BEAUTY
Beda Fungsi, Beda Cara Kerja! Ini 5 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock
A. Firdaus
Jumat 06 Maret 2026 / 18:06
- Paparan sinar UV bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan kulit.
- Sunblock lebih sering digunakan saat melakukan aktivitas luar ruangan.
- Sunscreen umumnya dibuat dari bahan kimia.
Jakarta: Paparan sinar matahari yang berlebihan, dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Tidak hanya menyebabkan kulit menjadi gelap atau terbakar, sinar ultraviolet juga bisa memicu munculnya tanda penuaan dini, seperti keriput dan flek hitam.
Dalam jangka panjang, paparan sinar UV bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan kulit yang lebih serius. Oleh karena itu, penggunaan produk pelindung kulit dari sinar matahari, menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit.
Dua produk yang sering digunakan untuk tujuan ini adalah sunscreen dan sunblock. Meski sama-sama berfungsi melindungi kulit dari sinar matahari, keduanya memiliki perbedaan dari segi cara kerja, bahan yang digunakan, hingga teksturnya di kulit.
Mengetahui perbedaan tersebut dapat membantu menentukan produk, yang paling sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari. Yuk simak lima perbedaan sunscreen dan sunblock!
Sunscreen bekerja dengan cara menyerap radiasi sinar ultraviolet, sebelum sinar tersebut merusak kulit. Setelah diserap, sinar UV akan diubah menjadi panas, lalu dilepaskan dari permukaan kulit.
Sebaliknya, sunblock bekerja secara fisik dengan membentuk lapisan pelindung di bagian luar kulit. Lapisan ini berfungsi seperti perisai, yang memantulkan atau menghalangi sinar UVA dan UVB, sehingga tidak langsung mengenai kulit.
Penggunaan sunscreen sebaiknya dilakukan sekitar 15-20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Hal ini diperlukan, agar kandungan di dalamnya dapat meresap dengan baik dan memberikan perlindungan maksimal.
Sementara itu, sunblock bisa langsung memberikan perlindungan setelah dioleskan. Produk ini tidak perlu menunggu proses penyerapan, karena hanya membentuk lapisan di permukaan kulit.
Sunscreen umumnya dibuat dari bahan kimia yang mampu menyerap sinar UV. Beberapa bahan yang sering digunakan, antara lain avobenzone, oxybenzone, octisalate, dan octocrylene.
Di sisi lain, sunblock biasanya menggunakan bahan mineral, yang bekerja dengan memantulkan sinar matahari. Bahan yang sering ditemukan pada sunblock adalah zinc oxide dan titanium dioxide.
Dari segi tekstur, sunscreen biasanya terasa lebih ringan dan mudah menyatu dengan kulit. Produk ini juga cenderung transparan sehingga tidak meninggalkan bekas pada wajah. Oleh karena itu, sunscreen sering digunakan sebagai bagian dari makeup routine.
Berbeda dengan sunscreen, sunblock memiliki tekstur yang lebih kental dan terasa lebih tebal saat diaplikasikan. Produk ini juga sering meninggalkan whitecast atau lapisan putih pada kulit, karena kandungan mineral di dalamnya.
Sunscreen lebih cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, karena teksturnya ringan dan nyaman dipakai dalam waktu lama. Produk ini biasanya dipilih untuk kegiatan di dalam ruangan atau aktivitas ringan di luar ruangan.
Sementara itu, sunblock lebih sering digunakan saat melakukan aktivitas luar ruangan, dengan paparan sinar matahari yang lebih kuat, seperti berenang, olahraga, atau berlibur di pantai. Sunblock juga sering dipilih untuk kulit sensitif, karena bahan mineralnya cenderung lebih lembut di kulit.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Dalam jangka panjang, paparan sinar UV bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan kulit yang lebih serius. Oleh karena itu, penggunaan produk pelindung kulit dari sinar matahari, menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit.
Dua produk yang sering digunakan untuk tujuan ini adalah sunscreen dan sunblock. Meski sama-sama berfungsi melindungi kulit dari sinar matahari, keduanya memiliki perbedaan dari segi cara kerja, bahan yang digunakan, hingga teksturnya di kulit.
Mengetahui perbedaan tersebut dapat membantu menentukan produk, yang paling sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari. Yuk simak lima perbedaan sunscreen dan sunblock!
1. Cara kerja
Sunscreen bekerja dengan cara menyerap radiasi sinar ultraviolet, sebelum sinar tersebut merusak kulit. Setelah diserap, sinar UV akan diubah menjadi panas, lalu dilepaskan dari permukaan kulit.
Sebaliknya, sunblock bekerja secara fisik dengan membentuk lapisan pelindung di bagian luar kulit. Lapisan ini berfungsi seperti perisai, yang memantulkan atau menghalangi sinar UVA dan UVB, sehingga tidak langsung mengenai kulit.
2. Waktu penggunaan
Penggunaan sunscreen sebaiknya dilakukan sekitar 15-20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Hal ini diperlukan, agar kandungan di dalamnya dapat meresap dengan baik dan memberikan perlindungan maksimal.
Sementara itu, sunblock bisa langsung memberikan perlindungan setelah dioleskan. Produk ini tidak perlu menunggu proses penyerapan, karena hanya membentuk lapisan di permukaan kulit.
3. Kandungan bahan aktif
Sunscreen umumnya dibuat dari bahan kimia yang mampu menyerap sinar UV. Beberapa bahan yang sering digunakan, antara lain avobenzone, oxybenzone, octisalate, dan octocrylene.
Di sisi lain, sunblock biasanya menggunakan bahan mineral, yang bekerja dengan memantulkan sinar matahari. Bahan yang sering ditemukan pada sunblock adalah zinc oxide dan titanium dioxide.
4. Tekstur dan tampilan di kulit
Dari segi tekstur, sunscreen biasanya terasa lebih ringan dan mudah menyatu dengan kulit. Produk ini juga cenderung transparan sehingga tidak meninggalkan bekas pada wajah. Oleh karena itu, sunscreen sering digunakan sebagai bagian dari makeup routine.
Berbeda dengan sunscreen, sunblock memiliki tekstur yang lebih kental dan terasa lebih tebal saat diaplikasikan. Produk ini juga sering meninggalkan whitecast atau lapisan putih pada kulit, karena kandungan mineral di dalamnya.
5. Penggunaan berdasarkan aktivitas
Sunscreen lebih cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, karena teksturnya ringan dan nyaman dipakai dalam waktu lama. Produk ini biasanya dipilih untuk kegiatan di dalam ruangan atau aktivitas ringan di luar ruangan.
Sementara itu, sunblock lebih sering digunakan saat melakukan aktivitas luar ruangan, dengan paparan sinar matahari yang lebih kuat, seperti berenang, olahraga, atau berlibur di pantai. Sunblock juga sering dipilih untuk kulit sensitif, karena bahan mineralnya cenderung lebih lembut di kulit.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)