FITNESS & HEALTH

Berapa Kali Latihan Pernapasan Seharusnya Dilakukan dalam Sehari?

Kumara Anggita
Selasa 20 Juli 2021 / 14:14
Jakarta: Latihan pernapasan menjadi latihan yang perlu dicoba oleh semua pasien covid-19, terutama bagi pasien yang mengalami gejala sesak napas. Dengan cara ini, pasien covid-19 merasa lebih nyaman dan membantu oksigen lebih banyak masuk ke paru-paru

Menurut dr. Amien Suharti, Sp.KFR. Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSUI ada 3 latihan pernapasan yang bisa dilakukan antara lain pursed lip breathing, latihan untuk memperkuat otot pernapasan, dan pernapasan diafragma.

Ketiga latihan pernapasan ini perlu dilakukan setiap hari. Namun, menurutnya tidak ada batasan mutlak berapa kali kamu melakukannya.

“Secara umum latihan ini bisa disesuaikan dengan tujuan masing-masing (waktunya). Kalau pursed lip breathing sebenarnya tidak ada batasan maksimal. Jadi kapan pun merasa sesak, latihan ini adalah yang paling mudah dikerjakan,” terang dr. Amien dalam Live Instagram RSUI.

“Dalam posisi berdiri, duduk, maupun berbaring, latihan ini bisa dilakukan. Frekuensi latihan sesuai dengan toleransi pasien,” lanjutnya.

Namun, menurutnya latihan pernapasan ini boleh diperbanyak saat gejala sesak sedang sering muncul atau terasa berat. Kamu bisa melakukannya hingga 10 kali sehari.

“Pada fase awal di mana sesak yang berat muncul, kita sarankan untuk relaksasi bernapas perlahan lalu disesuaikan dengan kemampuannya,” ungkap dr. Amien.

Kamu bisa melakukannya sampai 3-10 kali. Disarankan untuk melakukannya sebanyak 10 kali dan bisa diterapkan setiap 2,4 jam sekali,” lanjutnya.

Banyaknya jumlah latihan ini juga serupa dengan pernapasan diafragma. Diafragma minimal dilakukan 10 kali repetisi lebih baik. Bisa 2-3 kali sehari boleh dilakukan.
(FIR)

MOST SEARCH