FITNESS & HEALTH

Niatnya Sehat, Eh Malah Bingung! Mending Air Lemon atau Air Putih?

Mia Vale
Kamis 25 Juni 2026 / 20:46
Ringkasnya gini..
  • Habis olahraga atau kepanasan di bawah terik matahari, minum air dingin itu emang juaranya.
  • Tapi, kadang air putih biasa terasa ngebosenin, ya? Makanya, banyak yang beralih ke air lemon karena rasa asam-manisnya yang nyegerin.
  • Air berperan dalam pencernaan, penyerapan nutrisi, pengaturan tekanan darah, pengaturan suhu tubuh, pembuangan sisa metabolisme dan lainnya.
Jakarta: Habis olahraga atau kepanasan di bawah terik matahari, minum air dingin itu emang juaranya. Tapi, kadang air putih biasa terasa ngebosenin, ya? 

Makanya, banyak yang beralih ke air lemon karena rasa asam-manisnya yang nyegerin—apalagi pas lagi ngetren di media sosial. Tapi, kalau dibandingin soal hidrasi, mana sih yang sebenarnya lebih oke?
   

Khasiat air putih


Air putih tidak mengandung kalori, namun sangat penting bagi tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. 

"Air sangat penting bagi fungsi vital tubuh dan hampir setiap proses fisiologis," ujar Vanessa Imus, M.S., R.D.N., pemilik Integrated Nutrition for Weight Loss di Bothell, Washington, melalui laman Prevention. 

Air berperan dalam pencernaan, penyerapan nutrisi, pengaturan tekanan darah, pengaturan suhu tubuh, pembuangan sisa metabolisme, pelumasan sendi, fungsi kognitif, serta suasana hati. 

Jika kurang minum air, hal ini dapat menimbulkan masalah seperti kulit kering, kram otot, sembelit, sakit kepala, dan masalah yang lebih serius jika kamu mengalami dehidrasi parah. 
“Hidrasi memengaruhi energi dan fokus kita, bahkan dehidrasi ringan pun dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan rasa lelah,” tambah Anar Allidina, M.P.H., R.D., seorang ahli gizi terdaftar yang berbasis di Toronto. 

Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga dapat membantu menstabilkan nafsu makan dan mendukung proses metabolisme.
 

Manfaat air lemon 



(Air lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Menambahkan lemon ke dalam air minum, memang memberikan tambahan cita rasa tanpa perlu menambahkan gula. Menambahkan lemon ke dalam air minum memberikan sedikit tambahan vitamin C untuk kesehatan sistem kekebalan tubuh. 

Vitamin C adalah antioksidan, artinya, zat ini dapat membantu mencegah kerusakan sel dan membuat kulit tampak lebih sehat, sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh agar lebih efektif melawan ancaman penyakit. 

Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), air perasan lemon juga mengandung sejumlah vitamin B yang dapat membantu produksi energi, serta kalium yang dapat mendukung tekanan darah yang sehat.

Air lemon hangat dapat membantu menstimulasi pencernaan secara ringan bagi sebagian orang. 

Manfaat tersebut berasal dari air itu sendiri yang membantu pergerakan makanan di saluran pencernaan, serta kandungan kalium dalam air perasan lemon yang menetralkan kadar natrium dalam tubuh guna mengurangi perut kembung. 

Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa air perasan lemon dapat membantu mencegah batu ginjal, karena kandungan sitrat di dalamnya mampu menghambat pembentukan batu ginjal (menjaga tubuh tetap terhidrasi secara umum juga mendukung pencegahan batu ginjal).
 

Potensi dampak negatif air lemon 


Menambahkan lemon ke dalam air memang membuatnya sedikit lebih asam, yang dapat menyebabkan iritasi bagi penderita refluks atau mereka yang memiliki lambung sensitif. 
Menurut Allidina, kandungan asam tersebut juga dapat mengikis email gigi jika terus-menerus mengonsumsi air lemon. 

Untuk menghindari efek samping ini, disarankan untuk menggunakan sedotan, berkumur dengan air putih setelahnya, atau meminumnya bersamaan dengan waktu makan.
 

Air lemon vs. air putih: Mana yang lebih baik? 


Minum air lemon dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan hidrasi sekaligus memberikan asupan nutrisi tambahan yang mungkin tidak diperoleh dari air biasa. 

Meski demikian, air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk mendukung kebutuhan tubuh. 
Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk memulai hari dengan berkisar 470 ml (16 ons) air lemon, lalu beralih ke air putih untuk sisa hari tersebut. 
 
Minum air lemon di pagi hari membantu memulai hidrasi lebih awal dan membangunkan sistem pencernaan. 

Menurut Cleveland Clinic, kandungan asam dalam air perasan lemon membantu melengkapi asam lambung, sehingga memastikan ketersediaan asam yang cukup untuk mencerna makanan yang kamu konsumsi sepanjang hari dengan baik. 

Selain itu, jika kamu hanya minum air lemon sekali sehari, tidak perlu khawatir akan dampak negatif terhadap email gigi ataupun risiko asam memicu refluks. Apalagi jika kamu hanya mengonsumsi satu atau dua gelas air lemon per hari. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH