FITNESS & HEALTH

Gigi Copot Bukan Cuma Bikin Minder, Ternyata Bisa Ganggu Kesehatan Mulut

A. Firdaus
Sabtu 18 Juli 2026 / 08:36
Ringkasnya gini..
  • Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan, sebanyak 56,9 persen penduduk berusia tiga tahun ke atas mengalami masalah gigi dan mulut.
  • Salah satu kondisi yang masih kerap diabaikan adalah kehilangan gigi akibat gigi berlubang.
  • Salah satu metode yang kini banyak digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang adalah implan gigi.
Jakarta: Kehilangan gigi sering kali dianggap hanya memengaruhi penampilan. Padahal, kondisi ini juga dapat berdampak pada kemampuan mengunyah, cara berbicara, hingga kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan jika tidak segera ditangani.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan, sebanyak 56,9 persen penduduk berusia tiga tahun ke atas mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya 11,2 persen yang mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan gigi. Karies, gigi berlubang, gigi tanggal, hingga penyakit gusi masih menjadi tantangan utama kesehatan gigi di Indonesia.

Salah satu kondisi yang masih kerap diabaikan adalah kehilangan gigi akibat gigi berlubang, penyakit gusi, cedera, maupun faktor usia.

Menurut Head of Clinic SMART Dental Muara Karang, drg. James Lai, gigi yang hilang dan tidak segera digantikan dapat memicu perubahan susunan gigi, mengganggu keseimbangan gigitan, hingga menurunkan fungsi kunyah.
 

"Implan gigi bukan hanya tentang mengganti gigi yang hilang, tetapi juga mengembalikan fungsi kunyah, kenyamanan, dan rasa percaya diri pasien. Karena itu, setiap pasien perlu menjalani pemeriksaan terlebih dahulu untuk menilai kondisi tulang rahang, gusi, serta kebutuhan perawatan secara keseluruhan," ujar drg. James Lai.

Ia menjelaskan, perencanaan yang matang menjadi kunci agar hasil perawatan lebih stabil, nyaman, dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
 

Implan Gigi Jadi Salah Satu Pilihan


Salah satu metode yang kini banyak digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang adalah implan gigi. Berbeda dengan gigi palsu lepasan, implan dirancang menyerupai akar gigi yang ditanam pada tulang rahang sehingga dapat menjadi penopang bagi gigi pengganti.

Dengan kondisi yang sesuai dan perencanaan yang tepat, implan gigi dapat membantu pasien mengunyah lebih nyaman, berbicara dengan lebih percaya diri, sekaligus menjaga susunan gigi agar tetap stabil.

Meski demikian, tidak semua pasien dapat langsung menjalani tindakan tersebut. Pemeriksaan kondisi gusi, tulang rahang, serta kesehatan mulut secara menyeluruh tetap diperlukan sebelum menentukan jenis perawatan yang paling tepat.
 

Edukasi Pentingnya Menangani Gigi Hilang


Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penanganan gigi yang hilang, SMART Dental menghadirkan SMART Dental Implant Week "Kembali Tersenyum" yang berlangsung pada 24–31 Juli 2026.

Melalui program ini, masyarakat dapat berkonsultasi mengenai kondisi gigi dan mulut sekaligus memperoleh pemeriksaan gigi menyeluruh, meliputi konsultasi awal dan pemeriksaan panoramic X-ray tanpa biaya bagi pasien baru selama periode program.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak menunda penanganan gigi yang hilang serta memahami berbagai pilihan perawatan yang dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH