FITNESS & HEALTH

Teknologi USG Bantu Perkuat Skrining Hepatitis B dan C di Indonesia

Elang Riki Yanuar
Rabu 29 Juli 2026 / 15:00
Ringkasnya gini..
  • FUJIFILM Indonesia mendukung skrining hepatitis B dan C dengan teknologi USG untuk membantu deteksi dini penyakit hati.
  • Teknologi USG dengan fitur SWM membantu dokter mendeteksi fibrosis hati akibat hepatitis secara cepat dan non-invasif.
  • FUJIFILM Indonesia memperkenalkan solusi HPB terintegrasi guna mendukung diagnosis hingga penanganan penyakit hati yang lebih komprehensif.
Jakarta: Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah berkembangnya penyakit hati akibat hepatitis B dan hepatitis C. Upaya tersebut terus didorong melalui pemanfaatan teknologi medis yang mampu membantu tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan secara cepat, aman, dan minim tindakan invasif.

Dalam rangka peringatan Hari Hepatitis Sedunia yang diperingati setiap 28 Juli, FUJIFILM Indonesia berpartisipasi dalam program skrining hepatitis B dan C yang menjadi bagian dari rangkaian Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah PPHI, PGI, dan PEGI 2026 di Yogyakarta pada 25 hingga 26 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menyediakan perangkat ultrasonografi atau USG yang digunakan untuk membantu tenaga medis mengevaluasi kondisi hati peserta skrining. Teknologi ini memungkinkan pemeriksaan dilakukan secara non-invasif sehingga pasien tidak perlu menjalani prosedur yang menimbulkan rasa sakit.

Salah satu keunggulan perangkat USG yang digunakan adalah hadirnya fitur Shear Wave Measurement (SWM). Teknologi ini mampu mengukur tingkat kekakuan jaringan hati atau liver stiffness secara kuantitatif, sehingga dokter dapat memperoleh gambaran awal mengenai kemungkinan terjadinya fibrosis hati akibat hepatitis B maupun hepatitis C.

Kemampuan mengukur perubahan pada jaringan hati sejak tahap awal dinilai penting karena dapat membantu dokter menentukan langkah penanganan yang lebih cepat. Selain itu, hasil pencitraan berkualitas tinggi dari sistem USG juga mendukung visualisasi struktur hati secara lebih jelas sehingga proses evaluasi menjadi lebih akurat.
 
Presiden Direktur FUJIFILM Indonesia, Masato Yamamoto, mengatakan bahwa pemeriksaan sejak dini memiliki peran besar dalam meningkatkan peluang penanganan penyakit hati sebelum kondisinya berkembang menjadi lebih serius.

"Kami percaya bahwa setiap masyarakat berhak mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Melalui dukungan pada program skrining hepatitis B & C dalam rangka Kongres Nasional dan Pertemuan Ilmiah PPHI–PGI–PEGI 2026 ini, kami berharap dapat turut meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah pencegahan, sekaligus membantu memperluas akses terhadap pemeriksaan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Masato Yamamoto.

Selain mendukung pelaksanaan skrining, FUJIFILM Indonesia juga memperkenalkan HPB Solution, sebuah solusi terintegrasi yang menggabungkan teknologi ultrasonografi, endoskopi, dan mobile C-arm. Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk membantu tenaga medis dalam berbagai tahapan penanganan penyakit hati, pankreas, dan saluran empedu.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, fasilitas kesehatan dapat memanfaatkan berbagai perangkat tersebut mulai dari proses skrining, diagnosis, tindakan intervensi, hingga pemantauan kondisi pasien setelah menjalani terapi. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus mendukung pengambilan keputusan klinis.

Direktur FUJIFILM Indonesia, Handra Effendi, menilai kebutuhan terhadap teknologi kesehatan yang saling terhubung semakin meningkat seiring berkembangnya layanan medis di Indonesia.

"Kami ingin menghadirkan solusi yang membantu tenaga medis bekerja lebih cepat, akurat, dan efisien. Melalui HPB Solution, kami berkomitmen mendukung penanganan penyakit hati secara lebih komprehensif sehingga fasilitas kesehatan dapat memberikan layanan yang semakin optimal bagi masyarakat," kata Handra.

Melalui dukungan terhadap program skrining hepatitis B dan C serta penyediaan teknologi diagnostik berbasis USG, FUJIFILM Indonesia berharap dapat berkontribusi dalam memperluas akses masyarakat terhadap deteksi dini penyakit hati. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong layanan kesehatan yang lebih efektif, sehingga potensi komplikasi akibat hepatitis dapat dikenali dan ditangani sedini mungkin.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)

MOST SEARCH