FITNESS & HEALTH

Penelitian Umbar Cara Covid-19 Mengancam Jiwa Seseorang

Raka Lestari
Senin 16 November 2020 / 20:08
Jakarta: Para dokter menjelaskan di pertengahan Mei lalu bahwa covid-19 dapat melakukan sesuatu yang sangat berbahaya, yaitu memblokir produksi interferon lokal dan menunda respons kekebalan, memungkinkan virus untuk mereplikasi dan menginfeksi lebih banyak sel yang tidak terkendali.

Itulah sebabnya begitu banyak tim yang memulai uji coba berbasis interferon, berpikir bahwa mengobati covid-19 dengan interferon dapat mencegah keparahan pada covid-19. Dilansir dari BGR, beberapa studi menunjukkan bahwa mencari ketidakseimbangan interferon yang tersembunyi akan memungkinkan dokter untuk menentukan, pasien covid-19 mana yang berisiko mengalami komplikasi parah.

Penelitian lainnya yang diterbitkan dalam sebuah studi di Science mengatakan bahwa 10% dari 987 pasien yang dirawat di rumah sakit dengan covid-19 parah memiliki antibodi yang menonaktifkan interferon. Ini dikenal sebagai autoantibodi dan dapat muncul pada penyakit autoimun atau kondisi medis di mana tubuh menyerang dirinya sendiri.

Studi lainnya berasal dari COVID Human Genetic Effort, yang mencakup 200 pusat penelitian di 40 negara. Menemukan bahwa autoantibodi tidak ditemukan pada sekitar 633 kelompok pasien covid-19 tanpa gejala. Jika datanya akurat, dokter yang merawat pasien covid-19 mungkin akan segera mulai menguji autoantibodi interferon untuk mendeteksi potensi kasus yang parah sedini mungkin.

“Interferon seperti alarm kebakaran dan sistem sprinkler menjadi satu,” jelas ahli virologi Angela Rasmussen kepada NBC. Jika virus dapat menekan aktivitas interferon, maka orang yang mungkin menderita kondisi interferon genetik mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit parah.
(FIR)

MOST SEARCH