasa yang sehat.
 

Apa yang terjadi dalam penelitian? 

Meskipun penelitian ini baru saja diterbitkan pada September 2022, para peneliti sebenarnya mulai mengumpulkan data pada tahun 1971 di mana berkisar 70 persen peserta dan melanjutkan ini selama tahun-tahun berikutnya. Mereka yang berada di belakang penelitian melihat berapa banyak dan jenis kentang apa yang akan dimakan peserta, seperti kentang putih dan ubi jalar. 

Untuk persiapan, peserta makan 36 persen kentang panggang, 28 persen goreng, 14 persen tumbuk, dan sembilan persen rebus. Sedangkan, sisanya adalah pilihan tambahan. Para peneliti juga mencatat kesehatan para peserta yang sedang berlangsung. 
 

Ini dia hasilnya! 

Dalam kasus orang dewasa yang sehat, hasil keseluruhan menunjukkan tidak ada hubungan antara makan empat atau lebih kentang atau ubi jalar, entah digoreng atau tidak setiap minggu dan peningkatan risiko masalah kesehatan, termasuk hipertensi dan dislipidemia. 

Di luar itu, peserta yang makan hidangan kentang goreng memiliki risiko lebih rendah menghadapi berbagai masalah kesehatan jika mereka tidak cenderung makan daging merah atau aktif secara fisik. Secara khusus, mereka 24 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dan 26 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami peningkatan trigliserida.


(Sertakan kentang dalam makanan seimbang lebih sering dan bukan hanya makanan dengan steak atau burger. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)
 

Sumber potasium baik 

"Tidak mengherankan jika kentang tidak dikaitkan dengan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, atau peningkatan trigliserida karena kentang adalah makanan utuh yang tidak diproses," DJ Blatner, RDN, CSSD, dan penulis Flexitarian Diet mengatakan kepada Eat This, Not That! 

"Kentang adalah sayuran yang mengandung karbohidrat dan serat berkualitas. Satu kentang berukuran sedang merupakan sumber potasium yang baik, yang merupakan elektrolit yang membantu fungsi otot, kardiovaskular, dan sistem saraf," jelas Blatner.
 
Masih dikatakan Blatner, kentang juga sumber vitamin C yang sangat baik, yang bertindak sebagai antioksidan untuk membantu mencegah kerusakan sel. "Mereka dihitung sebagai sayuran padat nutrisi, dan itu adalah kelompok makanan yang 90 persen orang tidak cukup," catat Blatner, sehubungan dengan manfaat utama yang terkait dengan makan kentang. 

Satu-satunya hal yang harus diperhatikan adalah dengan apa kita memasangkan dalam mengonsumsi kentang. "Sertakan kentang dalam makanan seimbang lebih sering dan bukan hanya makanan dengan steak atau burger. Nikmati topping kentang panggang seperti mentega, keju, dan krim asam, tetapi dalam jumlah kecil," saran Blatner. 

Adapun cara sehat lainnya untuk menikmati kentang adalah menggoreng dengan air fryer. Dia juga menyarankan untuk mencoba "nachos" dengan menggunakan kentang sebagai pengganti keripik tortilla dan topping padat nutrisi seperti kacang hitam, tomat, bawang, dan guacamole. 
(yyy)

MOST SEARCH