FITNESS & HEALTH

Cek Gejala Influenza A yang Bikin 'Remuk' Body!

Yatin Suleha
Rabu 30 September 2026 / 18:36
Ringkasnya gini..
  • Kasus Influenza A kembali ramai disorot seiring meningkatnya angka hasil tes positif influenza di Indonesia.
  • Kalau dilihat berdasarkan kelompok usia, varian subclade K ini paling banyak ditemukan pada anak-anak hingga remaja.
  • Gak cuma itu, Kemenkes juga terus memantau temuan varian Influenza A(H3N2) subclade K di Tanah Air.
Jakarta: Kasus Influenza A kembali ramai disorot seiring meningkatnya angka hasil tes positif influenza di Indonesia.

Laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) per 26 September 2026 mencatat, tingkat kepositifan influenza pada pengawasan ILI di minggu ke-37 naik jadi 58,59% dari minggu sebelumnya yang berada di angka 53,71%. 

Dari 198 sampel yang diperiksa, sebanyak 105 sampel terdeteksi positif Influenza A(H1N1)pdm09 dan 7 sampel positif Influenza A(H3N2).

Gak cuma itu, Kemenkes juga terus memantau temuan varian Influenza A(H3N2) subclade K di Tanah Air. Hingga minggu ke-37 tahun 2026, sudah ditemukan 188 kasus yang tersebar di 20 provinsi, dengan jumlah terbanyak ada di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. 
 
Kalau dilihat berdasarkan kelompok usia, varian subclade K ini paling banyak ditemukan pada anak-anak hingga remaja, yaitu rentang usia 0–4 tahun, 5–9 tahun, dan 10–17 tahun.

Head of Health Analytics Allianz Life Indonesia, dr. Tubagus Argie F. S. Sunartadirdja mengatakan, "Peningkatan proporsi positif influenza menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika muncul gejala seperti demam, batuk, dan tubuh terasa lemas."

 
flu a (3)
(Influenza A merupakan infeksi virus menular dengan gejala ringan hingga berat. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 
Salah satu karakteristik Influenza A adalah kemampuannya mengalami perubahan genetik. Karena itu, pemantauan terhadap jenis dan karakteristik virus yang beredar menjadi bagian penting dalam pengawasan influenza. 

Gejala Influenza A umumnya dapat muncul secara tiba-tiba, dan beberapa gejala perlu diperhatikan antara lain:

- Demam atau menggigil
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau pilek
- Sakit kepala
- Nyeri otot dan tubuh terasa pegal
- Lemas dan mudah lelah
- Penurunan nafsu makan

Pada anak-anak, infeksi juga dapat disertai mual, muntah, atau diare. Gejala dapat berbeda pada setiap orang sehingga kondisi tubuh secara keseluruhan tetap perlu diperhatikan. 
 
Karena itu, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi risiko penularan Influenza A, antara lain:

- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin
- Menggunakan masker ketika sedang sakit. Jika memungkinkan hindari keluar rumah saat tubuh sedang tidak fit
- Menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan
- Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami gejala influenza
- Memastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup
- Memenuhi kebutuhan cairan dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang
- Mendapatkan vaksinasi influenza sesuai rekomendasi tenaga kesehatan


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH