FITNESS & HEALTH

Nggak Perlu ke Luar Negeri, Medical Tourism Kini Bisa di Bali

Aulia Putriningtias
Kamis 19 Februari 2026 / 10:15
Ringkasnya gini..
  • Rumah sakit bertaraf internasional ini diperkuat teknologi MRI 3.0 Tesla.
  • Kolaborasi ini dihasilkan bersama Bank Mandiri, dan InJourney Aviation Services (IAS).
  • Sebagai bagian dari rumah sakit di bawah naungan IHC.
Jakarta: Kabar baik datang dari dunia kesehatan. PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) meluncurkan layanan medical tourism terintegrasi pertama di Indonesia.

Kolaborasi ini dihasilkan bersama Bank Mandiri, dan InJourney Aviation Services (IAS). Layanan ini menghubungkan layanan kesehatan, perbankan digital, dan pendampingan perjalanan udara dalam satu ekosistem terpadu di Bali International Hospital (BIH).

Direktur Komersial IHC, Harmeni Wijaya, menjelaskan mengenai kesiapan fasilitas dan standar layanan BIH menjadi fondasi utama dalam penguatan daya saing medical tourism nasional. 
Sebagai bagian dari rumah sakit di bawah naungan IHC, BIH berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan (KEK) Sanur dan menjadi pusat layanan program ini dengan fasilitas 255 tempat tidur, delapan kamar operasi, 38 ruang ICU, dan empat cath lab.

Rumah sakit bertaraf internasional ini diperkuat teknologi MRI 3.0 Tesla, CT 256-slice, PET-CT, Varian TrueBeam, dan SagiNova Brachytherapy. Selain itu, hadir juga kolaborasi global dengan SingHealth (Singapura), ICON Cancer Centre (Australia), Innoquest & Pathology Asia, hingga Sapporo Cardiovascular Clinic (Jepang).


Kolaborasi ini dihasilkan bersama Bank Mandiri, dan InJourney Aviation Services (IAS). Dok. Ist

"Dengan fasilitas BIH yang berstandar global serta layanan terintegrasi sejak proses reservasi hingga pemeriksaan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan medis premium," ujar Harmeni kepada tim Medcom.id.

Layanan ini memungkinkan masyarakat mengakses paket Medical Check-Up (MCU) di BIH secara digital melalui satu kanal. Menurut Senior Vice President Retail Deposit Product Solution Bank Mandiri, Rudi Nugraha, aksesnya bisa digunakan dengan Livin' by Mandiri.

Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, menambahkan bahwa IAS memastikan pengalaman pasien dan pendamping berlangsung seamless sejak tiba di bandara hingga menuju fasilitas kesehatan. 

"Kami percaya, kenyamanan perjalanan merupakan bagian penting dari proses pemulihan dan kualitas layanan kesehatan itu sendiri," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH