FITNESS & HEALTH

4 Langkah Menjaga Kesehatan Otak agar Terhindari dari Burnout

Raka Lestari
Jumat 11 Maret 2022 / 15:19
Jakarta: Hampir setiap orang pasti pernah merasakan burnout. Meski umumnya kondisi ini dipicu oleh situasi yang berhubungan dengan pekerjaan, namun nyatanya aspek kehidupan lain juga dapat memicu burnout. Mulai dari urusan rumah tangga, hubungan, hingga self-development, bahkan dapat membuatmu jenuh dan burnout.

Untuk menyiasati kondisi ini, memanjakan diri atau self-reward kerap menjadi solusi cepat. Namun, memanjakan otak juga penting untuk dilakukan, untuk mengatasi burnout.

Berikut ini adalah cara menjaga kesehatan otak agar terhindari dari burnout:
 

1. Cari kebahagiaan di sekitar


Sebelum kamu terlarut dalam perasaan burnout yang sedang melanda, ada baiknya kamu mencari kebahagiaan di sekitar. Tidak perlu memutar otak, kamu bisa mulai dari melakukan hobi yang dulu membawa kebahagiaan untukmu. Atau mungkin keluar rumah sejenak untuk berjalan kaki dan menghirup udara segar.
 

2. Bangun rutinitas meditasi


Melalui kegiatan meditasi, otak akan dilatih untuk beristirahat sehingga mampu membantumu mengurangi stres dari rasa burnout. Pada saat yang bersamaan, kegiatan ini juga dapat membantumu untuk melatih daya fokus serta pengolahan emosimu.

Untuk memulai rutinitas ini, kamu bisa mencoba berbagai macam metode hingga menemukan cara yang paling cocok dan mendatangkan manfaat untukmu. Cukup dengan meluangkan sepuluh menit setiap harinya, niscaya lambat laun kamu akan terbiasa bermeditasi. Setelah kamu semakin pandai, perpanjanglah durasi meditasi agar otakmu semakin terlatih.
 

3. Terapkan mindfulness dalam keseharian


Salah satu penyebab perasaan burnout adalah situasi yang monoton. Hal tersebut bisa membuatmu jenuh, sehingga hari-hari dijalani secara auto-pilot, secara terburu-buru, dan tanpa istirahat. Tanamkan pola pikir mindfull atau kesadaran penuh atas apa yang kamu rasakan, lakukan, maupun keadaan yang sedang terjadi di sekitar.

Melalui mindfulness, kamu akan belajar untuk fokus dengan apa yang ada di depanmu, sehingga pikiran pun terasa tenang. Terapkan juga pola pikir ini ketika kamu memilih menu santapan harian. Karena bagaimanapun, asupan nutrisi yang baik akan menyehatkan otakmu juga.
 

4. Gali potensi diri melalui refleksi nilai dan tujuan hidup


Ketika sedang mengalami burnout, kerap kali kamu merasa kehilangan arah. Sehingga, inilah waktunya untuk berhenti sejenak dan melakukan refleksi diri tentang nilai dan tujuan hidup. Mulailah dengan mengeksplorasi hal-hal dan kegiatan yang kamu gemari.
(FIR)

MOST SEARCH