FITNESS & HEALTH
Perempuan Wajib Tahu, 3 Nutrisi Ini Penting untuk Hormon dan Energi
Fatha Annisa
Selasa 17 Februari 2026 / 16:36
- Dokter ungkap tiga nutrisi penting untuk kesehatan perempuan, yaitu zat besi, vitamin B12, dan folat.
- Kekurangan nutrisi ini bisa memicu kelelahan, gangguan hormon, hingga masalah kesehatan reproduksi.
- Perempuan disarankan memenuhi asupan gizi seimbang agar energi, imun, dan kesuburan tetap terjaga.
Jakarta: Salah satu pilar utama kesehatan perempuan adalah nutrisi. Seorang dokter pun mengemukakan tiga nutrisi penting untuk perempuan antara lain zat besi, vitamin B12, dan folat (vitamin B9).
Sistem fisiologis perempuan sangat kompleks dan mencakup berbagai aspek, mulai dari regulasi hormon, kesehatan reproduksi, hingga fungsi metabolisme. Dukungan nutrisi yang memadai menjadi faktor penting untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Namun, tidak jarang perempuan yang sibuk dengan pekerjaan rumah tangga, dikejar tenggat pekerjaan, atau harus menyeimbangkan keduanya justru melewatkan asupan nutrisi penting. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Dr. Kamlesh Prajapti, ahli patologi dan hematopatologi di Agilus Diagnostics menjelaskan dampak kekurangan nutrisi sering kali tidak langsung terlihat. Gejalanya berkembang diam-diam hingga akhirnya mengganggu konsentrasi hingga masalah yang lebih serius seperti kesehatan hormon.
“Yang menjadi perhatian adalah gejalanya muncul perlahan dan saat disadari, aktivitas sehari-hari sudah mulai terdampak,” ujar Dr. Kamlesh Prajapti, dikutip dari Hindustan Times, Selasa, 17 Februari 2026.
Adapun tiga nutrisi penting bagi perempuan adalah sebagai berikut:
Jika tidak ditangani, perempuan berisiko mengalami gangguan akibat kehilangan darah saat menstruasi, kehamilan, maupun masa pemulihan setelah melahirkan. Gejala lain yang bisa muncul antara lain rambut rontok, kulit pucat, dan rasa lelah secara umum.
Untuk menjaga kadar zat besi, disarankan untuk mengonsumsi bayam, kacang-kacangan, biji-bijian, kuning telur, daging merah, kurma, dan lain sebagainya.
Gejala kekurangan vitamin B12 meliputi kelelahan berkepanjangan, kesemutan di tangan atau kaki, sulit berkonsentrasi, dan perubahan suasana hati. Untuk menanganinya, kamu perlu mengonsumsi makanan tinggi vitamin B12 seperti susu, yogurt, telur, ikan, hingga keju.
Asupan folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan mendukung perkembangan janin yang sehat dan menurunkan risiko cacat lahir. Sedangkan kekurangan folat bisa menyebabkan anemia, tubuh lemas, dan menurunnya daya tahan tubuh.
Sementara itu, sumber makanan kaya folat antara lain sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan asparagus, lalu kacang-kacangan, alpukat, mangga, hati sapi, dan telur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Sistem fisiologis perempuan sangat kompleks dan mencakup berbagai aspek, mulai dari regulasi hormon, kesehatan reproduksi, hingga fungsi metabolisme. Dukungan nutrisi yang memadai menjadi faktor penting untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Namun, tidak jarang perempuan yang sibuk dengan pekerjaan rumah tangga, dikejar tenggat pekerjaan, atau harus menyeimbangkan keduanya justru melewatkan asupan nutrisi penting. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Dr. Kamlesh Prajapti, ahli patologi dan hematopatologi di Agilus Diagnostics menjelaskan dampak kekurangan nutrisi sering kali tidak langsung terlihat. Gejalanya berkembang diam-diam hingga akhirnya mengganggu konsentrasi hingga masalah yang lebih serius seperti kesehatan hormon.
“Yang menjadi perhatian adalah gejalanya muncul perlahan dan saat disadari, aktivitas sehari-hari sudah mulai terdampak,” ujar Dr. Kamlesh Prajapti, dikutip dari Hindustan Times, Selasa, 17 Februari 2026.
| Baca juga: Double Ovulation Itu Real atau Mitos? Yuk, Pahami Siklusmu |
Adapun tiga nutrisi penting bagi perempuan adalah sebagai berikut:
1. Zat Besi
Menurut Dr. Prajapti, zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin di sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi sering ditandai dengan kelelahan berkepanjangan, sesak napas, pusing, menurunnya kapasitas kerja, atau infeksi yang berulang.Jika tidak ditangani, perempuan berisiko mengalami gangguan akibat kehilangan darah saat menstruasi, kehamilan, maupun masa pemulihan setelah melahirkan. Gejala lain yang bisa muncul antara lain rambut rontok, kulit pucat, dan rasa lelah secara umum.
Untuk menjaga kadar zat besi, disarankan untuk mengonsumsi bayam, kacang-kacangan, biji-bijian, kuning telur, daging merah, kurma, dan lain sebagainya.
2. Vitamin B12
Vitamin B12 menjadi nutrisi kedua yang sering terlewat, terutama pada perempuan vegetarian. Nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan saraf, mendukung fungsi otak, pembentukan sel darah merah, serta sintesis DNA.| Baca juga: Road to Motherhood: Menghadapi Fase Transisi Persalinan Tetap Calm |
Gejala kekurangan vitamin B12 meliputi kelelahan berkepanjangan, kesemutan di tangan atau kaki, sulit berkonsentrasi, dan perubahan suasana hati. Untuk menanganinya, kamu perlu mengonsumsi makanan tinggi vitamin B12 seperti susu, yogurt, telur, ikan, hingga keju.
3. Folat
Folat atau vitamin B9 sangat penting terutama pada usia reproduksi. Nutrisi ini berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan sel, serta membantu mengurangi risiko kelainan perkembangan janin.Asupan folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan mendukung perkembangan janin yang sehat dan menurunkan risiko cacat lahir. Sedangkan kekurangan folat bisa menyebabkan anemia, tubuh lemas, dan menurunnya daya tahan tubuh.
Sementara itu, sumber makanan kaya folat antara lain sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan asparagus, lalu kacang-kacangan, alpukat, mangga, hati sapi, dan telur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)