FITNESS & HEALTH

Penyakit yang Berkaitan dengan Paru-Paru, Seperti yang Dialami oleh Syekh Ali Jaber

Raka Lestari
Minggu 17 Januari 2021 / 07:00
Jakarta: Pada hari Kamis, 14 Januari 2021 lalu salah satu ulama terkenal di Indonesia, Syekh Ali Jaber menghembuskan napas terakhirnya.

Penyebab wafatnya ulama yang berasal dari Arab Saudi ini masih belum diketahui, tetapi Ustadz Yusuf Mansyur yang juga dekat dengan Syekh Ali Jaber menyebut adanya penyakit yang berkaitan dengan paru-paru.

Diketahui memang beberapa waktu lalu, Syekh Ali Jaber sempat terinfeksi covid-19 namun memang sudah sempat sembuh dari covid-19. Dan memang covid-19 bisa berdampak pada organ paru-paru terutama jika sudah dalam kondisi yang parah.

Dikutip dari Healthline, selain covid-19 berikut ini adalah penyakit yang menyerang organ paru-paru:
 

1. Asma 


Asma adalah salah satu jenis penyakit paru-paru kronis yang paling umum. Saat terjadi serangan asma, paru-paru akan menjadi bengkak dan sempit sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. 

Asma biasanya terjadi pada masa anak-anak, meskipun ketika tumbuh dewasa pun bisa terkena. Saat ini belum diketahui mengapa seseorang terkena asma, tetapi dipercaya bahwa faktor genetik sangat berperan.
 

2. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)


Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit paru-paru kronis di mana paru-paru mengalami peradangan, sehingga membuat seseorang yang mengalaminya sulit bernapas. 

Peradangan menyebabkan produksi lendir yang berlebihan dan penebalan lapisan pada paru-paru. Kantung udara, atau alveoli, menjadi kurang efisien dalam membawa oksigen masuk dan mengirimkan karbon dioksida.
 

3. Hipertensi paru


Hipertensi paru adalah tekanan darah tinggi di paru-paru. Tidak seperti tekanan darah tinggi biasa, yang memengaruhi semua pembuluh darah di tubuh, hipertensi paru hanya memengaruhi pembuluh darah di antara jantung dan paru-paru. 

Pembuluh darah ini menjadi menyempit dan terkadang tersumbat, serta kaku dan tebal. Sehingga jantung harus bekerja lebih keras dan mendorong darah dengan lebih kuat yang meningkatkan tekanan darah di arteri dan kapiler paru.
 

4. Fibrosis kistik


Fibrosis kistik adalah penyakit paru-paru bawaan yang menyerang anak-anak yang baru lahir. Penyakit ini mengubah susunan lendir dalam tubuh. Bukannya licin dan berair, lendir pada penderita fibrosis kistik justru kental, lengket, dan berlebihan.

Lendir yang kental ini dapat menumpuk di paru-paru dan membuat pasien lebih sulit bernapas. Dengan banyaknya bakteri di sekitarnya, bakteri tumbuh lebih mudah, meningkatkan risiko infeksi paru-paru.
 

5. Pneumonia 


Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Mikroorganisme tumbuh dan berkembang di paru-paru, menimbulkan gejala yang sulit. 

Kantung udara menjadi meradang dan mungkin terisi dengan cairan, yang mengganggu aliran oksigen. Sebagian besar waktu orang pulih dalam beberapa minggu. Namun, terkadang penyakit ini terus berlanjut dan bahkan bisa mengancam nyawa.
(TIN)

MOST SEARCH