FITNESS & HEALTH

Mengenal Kondisi Radang Dingin: Penyebab, Gejala, dan Mengatasinya

Medcom
Sabtu 01 Juli 2023 / 13:18
Jakarta: Radang dingin atau bahasa kerennya Frostbite adalah kondisi yang terjadi ketika kulit dan jaringan di bawahnya membeku. Penyebabnya, terpapar suhu dingin yang ekstrem.

Radang dingin biasanya menyerang bagian tubuh yang jauh dari jantung, seperti jari tangan, kaki, hidung, telinga, dan pipi. Radang dingin dapat menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, otot, saraf, dan pembuluh darah.

Radang dingin dapat terjadi saat berlibur di daerah bersalju atau berangin kencang, terutama jika tidak menggunakan pakaian yang cukup hangat dan tebal. Namun, radang dingin juga dapat terjadi saat musim kemarau di Indonesia lho, penyebabnya karena suhu udara bisa turun di malam hari atau saat hujan.

Menurut dokter Rizal Fadli via Halodoc, kulit yang terkena cuaca dingin dan berangin kencang paling mudah terkena radang dingin. Namun, perlu diingat, radang dingin juga bisa menyerang kulit yang tertutupi sarung tangan atau pakaian lain.

Radang dingin lebih berisiko dialami oleh orang-orang yang memiliki penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, atau gangguan sirkulasi darah.
 
Gejala radang dingin antara lain rasa mati rasa, kesemutan, atau nyeri pada bagian tubuh yang terkena. Kulit juga bisa berubah warna menjadi putih, abu-abu, biru, atau hitam. Kulit juga bisa menjadi kaku, keras, atau berkerak. Jika radang dingin parah, bisa terjadi pembengkakan, lepuh, atau infeksi.

Untuk mencegah radang dingin, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti:

- Mengenakan pakaian yang hangat, tebal, dan kering. Gunakan sarung tangan, kaos kaki, sepatu bot, topi, syal, dan masker untuk melindungi bagian tubuh yang rentan.

- Menghindari paparan suhu dingin yang lama atau berulang. Jika harus berada di luar ruangan, istirahatlah secara berkala dan periksa kondisi kulit kalian.

- Mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan cukup. Hindari alkohol dan rokok yang bisa mengganggu aliran darah.

- Menjaga kebersihan kulit dan mengobati luka atau infeksi yang ada. Jangan menggaruk atau memencet kulit yang terkena radang dingin.

Jika mengalami gejala radang dingin, segera lakukan pertolongan pertama, seperti:

- Pindahkan diri ke tempat yang hangat dan kering. Jangan berjalan atau menggerakkan bagian tubuh yang terkena frostbite jika tidak perlu.

- Lepaskan pakaian atau perhiasan yang ketat atau basah yang bisa menghambat sirkulasi darah.

- Hangatkan bagian tubuh yang terkena frostbite dengan cara merendamnya dalam air hangat (tidak panas) selama 15-30 menit. Jangan menggunakan api, kompres panas, pijatan, atau gesekan untuk menghangatkan kulit.

- Keringkan kulit dengan lembut dan balut dengan kain bersih dan kering.

- Minum minuman hangat yang tidak mengandung alkohol atau kafein untuk meningkatkan suhu tubuh.

- Segera bawa ke rumah sakit atau dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Jangan menunda-nunda karena bisa menyebabkan komplikasi serius.

Fauzi Pratama Ramadhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH