FITNESS & HEALTH

WHO Buka Suara soal Pes Pneumonia, Desak Rusia Beri Informasi

Aulia Putriningtias
Kamis 08 Oktober 2026 / 07:02
Ringkasnya gini..
  • Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengeluarkan pernyataan mengenai pes pneumonik atau pneumonia.
  • WHO tengah memantau kasus kematian seorang pekerja laboratorium di Irkutsk Oblast, Rusia, yang meninggal setelah mengalami pneumonia berat. 
  • Kasus ini menjadi perhatian karena korban bekerja di sebuah lembaga penelitian antipes. 

Jakarta: Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengeluarkan pernyataan mengenai desakan kepada Siberia mengenai wabah pes.
 

"WHO telah meminta informasi lebih lanjut untuk mengklarifikasi penyebab pneumonia berat tersebut, patogen yang memicu tindakan kesehatan masyarakat, dan laporan media tentang karyawan kedua yang menderita pneumonia dengan penyebab yang tidak diketahui," jelasnya melalui pernyataan di Instagram @drtedros.
 

"Berbagi informasi yang tepat waktu, lengkap, dan transparan sesuai dengan Peraturan Kesehatan Internasional sangat penting untuk mengklarifikasi laporan yang saling bertentangan dan memungkinkan penilaian yang akurat terhadap potensi risiko kesehatan masyarakat," sambungnya.

 

 

Saat ini, WHO tengah memantau kasus kematian seorang pekerja laboratorium di Irkutsk Oblast, Rusia, yang meninggal setelah mengalami pneumonia berat. Kasus ini menjadi perhatian karena korban bekerja di sebuah lembaga penelitian antipes. 
 

Kemudian, muncul laporan awal yang mengaitkan kematiannya dengan dugaan pneumonic plague atau pes pneumonik. Kasus ini menjadi kekhawatiran internasional, termasuk ramai di kalangan warga Indonesia.
 

Namun, hingga saat ini penyebab kematian tersebut belum dikonfirmasi secara resmi sebagai pes. WHO menyatakan masih meminta informasi dan hasil pemeriksaan lebih lanjut dari otoritas kesehatan Rusia. Berdasarkan informasi yang tersedia, risiko terhadap masyarakat umum dinilai rendah.
 

Berdasarkan informasi yang tersedia saat WHO melakukan penilaian awal, risiko kesehatan masyarakat bagi populasi umum dinilai rendah. WHO sebelumnya memperkirakan risiko berada pada tingkat sedang hingga rendah untuk wilayah Irkutsk, rendah untuk Rusia secara keseluruhan, dan sangat rendah untuk kawasan Eropa WHO. 
 

Penilaian tersebut dapat diperbarui apabila informasi baru tersedia. Tidak adanya laporan mengenai kasus sekunder pada kontak juga menjadi informasi penting dalam menilai kemungkinan penyebaran lebih luas.

 

 

Apa itu pes pneumonik atau pneumonia?

 

Pes pneumonik sendiri merupakan salah satu bentuk pes yang paling berat. Penyakit ini menyerang paru-paru dan dapat menular antarmanusia melalui partikel pernapasan.
 

Masa inkubasinya dapat berlangsung sangat singkat dan penyakit dapat berkembang cepat jika tidak segera ditangani. Meski demikian, WHO menyebut pengobatan antibiotik efektif terhadap bakteri penyebab pes jika diagnosis dan pengobatan dilakukan secara cepat.
 

Karena itu, kemampuan mendeteksi kasus sejak dini menjadi bagian penting dalam pengendalian penyakit. WHO menekankan pentingnya pertukaran informasi yang tepat waktu, lengkap, dan transparan berdasarkan International Health Regulations.
 

Karena penyebab pneumonia masih dalam proses klarifikasi, perkembangan kasus ini tetap perlu dipantau. Untuk saat ini, WHO menilai risiko terhadap masyarakat umum rendah, sembari terus memperbarui penilaian apabila hasil pemeriksaan atau informasi baru tersedia.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH