FITNESS & HEALTH

WHO: Pasien Varian IHU Terinfeksi dengan Mutasi Virus yang tak Biasa

Raka Lestari
Rabu 05 Januari 2022 / 20:21
Jakarta: Varian Omicron saat ini masih menjadi penyebab terjadinya lonjakan kasus di berbagai negara. Namun, saat ini ditemukan kembali adanya kasus varian baru yang disebut dengan IHU.

World Health Organization (WHO) pada Selasa 4 Januari kemarin, menyebutkan bahwa mereka masih melakukan pemantauan terhadap varian IHU ini. Dikutip dari New York Post, varian ini kemungkinan berasal dari Kamerun.

Varian IHU ini pertama kali diidentifikasi pada 12 pasien di Tenggara Prancis, di mana pada waktu yang sama penyebaran Varian Omicron juga sedang mengalami lonjakan di Afrika Selatan.

“Varian (IHU) telah ada dalam pemantauan kami. Virus ini memiliki peluang yang tinggi untuk bisa menyebar,” kata Abdi Mahamud, manajer insiden WHO untuk Covid-19 dalam konferensi pers di Jenewa pada hari Selasa, 4 Januari 2022.

Zero patient yang terkena varian IHU dilaporkan baru saja kembali dari Afrika ketika para peneliti di IHU Méditerranée Infection di Marseilles menemukan bahwa, dia terinfeksi dengan mutasi virus yang tidak biasa.

“Pria yang sudah divaksinasi tersebut mengembangkan gejala pernapasan ringan sehari sebelum diagnosis,” tulis para peneliti dalam artikel yang diterbitkan di medRxiv.

Pada 29 Desember 2021 lalu, WHO menyebutkan bahwa masih terlalu dini untuk memberikan spekulasi mengenai fitur virologi, epidemiologi, atau klinis dari varian IHU jika hanya berdasarkan 12 kasus yang ditemukan tersebut.

Pada website rseminya, WHO juga belum menyatakan bahwa mutasi baru ini apakah masuk ke dalam “variant of interest” ataupun “variant of concern”.
(FIR)

MOST SEARCH