FITNESS & HEALTH
Jangan Sampai Kulit 'Haus'! Begini Cara Hidrasinya hingga Capai '10 out of 10'
Aulia Putriningtias
Sabtu 07 Maret 2026 / 09:15
- Berbagai faktor dalam kehidupan sehari-hari dapat memicu kehilangan air pada kulit.
- Pentingnya penggunaan produk pelembap yang mampu membantu mempertahankan kadar air di kulit.
- Transepidermal water loss.
Jakarta: Pada bulan Ramadan, kita tidak hanya rawan terkena dehidrasi pada tubuh, tetapi juga kulit wajah. Untuk mencegah kulit haus atau dehheidrasi, tentunya perlu untuk dihidrasi kembali oleh produk seperti pelembap.
Salah satu kampanye dari Neutrogena, merek terkemuka yang unggul dalam produk Neutrogena Hydro Boost-nya, menggaungkan semangat 'Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10'. Kampanye ini menempatkan hidrasi kulit sebagai fokus utama.
Menurut Dermatolog Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, hidrasi pada kulit tidak hanya terjadi di permukaan saja. Namun, berkaitan erat dengan fungsi stratum corneum, yakni lapisan terluar kulit.
"Struktur berlapis pada stratum corneum berperan penting dalam mengikat dan mempertahankan air di kulit. Jika struktur ini terganggu, kemampuan kulit mempertahankan kelembapan juga akan menurun," kata Dr. Fitria dalam peluncuran kampanye Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10 di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.
Berbagai faktor dalam kehidupan sehari-hari dapat memicu kehilangan air pada kulit, dan seringkali tidak disadari. Mula dari paparan pending udara atau AC terlalu lama, polusi, radiasi UV, hingga kebiasaan membersihkan wajah secara berlebihan.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) atau hilangnya air dari kulit. Secara klinis kondisi ini ditandai dengan rasa kencang, tampilan kulit kusam, elastisitas menurun, hingga makeup yang tidak menempel optimal.
Demikian, dr. Fitria menekankan pentingnya penggunaan produk pelembap yang mampu membantu mempertahankan kadar air di kulit. Penggunaan pelembap dengan kandungan humektan seperti hyaluronic acid dapat membantu meningkatkan kapasitas retensi air pada lapisan terluar kulit.
Anggia Pramono, President Director Kenvue Indonesia, mengungkapkan bahwa konsep 10 out of 10 merujuk pada performa hidrasi yang diklaim mampu menjangkau hingga sepuluh lapisan epidermis. Pendekatan ini memanfaatkan teknologi Crystal Gel Matrix pada Neutrogena Hydro Boost yang dirancang untuk membantu menyalurkan kelembapan ke lapisan permukaan kulit.
"Hydro Boost adalah salah satu inovasi utama kami, menawarkan hidrasi yang terbukti secara klinis dan sangat relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” papar Anggia.
Crystal Gel Matrix™ sendiri merupakan jaringan gel yang menggabungkan hyaluronic acid, amino acid, dan elektrolit. Jaringan-jaringan gel ini dapat membantu penyerapan serta menjaga cadangan kelembapan pada kulit. Produk ini dapat memerikan hidrasi hingga 72 jam ke depan.
Selain itu, produk ini juga dapat memperkuat skin barrier dan mengurangi kehilangan air. Dengan tekstur gel berbasis air yang ringan dan cepat menyerap, produk ini dirancang agar nyaman digunakan sehari-hari, termasuk di iklim tropis seperti Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Salah satu kampanye dari Neutrogena, merek terkemuka yang unggul dalam produk Neutrogena Hydro Boost-nya, menggaungkan semangat 'Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10'. Kampanye ini menempatkan hidrasi kulit sebagai fokus utama.
Menurut Dermatolog Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, hidrasi pada kulit tidak hanya terjadi di permukaan saja. Namun, berkaitan erat dengan fungsi stratum corneum, yakni lapisan terluar kulit.
"Struktur berlapis pada stratum corneum berperan penting dalam mengikat dan mempertahankan air di kulit. Jika struktur ini terganggu, kemampuan kulit mempertahankan kelembapan juga akan menurun," kata Dr. Fitria dalam peluncuran kampanye Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10 di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.
Berbagai faktor dalam kehidupan sehari-hari dapat memicu kehilangan air pada kulit, dan seringkali tidak disadari. Mula dari paparan pending udara atau AC terlalu lama, polusi, radiasi UV, hingga kebiasaan membersihkan wajah secara berlebihan.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) atau hilangnya air dari kulit. Secara klinis kondisi ini ditandai dengan rasa kencang, tampilan kulit kusam, elastisitas menurun, hingga makeup yang tidak menempel optimal.
Demikian, dr. Fitria menekankan pentingnya penggunaan produk pelembap yang mampu membantu mempertahankan kadar air di kulit. Penggunaan pelembap dengan kandungan humektan seperti hyaluronic acid dapat membantu meningkatkan kapasitas retensi air pada lapisan terluar kulit.
Anggia Pramono, President Director Kenvue Indonesia, mengungkapkan bahwa konsep 10 out of 10 merujuk pada performa hidrasi yang diklaim mampu menjangkau hingga sepuluh lapisan epidermis. Pendekatan ini memanfaatkan teknologi Crystal Gel Matrix pada Neutrogena Hydro Boost yang dirancang untuk membantu menyalurkan kelembapan ke lapisan permukaan kulit.
"Hydro Boost adalah salah satu inovasi utama kami, menawarkan hidrasi yang terbukti secara klinis dan sangat relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” papar Anggia.
Crystal Gel Matrix™ sendiri merupakan jaringan gel yang menggabungkan hyaluronic acid, amino acid, dan elektrolit. Jaringan-jaringan gel ini dapat membantu penyerapan serta menjaga cadangan kelembapan pada kulit. Produk ini dapat memerikan hidrasi hingga 72 jam ke depan.
Selain itu, produk ini juga dapat memperkuat skin barrier dan mengurangi kehilangan air. Dengan tekstur gel berbasis air yang ringan dan cepat menyerap, produk ini dirancang agar nyaman digunakan sehari-hari, termasuk di iklim tropis seperti Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)