FITNESS & HEALTH
Bukan Turun, Justru Malah Naik Berat Badan saat Puasa, Kok Bisa?
Aulia Putriningtias
Kamis 05 Maret 2026 / 16:15
- Selama berpuasa, waktu makan dan minum sebenarnya terbatas.
- Beberapa hari pertama puasa, mungkin kamu mulai merasakan perubahan pada tubuh.
- Selain pola makan, puasa sebenarnya memengaruhi pola tidur kita juga.
Jakarta: Puasa adalah momen tepat untuk memulai diet menurunkan berat badan, sebab pola makan diatur dengan waktu yang sama. Namun, tak sedikit orang justru berat badannya naik, kok bisa?
Beberapa hari pertama puasa, mungkin kamu mulai merasakan perubahan pada tubuh. Rasanya lebih ringan dan angka timbangan mungkin turun juga. Namun, pertengahan puasa, biasanya orang-orang mulai jengah untuk mempertahankan konsistensi ini.
Selama berpuasa, waktu makan dan minum sebenarnya terbatas. Namun, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan berat badan justru mengalami kenaikan saat puasa Ramadan ini. Hal ini tentunya dapat dibilang ada yang salah dengan cara makan kamu, nih!
Dilansir dalam beberapa sumber, berikut alasan mengapa seseorang bisa naik berat badannya ketika sedang menjalankan puasa Ramadan, antara lain:
Makan sesuatu secara berlebihan merupakan salah satu penyebab dari kenaikan berat badan. Nafsu makan dapat ditekan ketika puasa berlangsung, tetapi saat berbuka, justru menjadi lapar mata dan cenderung makan berlebihan. Jika tak dikendalikan, berat badan kamu akan terus naik.
Mengosumsi makanan tidak sehat seperti junk food, makanan lemak berlebih, dan terlalu manis akan membuat berat badanmu naik selama puasa. Lebih baik ketika puasa diimbangkan dengan makanan bergizi untuk mencapai berat badan yang ideal.
Ketika puasa, kita cenderung menunda aktivitas fisik karena alasan takut haus dan lapar. Padahal, aktivitas fisik merupakan salah satu cara untuk menjaga berat badan agar tetap segar. Karena kurang aktivitas fisik, dapat memengaruhi berat badan kamu yang bisa naik.
Selain pola makan, puasa sebenarnya memengaruhi pola tidur kita juga. Namun, sebenarnya ini tetap bisa dicegah. Masalahnya adalah kita cenderung menunda waktu tidur. Jadi, waktu istirahat berkurang dan memengaruhi kondisi berat badan.
Bekurangnya asupan kalori yang terjadi secara tiba-tiba dapat memperlambat metabolisme tubuh yang mana sebagai mekanisme alami untuk menghemat pemakaian energi. Melambatnya metabolisme untuk tubuh ini yang sering dikaitkan dengan meningkatnya berat badan.
Itulah beberapa alasan mengapa seseorang bisa berat badannya naik meskipun puasa. Saat puasa sebaiknya kamu menjaga pola makan dan istirahat teratur dengan tidak mengonsumsi makanan berlebihan dan perlu yang bernutrisi untuk tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Beberapa hari pertama puasa, mungkin kamu mulai merasakan perubahan pada tubuh. Rasanya lebih ringan dan angka timbangan mungkin turun juga. Namun, pertengahan puasa, biasanya orang-orang mulai jengah untuk mempertahankan konsistensi ini.
Selama berpuasa, waktu makan dan minum sebenarnya terbatas. Namun, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan berat badan justru mengalami kenaikan saat puasa Ramadan ini. Hal ini tentunya dapat dibilang ada yang salah dengan cara makan kamu, nih!
Dilansir dalam beberapa sumber, berikut alasan mengapa seseorang bisa naik berat badannya ketika sedang menjalankan puasa Ramadan, antara lain:
1. Makan berlebihan
Makan sesuatu secara berlebihan merupakan salah satu penyebab dari kenaikan berat badan. Nafsu makan dapat ditekan ketika puasa berlangsung, tetapi saat berbuka, justru menjadi lapar mata dan cenderung makan berlebihan. Jika tak dikendalikan, berat badan kamu akan terus naik.
2. Konsumsi makanan tidak sehat
Mengosumsi makanan tidak sehat seperti junk food, makanan lemak berlebih, dan terlalu manis akan membuat berat badanmu naik selama puasa. Lebih baik ketika puasa diimbangkan dengan makanan bergizi untuk mencapai berat badan yang ideal.
3. Kurang aktivitas fisik
Ketika puasa, kita cenderung menunda aktivitas fisik karena alasan takut haus dan lapar. Padahal, aktivitas fisik merupakan salah satu cara untuk menjaga berat badan agar tetap segar. Karena kurang aktivitas fisik, dapat memengaruhi berat badan kamu yang bisa naik.
4. Waktu tidur berkurang
Selain pola makan, puasa sebenarnya memengaruhi pola tidur kita juga. Namun, sebenarnya ini tetap bisa dicegah. Masalahnya adalah kita cenderung menunda waktu tidur. Jadi, waktu istirahat berkurang dan memengaruhi kondisi berat badan.
5. Metabolisme melambat
Bekurangnya asupan kalori yang terjadi secara tiba-tiba dapat memperlambat metabolisme tubuh yang mana sebagai mekanisme alami untuk menghemat pemakaian energi. Melambatnya metabolisme untuk tubuh ini yang sering dikaitkan dengan meningkatnya berat badan.
Itulah beberapa alasan mengapa seseorang bisa berat badannya naik meskipun puasa. Saat puasa sebaiknya kamu menjaga pola makan dan istirahat teratur dengan tidak mengonsumsi makanan berlebihan dan perlu yang bernutrisi untuk tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)