FITNESS & HEALTH
Bukan Cuma Buat Gym, Ini Alasan Protein Penting Setiap Hari
A. Firdaus
Selasa 05 Mei 2026 / 18:23
- Nutrisi ini berperan dalam menjaga kekuatan, energi, pemulihan, hingga kesejahteraan secara keseluruhan.
- Protein bekerja membantu pemulihan sekaligus menjaga massa otot tanpa lemak.
- Gaya hidup modern sering kali membuat pemenuhan protein menjadi tantangan.
Jakarta: Protein selama ini identik dengan atlet, rutinitas gym, atau program penurunan berat badan. Padahal, perannya jauh lebih luas dari sekadar mendukung performa fisik.
Director of Sports Performance and Nutrition Education di Herbalife, Krissy Ladner, menjelaskan bahwa protein merupakan fondasi penting bagi orang dewasa yang aktif. Nutrisi ini berperan dalam menjaga kekuatan, energi, pemulihan, hingga kesejahteraan secara keseluruhan.
“Baik seseorang rutin berolahraga, aktif bekerja, atau sekadar ingin merasa lebih kuat, asupan protein yang konsisten sangat penting untuk mendukung gaya hidup aktif,” ujar Ladner.
Protein berfungsi sebagai bahan dasar untuk menjaga dan memperbaiki jaringan otot. Setiap aktivitas, mulai dari berjalan, mengangkat barang, hingga berolahraga, memberi tekanan pada serat otot. Di sinilah protein bekerja membantu pemulihan sekaligus menjaga massa otot tanpa lemak.
Proses ini penting untuk mendukung kekuatan fisik, mobilitas, serta kesehatan metabolisme dalam jangka panjang. Massa otot tanpa lemak juga berperan aktif dalam penggunaan energi tubuh, sehingga turut mendukung metabolisme dan pengelolaan berat badan.
Masih banyak yang mengira protein hanya dibutuhkan setelah olahraga berat. Padahal, manfaat optimal justru diperoleh saat protein dikonsumsi secara konsisten sepanjang hari.
Distribusi protein di setiap waktu makan membantu menjaga energi tetap stabil, mempertahankan massa otot, serta mengontrol nafsu makan. Makanan tinggi protein juga cenderung lebih mengenyangkan, sehingga dapat mencegah penurunan energi akibat konsumsi karbohidrat olahan berlebih.
“Pendekatan ini juga mendukung pemulihan dari aktivitas sehari-hari. Mengombinasikan protein dengan karbohidrat setelah beraktivitas membantu mengisi energi sekaligus memperbaiki otot,” jelas Ladner.
Kualitas dan variasi sumber protein juga tak kalah penting. Protein hewani tanpa lemak seperti ikan, unggas, telur, dan produk susu rendah lemak menyediakan asam amino esensial yang mudah diserap tubuh.
Di sisi lain, sumber nabati seperti kacang-kacangan, kedelai, biji-bijian, dan gandum utuh tidak hanya menyediakan protein, tetapi juga serat dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan.
Mengombinasikan berbagai sumber protein dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus meningkatkan kualitas pola makan secara keseluruhan.
Gaya hidup modern sering kali membuat pemenuhan protein menjadi tantangan. Jadwal padat dan waktu makan terbatas dapat menyebabkan asupan tidak terpenuhi.
Sebagai solusi, camilan tinggi protein, smoothie, atau shake bisa menjadi pilihan praktis tanpa harus menambah kalori berlebih.
Seiring bertambahnya usia, tubuh menjadi kurang efisien dalam mempertahankan massa otot. Kondisi ini bahkan bisa dimulai sejak usia paruh baya dan berdampak pada kekuatan, keseimbangan, serta mobilitas.
Asupan protein yang cukup membantu menjaga massa otot, sehingga mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari naik tangga hingga membawa barang, serta menjaga kemandirian dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, kunci konsumsi protein bukanlah berlebihan atau terlalu ketat, melainkan konsistensi. Kebiasaan sederhana seperti menambahkan protein saat sarapan atau merencanakan asupan di hari sibuk dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.
