FITNESS & HEALTH

Bukan Cuma Niat, Segini Budget yang Rela Dikeluarkan Pekerja Indonesia demi Hidup Sehat

Muhammad Syahrul Ramadhan
Selasa 26 Mei 2026 / 18:59
Ringkasnya gini..
  • Riset Populix mencatat 64% pekerja Indonesia berkomitmen mengeluarkan dana rutin bulanan untuk keperluan olahraga dan kebugaran mereka.
  • Rata-rata pengeluaran bulanan pekerja untuk olahraga berada di angka Rp391.844, dengan 14% di antaranya menghabiskan di atas Rp600.000.
  • Alokasi dana terbesar digunakan untuk membership gym, pakaian olahraga, sepatu, hingga konsumsi suplemen kesehatan dan vitamin.
Jakarta: Bagi masyarakat urban dan para pekerja di Indonesia, olahraga kini bukan lagi sekadar aktivitas pengisi waktu luang atau tren sesaat. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah kepungan deadline membuat olahraga bergeser menjadi sebuah kebutuhan esensial yang masuk dalam list pengeluaran bulanan.

Fenomena ini terekam jelas dalam studi terbaru Populix bertajuk "How Sport is Becoming Part of Work and Regular Activity Among Indonesian Workers". Riset yang dilakukan terhadap 840 pekerja muda urban ini membedah bagaimana profil pekerja masa kini sangat sadar akan investasi tubuh.

"Melalui studi ini, kami mengulas secara mendalam mengenai perubahan kebiasaan berolahraga di kalangan pekerja muda urban yang turut mengubah pola konsumsi mereka. Mulai dari profil pegiatnya yang kian dinamis hingga bagaimana implikasinya terhadap lanskap bisnis saat ini. Tren ini membuka peluang baru yang sangat besar bagi industri kesehatan dan kebugaran untuk terus bertumbuh," ungkap Retno Gumelar, selaku Quantitative Research Manager Populix.

Bergeser ke Layanan Berbayar

Data riset menunjukkan bahwa olahraga telah bertransformasi menjadi paid lifestyle atau gaya hidup berbayar. Sebanyak 64% pekerja menyatakan telah berkomitmen untuk mengeluarkan dana khusus untuk keperluan olahraga mereka. Pengeluaran ini dialokasikan ke berbagai fasilitas, dengan rincian sebagai berikut:
  • 29% memilih untuk berlangganan keanggotaan gym (gym membership).
  • 24% memilih membayar secara berkala untuk kelas olahraga tertentu, studio, atau penyewaan lapangan/acara (court rental/events).
  • 16% berlangganan kelas atau studio olahraga secara rutin (class/studio subscription).
  • 15% memanfaatkan teknologi dengan berlangganan aplikasi kebugaran atau olahraga digital (fitness/work out app subscription)
Sementara itu, hanya ada sekitar 36% pekerja yang masih memilih untuk melakukan aktivitas olahraga secara gratis tanpa memakan biaya.

Berapa Rata-Rata Pengeluaran Per Bulan?

Melihat dari besaran anggaran yang dialokasikan, Populix mencatat bahwa nilai rata-rata (mean score) pengeluaran pekerja Indonesia untuk olahraga berada di angka Rp391.844 setiap bulannya.

Jika dibedah lebih dalam berdasarkan porsi pengeluaran per bulannya, berikut adalah sebaran pengeluaran para pekerja:
  • Kurang dari Rp 100.000: 6%
  • Rp 100.000 – Rp 200.000: 20%
  • Rp 200.001 – Rp 300.000: 20%
  • Rp 300.001 – Rp 400.000: 14%
  • Rp 400.001 – Rp 500.000: 12%
  • Rp 500.001 – Rp 600.000: 13%
  • Lebih dari Rp 600.000: 14%

Konsumsi Produk Kesehatan dan Perlengkapan Pendukung

Investasi para pekerja ternyata tidak berhenti pada biaya fasilitas atau aplikasi saja. Untuk mengoptimalkan performa tubuh, energi, pemulihan (recovery), dan menjaga imunitas, mereka juga mengonsumsi berbagai macam produk kesehatan.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, produk olahraga yang paling banyak dibeli oleh pekerja meliputi pakaian olahraga (sportswear) sebanyak 72% dan sepatu olahraga (sport shoes) sebesar 67%. Selain itu, sebanyak 60% pekerja rutin membeli vitamin dan suplemen bermerek, diikuti oleh minuman kesehatan untuk pencernaan (probiotic/gut health) sebanyak 53%, serta minuman isotonik/elektrolit sebesar 47%. Hal ini membuktikan bahwa pekerja Indonesia saat ini sangat siap dari segi finansial demi mendapatkan kualitas hidup yang seimbang.

(Fany Wirda Putri)

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(RUL)

MOST SEARCH