FITNESS & HEALTH
Manfaat Ashwagandha yang Sering Digunakan dalam Pengobatan Ayurveda
Raka Lestari
Minggu 25 Juli 2021 / 10:00
Jakarta: Ashwagandha adalah ramuan kuno yang secara tradisional digunakan dalam pengobatan Ayurveda, sistem pengobatan berusia 3000 tahun yang berasal dari India.
Ashwagandha memiliki sifat antiinflamasi dan diklasifikasikan sebagai adaptogen atau sekelompok herbal yang dikenal untuk mengurangi kelelahan dan stres.
Ekstrak dari akar dan daun ashwagandha dapat dibeli sebagai suplemen di beberapa toko bahan makanan khusus dan toko makanan kesehatan. Dan inilah yang perlu kamu ketahui tentang potensi manfaat ashwagandha dilansir dari Insider:
Jika sedang berada dalam situasi stres atau berbahaya, tubuh akan merespons dengan melepaskan kortisol. Hormon ini menempatkan tubuh dalam mode "fight or flight" untuk membantu tubuh merespons suatu krisis.
Dalam sebuah penelitian kecil tahun 2019, orang-orang yang stres yang mengonsumsi 250 miligram (mg) atau 600 mg ashwagandha mengalami penurunan kadar kortisol secara signifikan.
“Ashwagandha adalah analgesik, zat yang dapat mengurangi rasa sakit,” kata Nicole M. Avena, PhD, asisten profesor ilmu saraf di Mount Sinai School of Medicine.
Adanya sifat penghilang rasa sakit ashwagandha adalah cyclooxygenase (COX) inhibitor. Beberapa penelitian telah menemukan inhibitor COX dapat mengurangi gejala rheumatoid arthritis mirip dengan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) seperti Aspirin dan Ibuprofen.

(Lia Tabackman dalam Insider menyebutkan bahwa kamu bisa menikmati manfaat dari daun hingga akar ashwagandha dan kini sudah tersedia baik secara bubuk hingga tablet. Foto: Dok. Terrasoul.com)
"Ashwagandha secara tradisional telah digunakan untuk meningkatkan memori dan meningkatkan kognisi," kata Avena. Sebuah studi kecil tahun 2017 menemukan orang yang mengonsumsi 300 mg ashwagandha 2 kali sehari mengalami peningkatan signifikan dalam memori, fungsi eksekutif, fokus, dan kecepatan di mana mereka dapat memproses informasi jika dibandingkan dengan kelompok plasebo.
Jika kamu kesulitan meningkatkan massa otot, ashwagandha mungkin bisa membantu. Studi menunjukkan kadar kortisol yang tinggi berdampak negatif pada massa otot.
Kemampuan ashwagandha untuk mengurangi kadar kortisol dan meningkatkan testosteron yang berkontribusi pada pertumbuhan otot bisa menjadi cara untuk mendapatkan otot yang lebih besar.
Studi menunjukkan ashwagandha dosis tinggi dapat mengobati infertilitas pria terkait dengan tingkat konsentrasi sperma yang rendah.
Sebuah penelitian kecil tahun 2013 terhadap pria yang tidak subur karena jumlah air mani yang rendah menemukan 225 mg ashwagandha yang diminum 3 kali sehari selama 12 minggu meningkatkan kesuburan dengan meningkatkan tingkat konsentrasi sperma, volume air mani, dan motilitas sperma atau kemampuan sperma untuk bergerak secara efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Ashwagandha memiliki sifat antiinflamasi dan diklasifikasikan sebagai adaptogen atau sekelompok herbal yang dikenal untuk mengurangi kelelahan dan stres.
Ekstrak dari akar dan daun ashwagandha dapat dibeli sebagai suplemen di beberapa toko bahan makanan khusus dan toko makanan kesehatan. Dan inilah yang perlu kamu ketahui tentang potensi manfaat ashwagandha dilansir dari Insider:
1. Meringankan kecemasan dan stres
Jika sedang berada dalam situasi stres atau berbahaya, tubuh akan merespons dengan melepaskan kortisol. Hormon ini menempatkan tubuh dalam mode "fight or flight" untuk membantu tubuh merespons suatu krisis.
Dalam sebuah penelitian kecil tahun 2019, orang-orang yang stres yang mengonsumsi 250 miligram (mg) atau 600 mg ashwagandha mengalami penurunan kadar kortisol secara signifikan.
2. Menenangkan arthritis
“Ashwagandha adalah analgesik, zat yang dapat mengurangi rasa sakit,” kata Nicole M. Avena, PhD, asisten profesor ilmu saraf di Mount Sinai School of Medicine.
Adanya sifat penghilang rasa sakit ashwagandha adalah cyclooxygenase (COX) inhibitor. Beberapa penelitian telah menemukan inhibitor COX dapat mengurangi gejala rheumatoid arthritis mirip dengan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) seperti Aspirin dan Ibuprofen.

(Lia Tabackman dalam Insider menyebutkan bahwa kamu bisa menikmati manfaat dari daun hingga akar ashwagandha dan kini sudah tersedia baik secara bubuk hingga tablet. Foto: Dok. Terrasoul.com)
3. Meningkatkan fungsi kognitif
"Ashwagandha secara tradisional telah digunakan untuk meningkatkan memori dan meningkatkan kognisi," kata Avena. Sebuah studi kecil tahun 2017 menemukan orang yang mengonsumsi 300 mg ashwagandha 2 kali sehari mengalami peningkatan signifikan dalam memori, fungsi eksekutif, fokus, dan kecepatan di mana mereka dapat memproses informasi jika dibandingkan dengan kelompok plasebo.
4. Meningkatkan massa otot
Jika kamu kesulitan meningkatkan massa otot, ashwagandha mungkin bisa membantu. Studi menunjukkan kadar kortisol yang tinggi berdampak negatif pada massa otot.
Kemampuan ashwagandha untuk mengurangi kadar kortisol dan meningkatkan testosteron yang berkontribusi pada pertumbuhan otot bisa menjadi cara untuk mendapatkan otot yang lebih besar.
5. Meningkatkan kesuburan pada pria
Studi menunjukkan ashwagandha dosis tinggi dapat mengobati infertilitas pria terkait dengan tingkat konsentrasi sperma yang rendah.
Sebuah penelitian kecil tahun 2013 terhadap pria yang tidak subur karena jumlah air mani yang rendah menemukan 225 mg ashwagandha yang diminum 3 kali sehari selama 12 minggu meningkatkan kesuburan dengan meningkatkan tingkat konsentrasi sperma, volume air mani, dan motilitas sperma atau kemampuan sperma untuk bergerak secara efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)