FITNESS & HEALTH
Tanpa Pemanis, 5 Teh Ini Terbukti Secara Alami Mampu Menurunkan Gula Darah
Mia Vale
Minggu 11 Januari 2026 / 16:00
Jakarta: Teh merupakan minuman favorit selain kopi, apalagi bila dinikmati saat pagi atau sore hari. Dan ternyata, teh juga baik bagi penderita diabetes.
Ya, teh tanpa pemanis bisa membantu menurunkan gula darah secara alami, berkat kekuatan antioksidannya. Pasalnya, teh mengandung senyawa yang membantu melawan kerusakan sel dan mengurangi peradangan serta menurunkan kadar gula darah.
Untuk itu, bagi orang yang memiliki penyakit diabetes atau sedang mengelola gula dalam darah, bisa mengonsumsi beberapa teh di bawah ini.
Sebuah studi yang dinukil melalui Verywell Health menemukan, minum 3,5 ons teh kayu manis sebelum mengonsumsi minuman manis dapat menurunkan kadar gula darah. Ya, selain itu, teh rempah ini bersifat menenangkan.
Kayu manis merupakan rempah populer yang dikenal karena manfaatnya bagi penderita diabetes, termasuk meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat lonjakan gula darah.
.jpg)
(Teh hibiscus adalah minuman herbal alami yang terbuat dari kelopak bunga Hibiscus sabdariffa (rosela/kembang sepatu). Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Mungkin kamu masih asing mendengar kembang sepatu dapat diolah menjadi secangkir minuman hangat yang menyehatkan tubuh, termasuk untuk membantu mengatasi diabetes.
Ya, penelitian yang tertera pada Irian Journal of Medical Sciences menunjukkan bahwa konsumsi 150 ml teh hibiscus, tiga kali sehari dalam empat minggu, memiliki efek positif terhadap resistensi insulin pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen jahe dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah. Namun, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada teh jahe.
Minuman hangat dan pedas ini disinyalir bisa juga menurunkan kadar gula darah dan HbA1c pada penderita diabetes tipe 2. Hal ini dikarenakan teh jahe memiliki efek anti-inflamasi.
Dengan warna teh yang terang, teh hijau kaya akan antioksidan. Teh ini mengandung katekin, yang meningkatkan sensitivitas insulin, dan epigallocatechin gallate (EGCG), yang membantu memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi.
Ini mengurangi gula darah dan membantu tubuh menggunakan insulin lebih efisien. Penelitian menemukan bahwa minum teh hijau atau mengonsumsi ekstrak teh hijau dapat menurunkan kadar gula darah (glukosa) dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Bahkan disarankan, untuk minum setidaknya 4 cangkir teh hijau per hari agar merasakan manfaat kesehatannya.
Penelitian yang dipublikasikan di Asia Pacific Journal Of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi teh hitam bersama minuman manis dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan prediabetes. Tak hanya itu, teh ini juga dapat mengontrol tekanan darah tinggi pada pengidap diabetes.
Hal ini karena teh hitam mengandung senyawa tanaman yang kuat, yaitu theaflavin dan thearubigins. Inilah yang membuat teh hitam memiliki sifat antiperadangan, antioksidan, dan mampu menurunkan gula darah.
Banyak orang menambahkan pemanis ke dalam teh mereka. Tapi ingat, jika gula ditambahkan, efeknya terhadap kadar gula darah akan hilang.
Dan meskipun teh herbal sering kali merupakan pilihan yang sehat bagi penderita diabetes, jenis teh tertentu dapat mengganggu beberapa obat diabetes yang umum digunakan. Jadi, tetap konsultasi dengan dokter kamu, ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Ya, teh tanpa pemanis bisa membantu menurunkan gula darah secara alami, berkat kekuatan antioksidannya. Pasalnya, teh mengandung senyawa yang membantu melawan kerusakan sel dan mengurangi peradangan serta menurunkan kadar gula darah.
Untuk itu, bagi orang yang memiliki penyakit diabetes atau sedang mengelola gula dalam darah, bisa mengonsumsi beberapa teh di bawah ini.
Baca Juga :
Kamu Harus Tau! Manfaat Teh Jahe untuk Kesehatan
1. Teh Kayu Manis
Sebuah studi yang dinukil melalui Verywell Health menemukan, minum 3,5 ons teh kayu manis sebelum mengonsumsi minuman manis dapat menurunkan kadar gula darah. Ya, selain itu, teh rempah ini bersifat menenangkan.
Kayu manis merupakan rempah populer yang dikenal karena manfaatnya bagi penderita diabetes, termasuk meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat lonjakan gula darah.
2. Teh hibiscus
.jpg)
(Teh hibiscus adalah minuman herbal alami yang terbuat dari kelopak bunga Hibiscus sabdariffa (rosela/kembang sepatu). Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Mungkin kamu masih asing mendengar kembang sepatu dapat diolah menjadi secangkir minuman hangat yang menyehatkan tubuh, termasuk untuk membantu mengatasi diabetes.
Ya, penelitian yang tertera pada Irian Journal of Medical Sciences menunjukkan bahwa konsumsi 150 ml teh hibiscus, tiga kali sehari dalam empat minggu, memiliki efek positif terhadap resistensi insulin pada pasien diabetes melitus tipe 2.
3. Teh Jahe
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen jahe dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah. Namun, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada teh jahe.
Minuman hangat dan pedas ini disinyalir bisa juga menurunkan kadar gula darah dan HbA1c pada penderita diabetes tipe 2. Hal ini dikarenakan teh jahe memiliki efek anti-inflamasi.
4. Teh hijau
Dengan warna teh yang terang, teh hijau kaya akan antioksidan. Teh ini mengandung katekin, yang meningkatkan sensitivitas insulin, dan epigallocatechin gallate (EGCG), yang membantu memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi.
Ini mengurangi gula darah dan membantu tubuh menggunakan insulin lebih efisien. Penelitian menemukan bahwa minum teh hijau atau mengonsumsi ekstrak teh hijau dapat menurunkan kadar gula darah (glukosa) dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Bahkan disarankan, untuk minum setidaknya 4 cangkir teh hijau per hari agar merasakan manfaat kesehatannya.
Baca Juga :
5 Teh Terbaik untuk Bantu Turunkan Berat Badan
5. Teh hitam
Penelitian yang dipublikasikan di Asia Pacific Journal Of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi teh hitam bersama minuman manis dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan prediabetes. Tak hanya itu, teh ini juga dapat mengontrol tekanan darah tinggi pada pengidap diabetes.
Hal ini karena teh hitam mengandung senyawa tanaman yang kuat, yaitu theaflavin dan thearubigins. Inilah yang membuat teh hitam memiliki sifat antiperadangan, antioksidan, dan mampu menurunkan gula darah.
Banyak orang menambahkan pemanis ke dalam teh mereka. Tapi ingat, jika gula ditambahkan, efeknya terhadap kadar gula darah akan hilang.
Dan meskipun teh herbal sering kali merupakan pilihan yang sehat bagi penderita diabetes, jenis teh tertentu dapat mengganggu beberapa obat diabetes yang umum digunakan. Jadi, tetap konsultasi dengan dokter kamu, ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)