“Protein bukan hanya untuk atlet. Ini adalah nutrisi harian yang mendukung pergerakan, pemulihan, dan vitalitas jangka panjang,” tutup Ladner.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Director of Sports Performance and Nutrition Education di Herbalife, Krissy Ladner, menjelaskan bahwa protein merupakan fondasi penting bagi orang dewasa yang aktif. Nutrisi ini berperan dalam menjaga kekuatan, energi, pemulihan, hingga kesejahteraan secara keseluruhan.
“Baik seseorang rutin berolahraga, aktif bekerja, atau sekadar ingin merasa lebih kuat, asupan protein yang konsisten sangat penting untuk mendukung gaya hidup aktif,” ujar Ladner.
Lebih dari sekadar untuk gym
Protein berfungsi sebagai bahan dasar untuk menjaga dan memperbaiki jaringan otot. Setiap aktivitas, mulai dari berjalan, mengangkat barang, hingga berolahraga, memberi tekanan pada serat otot. Di sinilah protein bekerja membantu pemulihan sekaligus menjaga massa otot tanpa lemak.
Proses ini penting untuk mendukung kekuatan fisik, mobilitas, serta kesehatan metabolisme dalam jangka panjang. Massa otot tanpa lemak juga berperan aktif dalam penggunaan energi tubuh, sehingga turut mendukung metabolisme dan pengelolaan berat badan.
Konsistensi sepanjang hari
Masih banyak yang mengira protein hanya dibutuhkan setelah olahraga berat. Padahal, manfaat optimal justru diperoleh saat protein dikonsumsi secara konsisten sepanjang hari.
Distribusi protein di setiap waktu makan membantu menjaga energi tetap stabil, mempertahankan massa otot, serta mengontrol nafsu makan. Makanan tinggi protein juga cenderung lebih mengenyangkan, sehingga dapat mencegah penurunan energi akibat konsumsi karbohidrat olahan berlebih.
“Pendekatan ini juga mendukung pemulihan dari aktivitas sehari-hari. Mengombinasikan protein dengan karbohidrat setelah beraktivitas membantu mengisi energi sekaligus memperbaiki otot,” jelas Ladner.
Pentingnya sumber protein berkualitas
Kualitas dan variasi sumber protein juga tak kalah penting. Protein hewani tanpa lemak seperti ikan, unggas, telur, dan produk susu rendah lemak menyediakan asam amino esensial yang mudah diserap tubuh.
Di sisi lain, sumber nabati seperti kacang-kacangan, kedelai, biji-bijian, dan gandum utuh tidak hanya menyediakan protein, tetapi juga serat dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan.
Mengombinasikan berbagai sumber protein dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus meningkatkan kualitas pola makan secara keseluruhan.
Solusi praktis di tengah rutinitas
Gaya hidup modern sering kali membuat pemenuhan protein menjadi tantangan. Jadwal padat dan waktu makan terbatas dapat menyebabkan asupan tidak terpenuhi.
Sebagai solusi, camilan tinggi protein, smoothie, atau shake bisa menjadi pilihan praktis tanpa harus menambah kalori berlebih.
Peran penting seiring bertambahnya usia
Seiring bertambahnya usia, tubuh menjadi kurang efisien dalam mempertahankan massa otot. Kondisi ini bahkan bisa dimulai sejak usia paruh baya dan berdampak pada kekuatan, keseimbangan, serta mobilitas.
Asupan protein yang cukup membantu menjaga massa otot, sehingga mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari naik tangga hingga membawa barang, serta menjaga kemandirian dalam jangka panjang.
Kunci utama: konsistensi
Pada akhirnya, kunci konsumsi protein bukanlah berlebihan atau terlalu ketat, melainkan konsistensi. Kebiasaan sederhana seperti menambahkan protein saat sarapan atau merencanakan asupan di hari sibuk dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.
“Protein bukan hanya untuk atlet. Ini adalah nutrisi harian yang mendukung pergerakan, pemulihan, dan vitalitas jangka panjang,” tutup Ladner.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)