FITNESS & HEALTH

Ini Bedanya Nyeri Haid dengan Nyeri Endometriosis

Raka Lestari
Selasa 15 Juni 2021 / 15:00
Jakarta: Endometriosis sangat memengaruhi kehidupan dan kegiatan sehari-hari seorang wanita. Sayangnya, endometriosis sulit dideteksi karena gejalanya serupa dengan menstruasi yang berat dan menyakitkan. Sehingga sering menyebabkan diagnosis tertunda dan konsekuensi serius bagi kesehatan organ kewanitaan.

Ian Currie, seorang konsultan dokter kandungan dan ginekolog yang berbasis di sekitar London menjelaskan perbedaan antara nyeri haid dan endometriosis.

Menurutnya, endometriosis adalah suatu kondisi di mana lapisan rahim yang mulai tumbuh di luar rahim dan di tempat lain di daerah panggul. Ini dapat memengaruhi ovarium, saluran tuba dan jaringan panggul. Ketika seorang wanita memiliki menstruasi yang teratur, lapisan rahimnya akan meluruh.  


(Gejala klasik endometriosis sama seperti nyeri haid, tetapi bila dibandingkan dengan nyeri haid biasa memiliki pola yang sedikit berbeda. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Namun, dengan endometriosis jaringan yang telah tumbuh di luar rahim di daerah panggul akan ikut meluruh juga yang berarti jaringan endometriosis menebal, rusak dan berdarah pada setiap siklus menstruasi.

Jaringan ini tidak memiliki cara untuk keluar dari tubuh, sehingga terperangkap dan menyebabkan iritasi pada jaringan di sekitarnya dan akhirnya menyebabkan jaringan parut. Endometriosis dapat terjadi pada setiap gadis atau wanita yang memiliki periode menstruasi. Namun, itu jauh lebih umum pada wanita berusia 30-an dan 40-an.

 

Gejala utama endometriosis


Tidak seperti saat menstruasi biasa, rasa sakit akibat endometriosis tidak disebabkan oleh kontraksi rahim, melainkan berasal dari jaringan rahim yang tumbuh di tempat lain di rongga panggul. Ini menyebabkan peradangan dan dapat menyebabkan banyak rasa sakit.

Gejala klasik endometriosis sama seperti nyeri haid, tetapi bila dibandingkan dengan nyeri haid biasa memiliki pola yang sedikit berbeda.


(Nyeri akibat endometriosis dapat terjadi secara teratur, bahkan ketika seseorang tidak sedang menstruasi. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

 

Bagaimana cara membedakan nyeri akibat haid dengan endometriosis?


Nyeri haid untuk setiap wanita berbeda. Namun, mayoritas menggambarkannya sebagai nyeri yang tajam dan kram. Wanita dengan endometriosis juga mengalami nyeri yang sama, namun rasa sakitnya biasanya lebih parah.

Perbedaan lainnya adalah nyeri akibat endometriosis dapat terjadi secara teratur, bahkan ketika seseorang tidak sedang menstruasi. Selain itu, nyeri haid yang normal biasanya dapat diatasi dengan obat yang dijual bebas, sedangkan nyeri endometriosis bisa sangat parah sehingga memengaruhi aktivitas sehari-hari dan obat nyeri ini biasanya tidak cukup untuk mengendalikannya.

(yyy)

MOST SEARCH