FITNESS & HEALTH

Cara Jalan Kaki Cepat Buat Burn Fat Auto-Maksimal!

Yatin Suleha
Kamis 30 Juli 2026 / 16:37
Ringkasnya gini..
  • Meski terlihat ringan jalan cepat atau brisk walking dapat membantu membakar kalori, dan mendukung penurunan berat badan.
  • Salah satu kunci utama adalah mengatur kecepatan dan intensitas. Jalan cepat sebaiknya dilakukan dengan kecepatan sekitar 5 hingga 7 km/jam.
  • Selain itu, olahraga ini juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, dan melatih daya tahan tubuh.
Jakarta: Jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang sederhana, murah, dan mudah dilakukan oleh hampir semua orang. 

Meski terlihat ringan, jalan cepat atau brisk walking dapat membantu membakar kalori, dan mendukung penurunan berat badan jika dilakukan dengan teknik yang benar.

 

Selain itu, olahraga ini juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, dan melatih daya tahan tubuh. Agar hasilnya lebih maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama berjalan.
 

1. Atur kecepatan dan durasi dengan tepat


Salah satu kunci utama adalah mengatur kecepatan dan intensitas. Jalan cepat sebaiknya dilakukan dengan kecepatan sekitar 5 hingga 7 km/jam. 

Cara paling mudah untuk mengetahui intensitas, yang tepat adalah menggunakan talk test. Saat berjalan, napas seharusnya mulai terasa lebih cepat, tetapi masih memungkinkan untuk berbicara meski tidak bisa bernyanyi.

Supaya pembakaran kalori semakin optimal, ayunkan kedua lengan secara aktif dengan posisi siku sekitar 90 derajat mengikuti langkah kaki.

Selain intensitas, durasi latihan juga berperan penting. Jalan cepat idealnya dilakukan selama 30 hingga 40 menit dalam satu sesi, dan diusahakan rutin minimal 5 kali seminggu.

Jika aktivitas sehari-hari cukup padat, waktu latihan bisa dibagi menjadi 3 sesi masing-masing 10 menit. 

Bagi pemula, tidak perlu langsung mengejar target tinggi. Mulailah dari sekitar 3.000–5.000 langkah per hari, kemudian tingkatkan secara bertahap hingga mencapai 10.000 langkah.
 

2. Tambahkan variasi agar pembakaran kalori lebih maksimal



(Memilih jalur yang menanjak atau menggunakan tangga untuk meningkatkan pembakaran kalori, Foto: Dok. Pexels.com)

Agar tubuh tidak cepat beradaptasi, sesekali lakukan variasi saat berjalan, seperti:

• Memilih jalur yang menanjak atau menggunakan tangga untuk meningkatkan pembakaran kalori sekaligus melatih otot paha dan bokong.

• Menggunakan metode interval dengan menyelingi jalan cepat dan joging ringan, atau berjalan lebih cepat selama 15–30 detik setiap beberapa menit.

• Menambahkan weighted vest atau dumbbell berukuran kecil secara bertahap, jika tubuh sudah terbiasa dengan latihan.
 

3. Jaga postur tubuh saat berjalan


Postur tubuh juga tidak boleh diabaikan. Pandangan sebaiknya tetap lurus ke depan, bukan menunduk ke arah gadget atau kaki. Selama berjalan, usahakan otot perut tetap sedikit dikencangkan, agar tubuh lebih stabil. 

Gunakan pula sepatu khusus lari atau jalan kaki yang memiliki bantalan tumit, yang nyaman untuk membantu mengurangi risiko cedera.
 

4. Lengkapi dengan gaya hidup sehat


Jalan cepat akan memberikan hasil yang lebih optimal jika dipadukan dengan pola hidup sehat.

 

Menjaga defisit kalori, memperbanyak konsumsi protein dan serat, mengurangi makanan tinggi gula dan gorengan, serta tidur yang cukup dapat membantu proses penurunan berat badan berjalan lebih efektif. 

Dengan konsistensi dan kebiasaan yang tepat, jalan cepat bisa menjadi olahraga sederhana yang memberikan manfaat besar, bagi kesehatan sekaligus membantu mencapai berat badan ideal.

Secillia Nur Hafifah


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH