FITNESS & HEALTH

Alasan Teh Hijau jadi Teh Terbaik untuk Melawan Penuaan

Raka Lestari
Sabtu 01 Januari 2022 / 18:12
Jakarta: Menambahkan secangkir teh pada rutinitas harian bisa memberikan banyak keuntungan. Selain efeknya yang menenangkan dan rasanya yang nikmat, secangkir teh juga bisa memiliki banyak manfaat kesehatan yang mengejutkan. Mulai dari meningkatkan kesehatan otak, menurunkan kolesterol jahat, dan mengurangi risiko kanker, dan masih banyak lagi.

Menyeruput segelas teh yang kaya antioksidan juga dapat membantu melawan penuaan, tetapi tidak semua jenis teh memiliki manfaat anti penuaan yang sama. Lalu, jenis teh apa yang terbaik untuk melawan penuaan?
 

Manfaat teh hijau


“Dalam hal sifat anti-penuaan, teh hijau tidak ada bandingannya. Teh hijau mengandung antioksidan yang disebut epigallocatechin gallate, atau EGCG, yang efektif meremajakan sel-sel kulit yang sudah tua,” kata Michael Garrico, ahli gizi yang juga co- founder TotalShape.

Teh hijau kaya akan vitamin B dan vitamin E, yang keduanya penting untuk kesehatan kulit. Lebih lanjut, Garrico menambahkan bahwa vitamin B2 dapat membantu menjaga kulit awet muda dan kencang. Sedangkan vitamin E mendorong pertumbuhan sel kulit baru dan membuat kulit lebih lembut dan lebih bercahaya.

"Teh hijau dikemas dengan antioksidan, yang memiliki manfaat kesehatan yang luas, dari mencegah penyakit, mengurangi peradangan, dan bahkan berpotensi mencegah kanker. Fakta ini saja membuat teh hijau menjadi minuman yang sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari untuk kesehatan dan umur panjang secara keseluruhan," kata ahli diet terdaftar Trista Best, MPH, RD, LD.

Best juga menambahkan, antioksidan ini bekerja di dalam tubuh untuk mencegah dan mengurangi kerusakan sel dari racun dan radikal bebas, yang dapat menyebabkan metabolisme melambat secara signifikan.

"Tubuh biasanya mendapatkan antioksidan umumnya dari senyawa tanaman, fitonutrien, dan asam amino dalam makanan yang kita makan dan teh herbal yang kita minum seperti teh hijau," kata Best.

Namun, Garrico memperingatkan bahwa karena kandungan kafein, minum teh hijau untuk waktu yang lama atau dalam dosis tinggi (lebih dari 8 cangkir per hari) mungkin berbahaya.

”Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, gugup, masalah tidur, muntah, diare, gampang marah, detak jantung tidak teratur, tremor, mulas, pusing, telinga berdenging, dan kejang. Teh hijau juga mengandung bahan kimia, yang bila dikonsumsi dalam jumlah besar dikaitkan dengan kerusakan hati," tutup Garrico.
(FIR)

MOST SEARCH