FITNESS & HEALTH
Jangan Asal Telan! Spill Aturan Minum Vitamin D Biar Kulit & Tulang Makin Sehat
Aulia Putriningtias
Senin 03 Agustus 2026 / 13:46
- Perlu kamu ketahui bahwa vitamin D merupakan nutrisi esensial.
- Vitamin ini berperan penting dalam pembentukan dan kekuatan tulang, mendukung sistem imun, serta membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh.
- Sumber utama vitamin D adalah paparan sinar matahari.
Jakarta: Kita sering dihadapkan oleh permasalahan dalam mengonsumsi vitamin D. Sebenarnya, kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin ini?
Perlu kamu ketahui bahwa vitamin D merupakan nutrisi esensial. Vitamin ini berperan penting dalam pembentukan dan kekuatan tulang, mendukung sistem imun, serta membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh.
Sumber utama vitamin D adalah paparan sinar matahari. Namun, tidak sedikit orang Indonesia yang memerlukan tambahan suplemen karena tidak cukup untuk kebutuhannya.
Penyerapan vitamin D dapat dipengaruhi oleh waktu dan cara konsumsinya. Oleh karena itu, memahami waktu terbaik minum vitamin D dan cara mengonsumsinya dengan tepat dapat memaksimalkan vitamin ini.
Waktu terbaik minum vitamin D umumnya adalah setelah makan. Hal ini terutama setelah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan, telur, kacang-kacangan, atau alpukat.
Hal ini dikarenakan vitamin D termasuk vitamin yang larut dalam lemak. Jadi, penyerapannya dapat lebih optimal jika dikonsumsi bersama makanan berlemak.
Selain itu, vitamin D biasanya lebih dianjurkan diminum pada pagi atau siang hari. Hal ini dikarenakan saat waktu tersebut, metabolisme tubuh sedang aktif sehingga penyerapan nutrisi dapat berlangsung lebih baik.
Beberapa orang juga merasa lebih nyaman mengonsumsi vitamin D pada pagi atau siang hari. Alasannya karena ada kemungkinan suplemen ini memengaruhi kualitas tidur jika diminum terlalu dekat dengan waktu tidur.
Meski demikian, waktu terbaik minum vitamin D tetap dapat berbeda pada setiap orang. Hal ini tergantung kondisi kesehatan, kebutuhan tubuh, serta suplemen lain yang dikonsumsi.
Jadi, ada baiknya kamu berkonsultasi kepada dokter ahli terlebih dahulu. Hal ini karena konsumsi vitamin D yang berlebihan dapat menyebabkan kadar vitamin D terlalu tinggi dalam tubuh dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
Perlu kamu ketahui bahwa vitamin D merupakan nutrisi esensial. Vitamin ini berperan penting dalam pembentukan dan kekuatan tulang, mendukung sistem imun, serta membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh.
Sumber utama vitamin D adalah paparan sinar matahari. Namun, tidak sedikit orang Indonesia yang memerlukan tambahan suplemen karena tidak cukup untuk kebutuhannya.
Penyerapan vitamin D dapat dipengaruhi oleh waktu dan cara konsumsinya. Oleh karena itu, memahami waktu terbaik minum vitamin D dan cara mengonsumsinya dengan tepat dapat memaksimalkan vitamin ini.
Kapan sebaiknya mengonsumsi vitamin D?
Waktu terbaik minum vitamin D umumnya adalah setelah makan. Hal ini terutama setelah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan, telur, kacang-kacangan, atau alpukat.
Hal ini dikarenakan vitamin D termasuk vitamin yang larut dalam lemak. Jadi, penyerapannya dapat lebih optimal jika dikonsumsi bersama makanan berlemak.
Selain itu, vitamin D biasanya lebih dianjurkan diminum pada pagi atau siang hari. Hal ini dikarenakan saat waktu tersebut, metabolisme tubuh sedang aktif sehingga penyerapan nutrisi dapat berlangsung lebih baik.
Beberapa orang juga merasa lebih nyaman mengonsumsi vitamin D pada pagi atau siang hari. Alasannya karena ada kemungkinan suplemen ini memengaruhi kualitas tidur jika diminum terlalu dekat dengan waktu tidur.
Meski demikian, waktu terbaik minum vitamin D tetap dapat berbeda pada setiap orang. Hal ini tergantung kondisi kesehatan, kebutuhan tubuh, serta suplemen lain yang dikonsumsi.
Jadi, ada baiknya kamu berkonsultasi kepada dokter ahli terlebih dahulu. Hal ini karena konsumsi vitamin D yang berlebihan dapat menyebabkan kadar vitamin D terlalu tinggi dalam tubuh dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)