FITNESS & HEALTH

Definisi Diet Happy: Tetap Makan Karbo, tapi Body Goal Tetap Tercapai

Yatin Suleha
Kamis 16 April 2026 / 16:57
Ringkasnya gini..
  • Banyak yang mikir kalau mau diet itu wajib banget musuhan sama karbo.
  • Padahal, kenyataannya gak harus sampai segitunya juga, kok!
  • Berikut adalah empat jenis diet rendah karbohidrat yang bisa dijadikan pilihan.
Jakarta: Banyak yang mikir kalau mau diet itu wajib banget musuhan sama karbo. Padahal, kenyataannya gak harus sampai segitunya juga, kok!

Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama, terutama untuk aktivitas sehari-hari. Kunci dari diet yang efektif bukan sekadar menghindari karbo, tetapi mengatur jenis dan porsinya agar tetap seimbang. 

Saat ini, ada berbagai metode diet rendah karbohidrat yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup, tanpa harus membuat tubuh merasa lemas atau tersiksa. Dengan cara yang tepat, berat badan bisa turun secara bertahap dan lebih sehat. 
 
Dilansir dari Eka Hospital, berikut adalah empat jenis diet rendah karbohidrat yang bisa dijadikan pilihan.


Jenis diet rendah karbohidrat
 

1. Diet ketogenik (keto)




(Diet keto fokus utamanya adalah memangkas karbohidrat (< 50 gram/hari) guna mencapai penurunan berat badan cepat. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Diet ini termasuk yang cukup populer, karena mengatur asupan karbohidrat dalam jumlah sangat rendah, hanya sekitar 5-10% dari total kalori harian. Dalam praktiknya, asupan karbo biasanya dibatasi sekitar 20-50 gram per hari.

Karena karbohidrat yang masuk sangat sedikit, tubuh akan beralih menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Proses ini menghasilkan zat bernama keton, yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar. 

Diet ini dikenal efektif untuk menurunkan berat badan, tetapi perlu dijalani dengan perencanaan yang baik agar tetap seimbang.
 

2. Diet paleo


Diet paleo mengadaptasi pola makan manusia zaman dahulu, yaitu lebih banyak mengonsumsi makanan alami seperti daging, ikan, telur, sayur, buah, kacang, dan biji-bijian. Asupan karbohidrat tetap ada, tetapi tidak berasal dari makanan olahan.

Beberapa penelitian menunjukkan diet ini, bisa membantu menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula darah. Namun, tetap perlu diperhatikan, karena konsumsi lemak hewani, yang tinggi bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan jika tidak seimbang.
 

3. Diet Atkins


Diet Atkins merupakan salah satu metode diet rendah karbohidrat, yang memiliki tahapan cukup jelas. Pola ini dibagi menjadi empat fase:

• Fase 1 (induksi): Asupan karbohidrat sangat dibatasi, kurang dari 20 gram per hari selama dua minggu.

• Fase 2 (penyeimbang): Mulai menambahkan makanan seperti kacang-kacangan, sayuran rendah karbo, dan sedikit buah.

• Fase 3 (penyempurnaan): Saat berat badan mendekati target, jumlah karbohidrat ditambah secara bertahap hingga penurunan berat melambat.

• Fase 4 (pemeliharaan): Tetap mengonsumsi karbohidrat sehat dalam jumlah yang bisa ditoleransi tubuh tanpa menyebabkan kenaikan berat badan.

Metode ini cocok untuk yang ingin menurunkan berat badan secara bertahap, tanpa perubahan drastis.
   

4. Diet mediterania


Diet ini dikenal sebagai salah satu pola makan sehat, yang tidak sepenuhnya menghilangkan karbohidrat. Fokus utamanya adalah mengurangi makanan olahan dan memilih sumber lemak sehat, seperti ikan dan minyak zaitun.

Selain membantu menjaga berat badan, diet ini juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit jantung, kanker payudara, dan diabetes tipe 2. Konsumsi daging merah dan lemak jenuh biasanya dibatasi agar tetap seimbang.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH