FITNESS & HEALTH

Apakah Aman Berhubungan Seks saat Menstruasi? Simak Penjelasan dan Risikonya

Medcom
Sabtu 19 November 2022 / 23:34
Jakarta: Hanya karena kamu sedang menstruasi, bukan berarti harus meninggalkan aktivitas seksual. Meskipun seks saat menstruasi bisa sedikit berantakan, namun hal tersebut masih tergolong aman.  

Berhubungan seks pada saat menstruasi sebenarnya bisa memberikan beberapa keuntungan, termasuk meredakan kram. Bagi sebagian wanita, seks saat menstruasi bahkan bisa lebih menyenangkan daripada waktu normalnya.

Bahkan ada penelitian yang diterbitkan di Cephalalgia menyimpulkan bahwa, aktivitas seksual dapat mengurangi migrain dan sakit kepala cluster untuk beberapa orang. Berikut ini beberapa manfaat melakukan seks saat menstruasi berlangsung:
 

1. Menghindari kram


Saat berhubungan seks, kamu akan mengalami orgasme, otot rahim juga berkontraksi dan memberi kelegaan dari kram menstruasi. Seks juga memicu pelepasan zat kimia yang disebut endorfin, yang membuatmu merasa nyaman.
 

2. Periode lebih pendek


Berhubungan seks dapat membuat menstruasi kamu lebih pendek. Kontraksi otot saat orgasme mendorong isi rahim keluar lebih cepat. Itu bisa menghasilkan periode yang lebih pendek.
 

3. Peningkatan gairah seks


Libido kamu berubah sepanjang siklus menstruasi berkat fluktuasi hormonal. Sementara banyak wanita mengatakan dorongan seks mereka meningkat selama ovulasi, yaitu sekitar dua minggu sebelum menstruasi.
 

4. Pelumasan alami


Kamu dapat menyimpan KY selama periode menstruasi dan darah akan bertindak sebagai pelumas alami.
 

5. Meredakan sakit kepala


Sekitar setengah dari wanita mengalami migrain selama menstruasi. Meskipun kebanyakan wanita dengan migrain menstruasi menghindari seks. Namun, masih banyak dari mereka yang berhubungan seks mengatakan itu sebagian atau seluruhnya meredakan sakit kepala yang dialami.
 

Apa efek sampingnya?


Walaupun seks saat menstruasi terbilang aman, tetapi kamu juga perlu mengetahui terkait IMS, infeksi kelamin, serta kehamilan. Berhubungan seks selama menstruasi juga memiliki risiko terkena infeksi menular seksual (IMS) seperti HIV atau hepatitis.

Virus ini hidup dalam darah, dan dapat menyebar melalui kontak dengan darah menstruasi yang terinfeksi. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kondom agar mengurangi resiko penyebaran IMS.
 

Apakah seks saat menstruasi bisa hamil?


Kemungkinan besar bisa hamil selama ovulasi, yang terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi dimulai. Namun panjang siklus setiap wanita berbeda, dan panjang siklus bisa berubah setiap bulan. Jika kamu memiliki siklus menstruasi yang pendek, risiko untuk hamil selama menstruasi lebih tinggi.

Pertimbangkan juga bahwa sperma dapat tetap hidup di dalam tubuh hingga tujuh hari. Apabila kamu memiliki siklus 22 hari dan berovulasi segera setelah menstruasi, ada kemungkinan kamu akan melepaskan sel telur saat sperma masih berada di saluran reproduksi.

Nandhita Nur Fadjriah
 
(FIR)

MOST SEARCH