FITNESS & HEALTH

Terlalu Banyak Makan Protein, Ini yang akan Terjadi pada Tubuhmu

Mia Vale
Jumat 11 November 2022 / 08:00
Jakarta: Protein adalah nutrisi penting untuk mengatur fungsi sel, membangun jaringan, dan membantu darah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Secara umum, seseorang harus mendapatkan setidaknya 0,36 gram protein per pon berat badan per hari.

Namun, mungkin untuk sebagian orang makan terlalu banyak protein dapat membebani hati dan ginjal. Bahkan, menyebabkan beberapa efek samping kecil lainnya seperti bau mulut dan kehilangan nafsu makan. 

Maka, penting untuk mengetahui sumber protein mana yang lebih baik daripada yang lain untuk menghindari risiko kesehatan. Terlebih lagi, kini ada cara untuk mengukur apakah kamu sudah mendapatkan jumlah protein yang tepat, bagaimana cara mengetahui apakah kamu mendapatkan terlalu banyak, dan kapan harus ke dokter.
 

Bila terlalu banyak protein

Sebenarnya, makan terlalu banyak protein tidak menjadi masalah bagi kebanyakan orang. Namun, bila kamu melakukannya secara berlebihan untuk jangka waktu yang lama, pada akhirnya dapat membebani sistem pencernaan, hati, dan ginjal yang menyebabkan masalah seperti:

- Dehidrasi
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Gangguan pencernaan
- Kejang

Ingat, jika lebih dari 35 persen kalori harian berasal dari protein, itulah saatnya untuk mempertimbangkan kembali dietmu. Bagi kebanyakan orang yang sehat, terlalu banyak protein tidak akan menjadi masalah. "Tubuh Anda akan menggunakan apa yang dibutuhkan untuk pemeliharaan struktural dan pergantian jaringan, dan sisanya dapat dibakar untuk energi," kata ahli diet dan ahli gizi olahraga Georgie Fear kepada Insider.

Semua protein dipecah menjadi asam amino. Jika makan lebih banyak dari yang dapat  digunakan, tubuh tidak dapat menyimpan ekstra, sehingga diproses dan akhirnya diekskresikan dalam urin. Kalori ekstra dari protein, bagaimana pun dapat disimpan sebagai lemak jika tidak digunakan.



(Protein dari sumber hewani. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Protein bagi penderita ginjal

Secara khusus, orang dengan masalah ginjal harus menghindari kelebihan protein, karena dapat menyebabkan tekanan ekstra pada ginjal dengan memaksa mereka untuk memecah dan menyaring apa pun yang tidak dapat digunakan tubuh. Penelitian juga mengaitkan asupan protein berlebih dengan risiko batu ginjal yang lebih tinggi pada orang dengan riwayat keluarga penyakit ginjal atau yang mendapatkan sebagian besar protein dari sumber hewani.

Beberapa gejala dapat menunjukkan kemungkinan penyakit atau kegagalan ginjal, masalah kesehatan yang serius dan berpotensi berbahaya, menurut National Kidney Foundation. Temui dokter jika mengalami beberapa kombinasi gejala masalah ginjal berikut:

- Kelelahan
- Sering buang air kecil
- Darah atau busa hadir dalam urin 
- Susah tidur
- Kulit kering dan gatal
- Nafsu makan buruk
- Kram otot
- Kaki atau pergelangan kaki bengkak

Sekali lagi, protein adalah nutrisi penting untuk kesehatan dan kebanyakan orang tidak perlu khawatir untuk mendapatkan terlalu banyak. Namun, kamu harus mencari sumber protein yang lebih sehat seperti daging tanpa lemak dan makanan nabati untuk menghindari risiko penyakit kronis yang lebih tinggi. Orang dengan masalah ginjal harus memantau asupan protein dengan hati-hati, karena terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
(yyy)

MOST SEARCH